News
Batal
KATEGORI
link has been copied
122
Lapor Hansip
18-04-2021 00:11

Dari Awal Lihat Dia Sudah tak Enak, Istri....

Quote:

Dari Awal Lihat Dia Sudah tak Enak, Istri JT Penganiaya Perawat RS Siloam Palembang Buka Suara



Dari Awal Lihat Dia Sudah tak Enak, Istri....



SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - JT (38) kini ditahan anggota Polrestabes Palembang diduga menganiaya seorang perawat di RS Siloam Palembang.

Peristiwa penganiayaan ini viral di media sosial lantaran saat kejadian direkam oleh seorang rekan kerja korban.

Sementara perawat RS Siloam yang dianiaya kini masih menjalani perawatan di rumah sakit tempat dirinya bekerja.

Pasca ditetapkan tersangka, keluarga JT kini buka suara.


Peristiwa penganiayaan ini viral di media sosial lantaran saat kejadian direkam oleh seorang rekan kerja korban.

Sementara perawat RS Siloam yang dianiaya kini masih menjalani perawatan di rumah sakit tempat dirinya bekerja.

Pasca ditetapkan tersangka, keluarga JT kini buka suara.

Keluarga besar mengucapkan permintaan maaf atas ulah yang dilakukan JT hingga membuat publik terpancing emosi.

"Pertama-tama saya memohon maaf kepada suster (perawat) dan pihak rumah sakit atas kejadian kemarin yang sangat meresahkan masyarakat luas," kata Melisa, Istri penganiaya perawat RS Siloam Palembang, ketika ditemui awak media, Sabtu (17/4/2021) siang.

Selain meminta maaf, Melisa juga berniat ingin mengkonfirmasi terhadap berita yang beredar yang menurutnya kurang imbang dan hanya memojokkan pihaknya.

"Saya mau klarifikasi di sini, kejadian tersebut bermula karena adanya ketidak profesionalan seorang suster rumah sakit dalam melayani pasien.

Menurut saya sebagai orang tua bisa berakibat fatal, apalagi anak saya masih balita," ungkap Melisa mengawali cerita.

Sambungnya, sebelum kejadian penganiayaan dalam video yang viral dijagat dunia maya, ia berkata bahwa sejak awal saat anaknya dirawat di RS Siloam tersebut sudah mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan hatinya.

"Sebenernya jujur, dari awal di situ perasaan saya sudah tidak enak melihat sikap suster itu.

Dari nada bicaranya saja agak ketus, saat menangani anak saya yang rewel juga nyeletuk 'Ini (anaknya) rewel terus, harusnya kalau siang jangan ditidurin jadi malem ngga rewel terus'.

Yah saya jadi tidak enaklah dengernya, kok bisa seorang suster tega ngomong seperti itu," terangnya, bahkan sebelum kejadian viral Melisa sempat memfoto suster tersebut karena perasaan yang tidak enak.

Kemudian, saat anak Melisa selesai dirawat dan akan pulang ke rumah suster tersebut yang bertugas melepas infus anaknya yang menurutnya tidak dilakukan secara profesional.

"Ternyata bener kejadian kan, udah dia nyabutnya kasar darah sampai kemana-mana di baju, lantai, kasur,"

"Eh, malah saya disalahin katanya, sebaiknya ibu-ibu jangan gendong anak," tuturnya.

Masih kata Melisa, darah yang keluar dari tubuh anaknya sangat banyak dan menurutnya perbuatan suster tersebut sudah fatal dan tidak wajar.

"Sebagai orangtua saya pikir wajar jika kita panik, apalagi setelah liat anak saya sampai keluar darah si suter itu tidak mau meminta maaf,"

"Masih ada bekas darahnya di baju, semua saya foto," pungkasnya.

Ditambahkannya, melihat darah yang keluar dari tubuh anaknya tak berhenti dan penanganan dari suster tersebut pun kurang, Melisa bahkan langsung mengadu ke kepala perawat.


"Fatal darah itu, saya sampai ngadu ke kepala perawat baru ditangani darah tersebut di kasih plester,"

"Sama suster itu darah anak saya cuma ditutul-tutul aja pakai tissu toilet. Saya ga bohong saya berani bersaksi nanti di pengadilan," bebernya.

Melisa juga meminta kepada pihak Rumah Sakit tempat anaknya dirawat untuk mempertimbagkan posisi dirinya dan meminta supaya suster diberikan teguran.

"Saya minta pihak Rumah Sakit apalagi Rumah Sakit Siloam punya record sebagai rumah sakit bagus, pertimbangkan lagi kejadian ini jangan sampai terjadi ke pasien yang lain apalagi balita karena bisa membahayakan,"

"Menurut saya sikapnya sangat tidak profesional dan sangat tidak layak bekerja di rumah sakit manapun.

Harus dipertimbangkan suster itu jika diterima bekerja lagi," tutupnya.

http://palembang.tribunnews.com/2021...ang-buka-suara


Kalau begini ceritanya, wajar ortunya emosi, namun bagaimanapun juga, tindakan penganiayaan tetap tidak dibenarkan.

Diubah oleh aripin.supeni
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Dari Awal Lihat Dia Sudah tak Enak, Istri....
18-04-2021 00:51
Ada peraturan larang rekam dan foto tindakan medis di rumah sakit.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ichachi dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
profile picture
kaskus maniac
18-04-2021 01:54
Baca dulu, oleh pasien dan keluarga pasien. Klo managemen rumah sakit ya boleh, ada cctv. Dan klo kejadian untuk barang bukti boleh. Beda klo rekam diam2 atau main lsg rekam tanpa ada kejadian.
1
profile picture
kaskus addict
18-04-2021 04:41
@sfast Kenapa tidak dikeluarkan aja rekaman CCTV jika ada? Indikator ada kejadian atau tidak ada kejadian seperti apa? Mana mau pihak RS direkam saat perawatnya lalai?
0
profile picture
kaskus maniac
18-04-2021 08:27
@Jangan.maling rajin2 lah cari berita sebelum komen. Cctv sdh diberikan ke kepolisian.
0
Memuat data ...
1 - 3 dari 3 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia