News
Batal
KATEGORI
link has been copied
463
Lapor Hansip
23-03-2021 20:19

Percasi: Dewa Kipas Tak Paham Filosofi Main Catur

Percasi: Dewa Kipas Tak Paham Filosofi Main Catur

Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Bidang Pembinaan dan Peningkatan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Kristianus Liem, menyebut Dewa Kipas alias Dadang Subur tidak paham filosofi bermain catur.

Dewa Kipas disebut Kristianus hanya sekadar melangkahkan buah catur di atas papan tanpa menggunakan strategi atau ide bermain saat kalah dari Women Grand Master Irene Kharisma Sukandar, Senin (22/3). Tak hanya itu, Dewa Kipas juga dianggap tidak mengerti aturan main dalam permainan catur.

"Secara keseluruhan bisa dilihat bahwa yang paling menonjol di partai pertama bahwa Dewa Kipas tidak memahami filosofi bermain catur. Dia main sekadar melangkahkan buah catur," kata Kristianus kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/3).

Menurut Kristianus, Dewa Kipas menggunakan strategi bertahan Caro-Kann, yang merupakan perbaikan dari pertahanan Prancis. Namun Dewa Kipas tidak menjalankan bidak catur layaknya pecatur yang memainkan pola pertahanan Caro-Kann pada langkah-langkah selanjutnya.

"Beda sama Irene yang memahami setiap langkah yang dibuatnya. Ada maksud, ide dan filosofi di balik langkah yang dimainkan Irene," terang Kristianus.

"Contoh, di partai pertama Irene membuka dengan bidang E4, filosofinya itu golongan terbuka dalam catur. Setelah itu permainan berkembang secara terbuka dan sangat memanfaatkan tempo sehingga langkah bukan sekadar langkah. Sebab, akan kesulitan sendiri kalau langkah itu tidak efisien ke petak strategis menyerang. Itu yang tidak dilakukan Dewa Kipas," sambungnya.

Kristianus menyebut langkah-langkah yang terukur membuat Irene menguasai medan pertempuran. Tak ayal jika di babak pertama permainan selesai hanya dalam 24 langkah. Dalam permainan catur, selesai di 24 langkah disebut partai mini atau short game yang artinya permainan tidak sampai ke akhir atau selesai.

Menurutnya tiga babak pertandingan antara Dewa Kipas vs Irene Sukandar, semua berakhir di awal middle game atau baru masuk permainan tengah, tidak sampai ke akhir. Sementara dalam permainan catur terdapat tiga tahapan, yakni pembuka, tengah dan akhir.

"Irene selalu terlihat fokus di sepanjang permainan karena dia merancang serangan, strategi, membangun perencanaan itu butuh pemikiran panjang. Dia pilih main terbuka buat cari poin di dua partai pertama. Di partai ketiga, Irene buka D4, Gajah F4 dan E3 yang dikenal dengan London sistem, karena kalau putih tugasnya cari menang. Modalnya solid yang penting tidak kalah. Irene enggak mau ambil risiko makanya pasang posisi kokoh. Orang awam tidak lihat itu, tapi Irene menunjukkan itu dengan bijak."

"Kesalahan-kesalahan Pak Dadang ini sifatnya elementer. Pertama kehilangan gajah di D6, kesalahan satu langkah. Jadi bukan pecatur kuat yang bisa meleng begitu. Asal jalan tanpa strategi, tidak ada ide dan filosofi bermainnya," ujar Kristianus.

sumber
Diubah oleh Sleipnir9
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indramamoth dan 43 lainnya memberi reputasi
44
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Percasi: Dewa Kipas Tak Paham Filosofi Main Catur
23-03-2021 22:07
Oke lah pak dewa kipas ini tidak terbukti "kehebatannya". Tapi baru kemarin mbak Irene bilang jangan bully pak Dadang, eh ini malah "dibully" secara lengkap dan mendalam sama pak Kabid emoticon-Ngakak (S).

Menurut ane udah lah gak usah dibahas dengan komentar macam gini, soalnya komentar semacam ini malah cenderung bakal mengundang perundungan. Dengan kalahnya dewa kipas sama GM Irene secara telak juga orang-orang udah pada ngerti kok, gausah ditambahin komentar-komentar yang makin menyudutkan, kasian emoticon-Smilie.
profile-picture
SAP123 memberi reputasi
1 0
1
profile picture
kaskuser
23-03-2021 22:29
orang nipu kok dikasihanin
0
profile picture
kaskus holic
23-03-2021 22:38
Gw jadi curiga sama @coolestcold jangan2 kerabatnya pak dadang dapat bagian 100juta untuk meredakan emosi orang indo yg sudah dipermalukan di dunia tapi masih minta dikasihani.
0
profile picture
24-03-2021 04:39
itu bapak sm anak sama2 modal muka tembok dapet duit 100jt bray. belum lagi duit dr interview sama media2 lain emoticon-Ngakak
tuh, cek di postingan lain ada SS komentar anaknya di medsos.

ente dapet apa ngasihanin orang2 muka tembok?
2
profile picture
kaskuser
24-03-2021 06:42
klo cheater aja disanjung2 mau jadi apa sih negara ini wkwkwk
0
profile picture
aktivis kaskus
24-03-2021 08:01
‏‏‎
‏‏‎
0
profile picture
kaskuser
24-03-2021 10:30
Ane rasa sih anaknya yg lbh perlu tanggung jawab, bukan pak Dadangnya. Anaknya yg blow up masalah ini, anaknya juga yg paling mungkin ngecheat. Coba kalo gak diblow up sama anaknya, mungkin bakal berlalu gitu aja masalah ini, gaakan rame kek gini.
1
profile picture
aktivis kaskus
24-03-2021 12:34
Anaknya udah nipu, bilang klo bapaknya yg mainin dan memang ahli catur.. Dan nyatanya, ibarat pro player vs pemain tarkam 🤭
Belum lagi dia udah fitnah levy gothamchess, klo dia yg buat akun dewa kipas terblokir.. dan bikin certa tambah didramatisir, lalu dibully lah si levy..

Tuh netijing yg kemaren bully levy, lo dah dibohongin.. serang balik tuh anaknya pak Dadang.. jangan tiba" berubah jadi Malaikat dengan seribu kata" bijak 🤦‍♂️
1
profile picture
kaskuser
24-03-2021 15:41
@Mie88888 menggambarkan kualitas logika dan nalar indo aja sih, kgk ngarep2 apa kok
0
Memuat data ...
1 - 8 dari 8 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia