Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
15736
Lapor Hansip
24-10-2020 17:09

HITAM Season 2

HITAM
Season 2


HITAM
Season 2



   Halo agan dan sista semua.. jumpa lagi dalam threadku yang baru ini. Sesuai permintaan agan dan sista, maka TS akan melanjutkan lagi thread sebelumnya yang sudah tamat. Mohon diperhatikan, ini adalah cerita fiksi, hasil karangan TS yang diambil dari gabungan antara pengalaman pribadi, pengalaman temen-temen, mitos, urban legend dan ditambah banyak sekali imajinasi.

    Jadi TS cuma orang biasa, TS cuma menuangkan gabungan antara nyata dan imajinasi ke dalam tulisan di thread ini dan thread sebelumnya. Maka dimohon jangan bertanya soal supranatural, karena TS cuma sedikit sekali mengerti tentang yang gaib.

    Threat ini dibuat bukan untuk menyinggung, menghina atau merendahkan orang lain atau suatu kelompok, karena thread ini hanyalah untuk hiburan semata. Kalau ada kata-kata yang tanpa di sengaja telah menyinggung atau merendahkan, TS mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga thread ini bisa berguna dan bisa diambil hikmahnya.

    Sebelumnya mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau updatenya nggak bisa terus-terusan setiap hari seperti dulu lagi, update bisa  sehari sekali atau dua hari sekali, tapi tidak akan lebih dari dua hari.

    Terima kasih buat agan dan sista yang udah setia tongkrongin thread sebelumnya. Nggak nyangka thread sebelumnya itu akan banyak mendapat respon. Terima kasih juga atas saran dan kritiknya, hingga TS bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan yang nggak di sengaja. Tanpa pembaca, maka seorang penulis dan tulisannya nggak akan berarti apa-apa...

   Selamat membaca…..


-----<<<{0}>>>-----



Prolog

    Ini adalah cerita fiksi, lanjutan dari thread sebelumnya yang berjudul HITAM.
Menceritakan tentang anak yang bernama Aryandra, seorang anak yang ndableg, serba cuek dan nggak nggagasan.  Dari kecil Aryandra bisa melihat makhluk halus dan sebangsanya, dia juga punya kemampuan untuk melihat masa depan hanya dengan sentuhan, pandangan mata, dan juga lewat mimpi. 

     Karena sejak kecil Aryandra sudah terbiasa melihat makhluk halus yang bentuknya aneh-aneh dan menyeramkan, maka dia sudah tidak merasa takut lagi melihat makhluk alam lain itu. Setelah di beri tahu oleh mbah kakungnya, Aryandra baru tahu kalau kemampuannya itu berasal dari turunan moyangnya. Dengan bimbingan mbah kakungnya itulah, Aryandra bisa mengetahui seluk-beluk dunia gaib.

   Di thread sebelumnya menceritakan tentang masa kecil Aryandra. Takdir telah mempertemukan dia dengan sesosok jin yang bernama Salma, jin berilmu sangat tinggi, tapi auranya hitam pekat karena rasa dendamnya yang sangat besar, dan juga karena dia mempelajari ilmu-ilmu hitam yang dahsyat. Tapi Salma telah bertekad untuk selalu menjaga dan melindungi Aryandra, dan akhirnya merekapun bersahabat dekat. 

     Belakangan baru diketahui oleh Aryandra kalau Salma adalah ratu dari sebuah kerajaan di alam jin. Salma menampakkan diri dalam wujud gadis sangat  cantik berwajah pucat, berbaju hitam, memakai eye shadow hitam tebal, lipstick hitam, dan pewarna kuku hitam. Kehadiran Salma selalu ditandai oleh munculnya bau harum segar kayu cendana, 

   Salma juga sering berubah wujud menjadi sosok yang sangat mirip dengan kuntilanak hitam dengan wajah menyeramkan, memakai jubah hitam panjang, rambut panjang awut-awutan, mulut robek sampai telinga, mata yang bolong satu, tinggal rongga hitam berdarah. Tapi wujudnya itu bukan kuntilanak hitam. 

   Bedanya dengan kuntilanak hitam adalah, Salma mempunyai kuku yang sangat panjang dan sangat tajam seperti pisau belati yang mampu menembus batu sekeras apapun. Kuku panjang dan tajam ini tidak dimiliki kuntilanak biasa. 

    Dalam cerita jawa, sosok seperti Salma itu sering dikenal dengan nama kuntilanak jawa, sosok kunti paling tua, paling sakti dan paling berbahaya daripada segala jenis kuntilanak yang lain. Kuntilanak jawa sangat jarang dijumpai, karena makhluk jenis ini memang sangat langka. Manusia sangat jarang melihatnya, dan kalau manusia melihatnya, biasanya mereka langsung ketakutan setengah mati, bahkan mungkin sampai pingsan juga, dan setelah itu, dia akan menjadi sakit.

    Aryandra juga dijaga oleh satu sosok jin lagi yang dipanggil dengan nama eyang Dim, dia adalah jin yang menjaga nenek moyangnya dan terus menjaga seluruh keturunannya turun-temurun hingga sampai ke Aryandra. Dari eyang Dim dan Salma inilah Aryandra mempelajari ilmu-ilmu olah kanuragan, beladiri, ilmu pukulan, tenaga dalam, dan ilmu-ilmu gaib.

    Perjalanan hidup Aryandra mempertemukannya dengan satu sosok siluman yang sangat cantik, tapi memiliki wujud perempuan setengah ular. Siluman itu mengaku bernama Amrita, dengan penampilan yang khas, yaitu serba pink, mulai pakaiannya dan bahkan sampai ilmu kesaktian yang dikeluarkannya pun juga berwarna pink. Amrita adalah siluman yang selalu menggoda manusia untuk berbuat mesum, yang pada akhirnya manusia itu dibunuh olehnya. Semua itu dilakukan karena dendamnya pada kaum laki-laki.

     Awalnya Aryandra berseteru dengan Amrita ini, dan Amrita sempat bertarung mati-matian dengan Salma, yang pada akhirnya Amrita bisa dikalahkan oleh Salma. Dan kemudian Amrita itupun bersahabat dekat dengan Aryandra dan Salma. Dia  juga bertekad untuk terus menjaga Aryandra. Jadi Aryandra memiliki 3 jin yang terus melindunginya kemanapun dia pergi.

    Di masa SMA itu Aryandra juga berkenalan dengan cewek yang bernama Dita, kakak kelasnya. Cewek manis berkacamata yang judes dan galak. Tapi setelah mengenal Aryandra, semua sifat Dita itu menghilang, Dita berubah menjadi sosok cewek yang manis dan penuh perhatian, Dita juga sangat mencintai Aryandra dan akhirnya merekapun jadi sepasang kekasih.

    Dalam suatu peristiwa, Aryandra bertemu dengan dua saudara masa lalu nya, saudara keturunan sang raja sama seperti dirinya. Mereka bernama Vano dan Citradani. Dan mereka menjadi sangat dekat dengan Aryandra seperti layaknya saudara kandung. Saking dekatnya hingga kadang menimbulkan masalah dan salah paham dalam kehidupan percintaannya.

   Aryandra mendapatkan suatu warisan dari nenek moyangnya yaitu sang raja, tapi dia menganggap kalau warisan itu sebagai suatu tugas untuknya. Warisan itu berupa sebilah keris kecil yang juga disebut cundrik. Keris itu bisa memanggil memerintah limaratus ribu pasukan jin yang kesemuanya ahli dalam bertarung, pasukan yang bernama Pancalaksa ini dibentuk oleh sang raja di masa lalu. Karena keris itu pula, Aryandra bisa kenal dengan beberapa tokoh jin yang sangat sakti dan melegenda. 

   Tapi karena keris itu jugalah, Aryandra jadi terlibat banyak masalah dengan kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Dewa Angkara. Ternyata keris itu sudah menjadi rebutan para jin dan manusia sejak ratusan tahun yang lalu. Keris itu menjadi buruan banyak makhluk, karena dengan memiliki keris itu, maka  akan memiliki ratusan ribu pasukan pula.

   Perebutan keris itulah yang akhirnya mengantarkan Aryandra pada suatu peperangan besar. Untunglah Aryandra dibantu oleh beberapa sahabat, yang akhirnya perang itu dimenangkan oleh pihak Aryandra, meskipun kemudian Aryandra sendiri memutuskan untuk mengorbankan dirinya untuk menghancurkan musuh utamanya. Dan karena itulah Aryandra jadi kehilangan kemampuannya untuk beberapa waktu, tapi akhirnya kemampuan itu kembali lagi padanya dengan perantara ratu utara.

    Pada thread kali ini akan menceritakan kisah hidup Aryandra setelah lulus dari SMA, dari pertama masuk kuliah, tentang interaksinya dengan alam gaib dengan segala jenis makhluknya. Juga tentang persahabatan dengan teman kuliah dan dengan makhluk alam lain, percintaan, persaingan, tawuran, segala jenis problematika remaja yang beranjak dewasa, dan juga sedang dalam masa pencarian jati diri. Teman baru, musuh baru, ilmu baru dan petualangan baru.

    Sekali lagi, thread ini adalah cerita fiksi. Dimohon pembaca bijak dalam menyikapinya. Mohon maaf kalau ada kesalahan penulisan, kesalahan tentang fakta-fakta, dan kesamaan nama orang. Tidak ada maksud apa-apa dalam pembuatan thread ini selain hanya bertujuan untuk hiburan semata. Semoga thread ini bisa menghibur dan bisa bermanfaat buat agan dan sista semuanya. 

    Seperti apakah kisah hidup Aryandra setelah lulus dari SMA ini..? Mari kita simak bersama-sama..



HITAM
Season 2




HITAM
Season 2
Diubah oleh Mbahjoyo911
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iqiekantata dan 213 lainnya memberi reputasi
206
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
HITAM Season 2
17-04-2021 17:20

Lanjutan

     Hingga saat Salma menyerang kala raksasa itu dengan pukulan Gelombang Samudra, makhluk itu bagai tersapu banjir bandang, bergulingan dan terlentang nggak bisa bergerak, megap-megap seperti tenggelam. Salma telah menggunakan cara yang sama seperti saat menghadapi Kala Kembar.

      Dan naga Amrita menyusulnya dengan semburan api dari mulutnya. Gelombang air itu mengeluarkan gelembung-gelembung bagaikan air mendidih, hingga kala raksasa itu seperti direbus dalam air. Tapi ternyata kala raksasa itu punya cara lain untuk mengatasinya. Dia menciptakan semacam gelembung udara di dalam gelombang air yang mendidih itu, hingga tubuhnya nggak sampai matang terebus.

    Lalu kala raksasa itu membuat gerakan menggeliat yang sangat aneh hingga tubuhnya bisa berbalik kembali. Kemudian gelembung udara yang diciptakannya berubah jadi menghitam, lalu mengembang jadi sangat besar, seperti sebuah balon yang ditiup jadi besar, dan akhirnya…

     Buuuummmm…!

     Satu dentuman sangat dahsyat terjadi saat gelembung udara didalam gelombang air itu meledak. Ratu Kala telah membebaskan diri dari kungkungan gelombang air mendidih itu. Ternyata strategi yang sama nggak bisa dipakai untuk yang kedua kalinya. Kini Kala raksasa itu seperti mengamuk, mengibaskan ekor dan capitnya ke segala arah, gumpalan-gumpalan asap hitam menyebar.

      Pukulan Tapak Wisa Agni menghambur kemana-mana! Aku berteriak keras memperingatkan Pancalaksa untuk mundur menjauh dari tempat itu. Untung saja mereka langsung paham. Mandala keempat dan Kelima menarik mundur pasukannya, meninggalkan pasukan Kala yang masih tersisa, tapi sisa pasukan Kala itu segera tersapu oleh ilmu pukulan ratu mereka sendiri!

    Untuk beberapa saat Salma dan Amrita cuma bisa menangkis dan membalas dengan serangan jarak jauh, mereka nggak bisa mengarahkan serangan dengan tepat karena dihujani oleh pukulan Tapak Wisa Agni. Maka aku nekat maju, di tengah suasana yang gegap gempita itu sukmaku melenting-lenting dan bergulingan di udara, menghindari sambaran-sambaran gumpalan asap hitam sebesar kerbau itu. Dan dengan kecepatan tinggi aku melesat ke udara, lalu meluruk deras ke arah salah satu capitnya.

     Kukerahkan seluruh energi ke tangan kanan, kuterapkan tiga ilmu pukulan sekaligus, pukulan Jari Api, Penghancur Jiwa, dan Bara Pembakar Raga. Serta merta tanganku menyala merah membara seperti bara arang, dan kupukulkan ke salah satu capit mahluk itu.

      Buuukk…! Kraakk…! Byaaarrr…!

      Capit itu langsung gosong jadi arang, retak-retak dan akhirnya hancur! Dan hancuran itu terus merembet ke seluruh bagian capit kanannya. Gabungan tiga ilmu itu berhasil menembus baju besi dari makhluk itu. Aku jadi tambah semangat, maka kuterapkan tiga ilmu itu lagi untuk menyerang kembali.

     Saking girangnya aku sampai nggak tau kalo capitnya yang kiri telah berada sangat dekat denganku. Sempat dengar teriakan dari Amrita, tapi terlambat, tubuhku telah masuk ke jepitan capit kiri makhluk itu, bahkn dua tanganku ikut terjepit juga! Dadaku terasa sangat sesak, seperti dihimpit dua buah batu besar. Untungnya tubuhku masih terlindungi energi Naga Raksa, hingga aku nggak sampai keracunan. 

     Kucoba menghimpun energi untuk mencegah capit itu menutup, bahkan kugunakan energi pelindung dari Sukmageni juga. Susah sekali menghimpun kekuatan dalam keadaan terjepit seperti itu, beberapa kali energiku buyar karena konsentrasiku pecah akibat menahan rasa sakit dibagian dada yang terjepit.

      Saat itulah kulihat dua bayangan menggempur capit itu dengan pukulan-pukulan jarak jauh. Mandala Keempat dan Kelima berusaha membebaskanku dari jepitan capit itu. Ledakan-ledakan terus terdengar saat pukulan-pukulan mereka mengenai capit itu, tapi serangan-serangan itu seperti nggak ada artinya dan cuma mengalihkan perhatian kala raksasa itu.

      Salma dan Amrita cuma menyerang bagian tubuhnya saja, aku yakin mereka takut kalo aku ikut terkena serangan mereka, jadi mereka nggak berani mengeluarkan ilmu-ilmu dahsyatnya. Kini Amrita merubah wujud jadi enam ekor naga sebesar batang kelapa, dan keenam naga itu membelit bagian ekor dan kaki kala raksasa itu, mencegahnya untuk bergerak.

     Dalam suasana yang kacau itu aku coba masuk ke dalam ketenangan hati, kupejamkan mata, masuk dalam keheningan yang kuciptakan sendiri. Perlahan suasana jadi terasa sepi, nggak kudengar lagi ledakan-ledakan ilmu kesaktian itu. Perlahan rasa sakit di dada mulai berkurang, hingga akhirnya hilang, aku telah mematikan syaraf indera perasa di bagian yang terjepit itu. Sedikit demi sedikit energiku tumbuh dan terhimpun kembali.

      Lalu kusalurkan energiku ke kedua tanganku yang ikut terjepit, menerapkan tiga pukulan kembali. Serta merta tercium bau gosong dari capit itu, perlahan capit itu terbakar dari dalam, berubah jadi arang yang rapuh. Makhluk kala raksasa itu menjerit keras, suaranya sangat aneh dan menyakitkan telinga. Dengan menggeliatkan badanku, maka capit itu hancur jadi serpihan arang kecil-kecil.

     Makhluk itu kembali mengamuk, ekornya mengibas ke segala arah, lagi-lagi pukulan Tapak Wisa Agni terhambur kemana-mana. Energi dari ratu Kala itu sungguh luarbiasa dan seperti nggak ada habisnya. Bahkan Kala Kembar cuma bisa mengeluarkan ilmu itu 1-2 kali dan butuh waktu untuk menghimpun energi lebih dulu sebelum bisa mengeluarkan ilmu itu lagi.

      Dan sebelum tubuhku mendarat di tanah, kupanggil tombak Sukmageni, kuhimpun energiku dan kusalurkan tiga ilmu pukulan ke tombak Sukmageni, hingga tombak itu jadi menyala merah membara dan berselimutkan cahaya kuning keemasan.

     Sukmaku melompat kembali ke atas, lalu meluruk turun dengan deras, menghujamkan tombak Sukmageni ke arah kepala ala raksasa, tepat ditengah tengah kedua matanya. Bersamaan dengan itu, empat pukulan jarak jauh dari Salma, Amrita, Mandala Keempat dan Kelima, datang menghantam tubuh kala raksasa itu. 

    Craasshh..!!

    Blaaarr..! Blaaarr..! Blegaaarrr..! Glegaaarrrrr…!!

    Kembali sukmaku mencelat jauh ke udara akibat dentuman-dentuman itu, lalu meluruk turun dengan deras dengan kepala di bawah. Aku merasa nggak punya daya sama sekali, tenagaku benar-benar habis sekarang, bahkan aku nggak bisa menggerakkan seluruh tubuhku. 

     Masih sempat kulihat sosok ratu Kala meledak menjadi serpihan-serpihan kecil yang dikobari api. Hujaman Sukmageni di kepalanya telah membuat ilmu kebalnya menghilang seketika, hingga semua ilmu kesaktian yang menghantam berbarengan itu telah membuat tubuh ratu Kala hancur dan menyebar. Bau sangat busuk menyebar di tempat itu, asap hitam mengepul menutupi pandangan.

    Dalam keadaan meluruk turun, aku sempat beristighfar, berdzikir dan bersyukur berkali-kali, karena kalo tanpa pertolongan Allah, kami nggak mungkin bisa mengalahkan ratu Kala yang sakti luar biasa itu. Semua ini juga atas kehendak dari Allah.

     Saat itu aku berwujud sukma, jadi meskipun aku jatuh ketanah, tentunya nggak membuatku cedera. Waktu sukmaku hampir menyentuh tanah, kurasakan sebuah pelukan dari arah belakang menahan laju sukmaku, dan sesuatu yang empuk menempel di kepala belakangku. 

     Ternyata Salma lah yang memelukku dan menahan sukmaku agar nggak jatuh. Kepalaku dibenamkan di dadanya. Pantesan saja aku merasa sesuatu yang empuk. emoticon-Big Grin Kami mendarat di tanah dengan sangat perlahan, dengan posisi terlentang dan Salma masih berada di bawahku dan memelukku dari belakang. Aku cuma diam aja karena emang nggak bisa bergerak.

Quote:    "Makasih ya Salma.. sebuah pendaratan yang sangat empuk deh.." kataku.

     Salma tertawa berderai. "Dasar nakal kamu.. seneng ya..?"

      "Ya seneng lah.." jawabku sambil tertawa, 

     Dan Salma kembali tertawa dengan merdu. Lalu kulihat Amrita, Mandala Keempat dan Kelima melesat mendekatiku. Amrita langsung menubruk memelukku.

     "Kamu nggak papa Arya..?"

     "Udah nggak papa.. cuma kehabisan tenaga.." jawabku.


     Dua gadis itu langsung menyalurkan energi untuk memberikan tenaga, cara mereka bisa dibilang ekstrim karena dengan memelukku dari atas dan bawah tubuhku. Lama sekali aku merasakan energi mereka merasuk ke sukmaku, membuat aku jadi punya tenaga lagi. Aku juga merasa nyaman karena merasakan empuknya tubuh mereka. emoticon-Big Grin  Amrita beranjak dari atas tubuhku, tapi aku tetap berbaring di atasnya Salma, hingga akhirnya akalku terbongkar. 

Quote:    "Bangun Arya.. keenakan malah jadi keterusan.." kata Salma. 

     Aku tertawa ngakak dan beranjak bangun. Kulihat sekelilingku, cuma terlihat pasukan Pancalaksa yang berdiri mematung, semua pasukan Kala telah musnah, sebagian malah terbantai oleh ratunya sendiri, bener-bener ratu yang kejam. Suasana jadi terasa sepi banget. Kuhampiri Mandala Keempat dan Kelima.

     "Terima kasih atas bantuan kalian semua. Aku sangat menghargai bantuan ini…"

     "Raden nggak perlu berterima kasih.. ini sudah jadi tugas kami.." jawab Mandala Keempat.

     "Apakah ada korban dari Pancalaksa..?" tanyaku.

     "Tidak raden.." sahut Mandala Kelima. "Pasukan cuma terluka.. nggak ada korban sama sekali, kebanyakan luka karena racun, tentu akan bisa disembuhkan.."

     "Syukurlah kalau begitu.." kataku. "Perang ini telah berakhir.. kalian boleh kembali ke tempat.. sembuhkan luka-luka kalian.. Sekali lagi terima kasih.." 

     "Baiklah.. kami undur diri raden.."

     Empat puluh ribu pasukan Pancalaksa menghilang bagai kabut tertiup angin. Sekali lagi aku mengucap syukur pada Allah, semua ini karena karunia-Nya. 

    "Kita pulang sekarang..?" tanya Salma.

    "Iyalah.. aku nggak mau menginap disini.."

   "Baiklah.. kamu nggak usah ngeluarin energi, biar kami aja yang membawamu…" Salma mendekat dan memelukku, kali ini dari depan.

    "Gantian kamu yang nakal tuh.." kataku.

    Salma tertawa merdu. "Nyaman banget meluk kamu gini.."

    "Biasanya juga meluk gitu tiap malem.." kataku.

    "Ya karena nyaman itu makanya aku sering meluk.."


    Kini giliran Amrita ikut-ikutan memeluk dari belakang. Sukmaku membumbung ke atas, dan melesat ke samping dengan sangat cepat, meninggalkan kerajaan Kala yang saat ini sepi tanpa penghuni sama sekali. Satu kerajaan telah musnah tinggal bangunannya aja.

     Kami melewati area awan hitam itu lagi, dan saat awan hitam itu habis,, kulihat langit berubah jadi terang benderang, matahari dalam posisi rendah, aku nggak tau saat ini pagi atau sore, karena aku nggak tau arah timur barat. Kini kami berada di atas rangkaian pegunungan Argo yang berderet sangat panjang. Dan kami terus melesat cepat. Tapi aku merasa kalo kami sedang diikuti, setidaknya ada dua aura jin di belakang kami.

Quote:    "Nggak usah kuatir.." kata Salma yang ternyata tau apa yang aku pikirkan. "Mereka adalah Mandala Keempat dan Kelima, mereka cuma memastikan agar kamu selamat sampai di rumah.."

     Benar-benar sigap sekali para Mandala itu, tanpa diminta sekalipun mereka telah mengawalku sampai rumah.

     "Yaudah kalo gitu.. Ini pagi atau sore..?" tanyaku.

     "Udah sore.. kamu nggak lihat matahari udah di barat..?" jawab Salma.

    "Aku nggak ngerti timur barat.." jawabku.

     Amrita cekikikan. "Berarti kalo kamu dilepas disini, kamu nggak bisa pulang donk..?"

     "Iyalah.. jadi arwah penasaran, gentayangan kemana-mana.."

     Salma ikut tertawa cekikikan. Dua gadis tertawa melengking-lengking sangat dekat dengan telingaku.  emoticon-Hammer (S)

      "Berarti kita di alam gaib udah semalam dan sehari..?"

      "Iya.. karena aku udah nerapin  ilmu melipat waktu.." kata Salma

     "Tambah hebat aja ilmumu yang itu.."

     "Sebenarnya kamu juga udah bisa.. kamu itu cuma terlalu malas buat melatihnya.." kata Salma.


     Aku memang nggak pernah melatih lagi ilmu pemberian mbah kakung itu karena memang malas banget, padahal kemarin buat mempelajari ilmu pukulan itu, aku mau aja sampe berpuasa 9 hari kaya gitu, cuma karena aku penasaran dengan ilmu itu. 

     Kami sampai di rumahku lebih lambat daripada saat berangkat. Karena memang kami nggak terburu-buru. Aku segera masuk ke ragaku. Ada luka memar menghitam yang memanjang di dadaku dari kiri ke kanan, akibat jepitan dari capitnya kala raksasa itu, pasti dipunggungku juga ada luka semacam ini. Tentu ini bakal jadi bahan pertanyaan bagi Dita ntar, dia pasti akan nanya sedetail-detailnya. 

     Saat aku mau beranjak keluar kamar, tau-tau Ekawadya muncul di depanku, yang membuatku langsung terjingkat kaget. Salma dan Amrita malah ketawa cekikikan, mereka kayak seneng banget ngelihat orang kaget. emoticon-Hammer (S)

Quote:    "Ngagetin aja!" kataku.

     "Maafkan hamba raden.."

     "Kau tahu, masih ada 3 lawan lagi yang harus kita hadapi.." kataku.

     "Hamba mengerti raden.."

     "Kerajaan Kala sudah musnah, kau bisa gunakan itu untuk menekan Kala Kembar, korek keterangan sebanyak-banyaknya dari mereka.. kita akan gunakan semua sumber daya yang ada untuk mencari informasi tentang 3 makhluk itu.." kataku.

     "Baik raden.. hamba undur diri sekarang.."

      "Terimakasih atas semua bantuanmu.." kataku.

     Setelah kepergian Ekawadya, Salma mendekatiku sambil senyum-senyum.

     "Benar-benar pemimpin sejati sekarang, punya strategi yang cerdik.."

     "Halah.. biasa aja kali.. aku tetaplah aku.. nggak pernah berubah.." jawabku.


     Jawaban itu membuat senyumnya Salma mengembang indah. Aku beranjak keluar kamar, sekarang aku harus menghadapi omelan ibu karena setau beliau, aku telah tidur selama semalam dan sehari. Aku tau ibu ngomel bukan karena marah, tapi karena kuatir aja sama aku. Tapi tidur semalam dan sehari itu membuahkan hasil, aku udah berhasil mengalahkan salah satu lawan, dan aku bersyukur untuk itu.

     Setidaknya aku jadi tau kalo masih ada 3 lawan yang mengincarku. Dan aku harus selalu waspada. Cuma satu dedengkotnya aja udah sakti luar biasa kayak gini, belom lagi tiga dedengkot yang lain. Bahkan sampai saat ini aku masih belum tau apa alasan mereka mengincarku, semua masih menjadi misteri.


bersambung…



126

profile-picture
profile-picture
profile-picture
andir004 dan 104 lainnya memberi reputasi
105 0
105
profile picture
kaskuser
17-04-2021 17:47
Wahh makin menarik aja, next lawan 3 kerajaan lagi..
Fyi: besok libur... Lanjut senin🤭
1
profile picture
kaskuser
17-04-2021 17:51
Terima kasih mbah. Mantull 👍
2
profile picture
kaskus addict
17-04-2021 18:07
Mulustrasi ratunya waktu baju tempurnya dilepas, kok gak ada mbah ? emoticon-Wkwkwk
2
profile picture
kaskuser
17-04-2021 18:51
[mention]beni_sts[/mention] waduh..emang boleh nie yg iniemoticon-Sundul Up
1
profile picture
kaskus addict
17-04-2021 18:57
Mbah, mau tanya apa Salma gak pernah mudik? Terus kabar kerajaan nya gimana?
1
profile picture
kaskuser
17-04-2021 18:59
Mereka ngejar arya karena dia suka bagi² kentang goreng

emoticon-Ngakak
emoticon-Cendol Gan
1
profile picture
kaskuser
17-04-2021 19:38
Semoga arya berjodoh dengan melati.. eh emoticon-Ngakak
1
profile picture
kaskuser
17-04-2021 20:26
hmmm lawan yg berat
1
profile picture
kaskuser
17-04-2021 20:43
Epic......mantap dah ilmu2 pukulannya andra
1
profile picture
newbie
18-04-2021 00:03
Panen banyak kentang gara gara perang jadi ga kuat abdet
1
profile picture
KASKUS Plus
18-04-2021 08:33
@Lack8Nut
Lawan 1 aja udah jungkirbalik gitu gan..emoticon-Big Grin
0
profile picture
KASKUS Plus
18-04-2021 08:35
@nayanta
sama-sama gan..
0
profile picture
KASKUS Plus
18-04-2021 08:35
@edhot212 [MENTION]beni_sts[/MENTION]
Bisa dibredel sama momod..emoticon-Hammer (S)
1
profile picture
KASKUS Plus
18-04-2021 08:37
@Sexbomb
Sebenarnya sering sih gan.. udah sering diceritain juga, kalo pas malam arya lagi tidur, kadang salma pergi mengunjungi kerajaannya dan balik keesokan karinya
0
profile picture
KASKUS Plus
18-04-2021 08:38
@bonita71
Bener juga itu sist.. suka menabur kentang..emoticon-Ngakak (S)
1
profile picture
KASKUS Plus
18-04-2021 08:39
@adirogerxxx
Siapa lagi itu gan..emoticon-Bingung (S)
0
profile picture
KASKUS Plus
18-04-2021 08:40
@furlongcath
Dan tentunya masih ada yang lebih berat..
0
profile picture
KASKUS Plus
18-04-2021 08:41
@botaysan
Makasih lah gan..
1
profile picture
KASKUS Plus
18-04-2021 08:42
@Djoyo305
Kebanjiran kentang..emoticon-Big Grin
0
profile picture
newbie
18-04-2021 18:46
Masih kentang goreng
0
Memuat data ...
1 - 20 dari 20 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
winter-pertama-di-australia
Stories from the Heart
sang-pemburu
Stories from the Heart
my-heart-always-belongs-to-you
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
sang-pelahap-sukma
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia