News
Batal
KATEGORI
link has been copied
70
Lapor Hansip
23-03-2021 18:40

Menerka Pendapatan YouTube Deddy Corbuzier dari Pertandingan Dewa Kipas dan Irene

Menerka Pendapatan YouTube Deddy Corbuzier dari Pertandingan Dewa Kipas dan Irene

JAKARTA - Dewa Kipas kalah 0-3 dalam pertandingan catur menghadapi Grand Master Irene Sukandar. Pertandingan keduanya disiarkan langsung di kanal YouTube Deddy Corbuzier. Banyak orang bertanya soal berapa keuntungan atau pendapatan YouTube Deddy Corbuzier dari pertandingan antara Irene dan Dewa Kipas?

Sutradara, Ernest Prakasa menyoroti bagaimana kelihaian Deddy Corbuzier melihat asas manfat dari keramaian antara Dewa Kipas dan Grand Master Irene.

Daaaan pemenang lomba catur hari ini adalaaaah: @corbuzier! Selamat! Seperti kuda catur, manuver anda memang L. Lihay! 😂

— Ernest Prakasa (@ernestprakasa) March 22, 2021

Warganet lain memprediksi, bertanya-tanya, kalau Irene dapat Rp200 juta dan Dewa Kipas kantongi Rp100 juta, berapa keuntungan YouTube Deddy dari pertandingan itu?

Iya, memang. Usai pertandingan, Irene maupun Dewa Kipas alias Dadang Subur mendapat hadiah uang. Uang itu disiapkan Deddy, patungan dengan pengusaha sekaligus YouTuber asal Medan, Indra Kesuma.

Berapa keuntungan atau pendapatan YouTube Deddy Corbuzier?

Merujuk data situs Social Blade, kanal Deddy Corbuzier mengalami tren positif dalam kurun waktu 10 Maret hingga 22 Maret kemarin, ketika pertandingan Irene dan Dewa Kipas disiarkan. Di hari pertandingan, kanal YouTube Deddy mencatat penambahan 100 ribu subscribers.

Di hari itu kanal YouTube Deddy juga mencatat penambahan jumlah views mencapai 9.499.261, dengan total keuntungan yang diprediksi menyentuh 2.400 dolar AS hingga 38 ribu dolar AS atau setara dengan Rp34.567.800 hingga Rp547.323.500.

Menerka Pendapatan YouTube Deddy Corbuzier dari Pertandingan Dewa Kipas dan Irene

Data Social Blade
Angka di atas hanya estimasi secara algoritma, tentu saja. Penghitungan keuntungan pendapatan dari video YouTube sejatinya ditentukan banyak variabel yang saling terkait. Dan dalam konteks siaran langsung pertandingan catur Irene dan Dewa Kipas, Deddy memasang banyak slot cuan lain, yakni sponsorship. Pendapatan dari sana bisa jauh lebih besar.

Seorang YouTuber ternama, James Beattie pernah mengatakan bahwa iklan YouTube dan sistem monetisasi lewat algoritma YouTube bukanlah pendapatan utama sebuah kanal. Kata dia, lubang itu hanya menyumbang tiga persen. Yang paling besar adalah endorsement, affiliate marketing dan brand deals. Lihat running teks dan banner-banner yang melatarbelakangi pertandigan Irene dan Dewa Kipas di YouTube Deddy?

Maka, jadi sulit menghitung keuntungan pasti dari satu video pertandingan Irene dan Dewa Kipas di kanal YouTube Deddy. Yang jelas, akun Deddy memang besar. Jumlah uang luar biasa kabir berputar di sana.

Secara umum, ada dua indikator yang bisa digunakan untuk melihat seberapa besar pendapatan sebuah kanal YouTube: CPM (Cost Per Mile) dan CPC (Cost Per Click). Dua indikator itu baru bekerja dengan dua syarat.

Syarat pertama adalah pertumbuhan jumlah subscriber minimal seribu dalam waktu satu tahun. Kedua, konten video kanal tersebut harus ditonton minimal empat ribu jam oleh semua viewers dalam kurun waktu yang sama.

CPM adalah uang yang didapatkan sebuah kanal YouTube di setiap seribu penayangan iklan di seluruh video. Nilai CPM di Indonesia adalah Rp7000 per seribu tayangan iklan. Sementara itu, CPC adalah nominal yang didapat sebuah kanal dari setiap klik iklan yang tayang di dalam konten video. Nominal CPC sendiri berkisar antara Rp5.000 hingga Rp12.000.

Masih menurut Social Blade, kanal Deddy Corbuzier telah memiliki 13,9 juta subscribers, dengan total views mencapai 2.272.245.188. Angka itu didapat dari 810 video yang diunggah sejak kanalnya dibuat pada 8 Desember 2009. Dengan capaian tersebut, kanal YouTube Deddy Corbuzier terklasifikasi sebagai kanal Grade A-.

Social Blade mencatat estimasi pendapatan bulanan kanal YouTube Deddy Corbuzier berada di kisaran angka 23.200 dolar AS hingga 371.200 dolar AS atau setara Rp334.155.400 hingga Rp5.346.486.400. Sementara, pendapatan tahunan kanal Deddy berkisar di angka 278.400 ribu dolar AS hingga 4,5 juta dolar AS atau setara Rp4.009.864.800 hingga Rp64.814.625.000. Semua angka dikonversi berdasar kurs Rp14.403,25 per 1 dolar AS yang berlaku hari ini.

Pendapatan ini tak hanya menarik karena ini adalah uang. Tapi, sebagaimana telah dipaparkan sebelumnya lewat artikel "Deddy Corbuzier: 2007 Melawan Grand Master, 2021 Membandari Pertandingan Catur", catur tampaknya jadi bagian penting dari kehidupan Deddy Corbuzier.

*Baca informasi lain soal MEDIA SOSIAL atau baca tulisan menarik lain dari Yudhistira Mahabharata.

https://voi.id/bernas/40404/menerka-...ipas-dan-irene
profile-picture
profile-picture
profile-picture
prasty.95 dan 14 lainnya memberi reputasi
13
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Menerka Pendapatan YouTube Deddy Corbuzier dari Pertandingan Dewa Kipas dan Irene
23-03-2021 19:15
Komentator dan panitia lainnya juga dibayar kan?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
profile picture
kaskuser
23-03-2021 19:58
Sodara temen gw salah 1 editor utubenya si botak, komentator kmarin kaya chelsea dpt bayaran 15 juta dr deddy, terus sodara tmn gw yg editor itu dpt bonus puluhan juta tepatnya ga tau brp, semalam lsg ditraktir dugeem krna dpt bonus 😅
3
profile picture
kaskus maniac
23-03-2021 20:06
@Kabel.Hangus wow, komentator aja dapet 15jt, tadi prediksi ane ga sampe 10 juta. luar biasa.
2
profile picture
kaskus addict
24-03-2021 01:39
@apiijo @Kabel.Hangus lebih besar dari diundang di tv y? kl ga salah di tv jsdi tamu" gitu cuma 10an
2
profile picture
kaskus addict
24-03-2021 09:35
@apiijo @Kabel.Hangus @c33e33z bayarannya di tv juga cairnya lama om. ya mending ikut beginian, duit langsung cair.. emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
3
profile picture
kaskus maniac
27-03-2021 16:33
Yang nonton yang ga dapat apa2 cuma dapat tontonan....emoticon-Ngakak
0
Memuat data ...
1 - 5 dari 5 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia