Tech
Batal
KATEGORI
link has been copied
306
Lapor Hansip
12-02-2021 18:01

BlackBerry Siap Come Back Boyong Nostalgia Qwerty Keyboard

Quote:
BlackBerry Siap Come Back Boyong Nostalgia Qwerty Keyboard


BlackBerry punya tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Karena alasan itu pula, ponsel legendaris ini pede untuk come back di 2021 dengan menghadirkan lagi nostalgia ponsel qwerty keyboard, namun dengan konektivitas 5G.

Berdasarkan laporan dari Nikkei Asia, startup Onward Mobility yang berbasis di Texas, Amerika Serikat, menggandeng Foxconn untuk meluncurkan ponsel andalan mereka tahun ini, yang akan menghadirkan keyboard fisik.

BlackBerry Siap Come Back Boyong Nostalgia Qwerty Keyboard


Dikutip dari PocketNow, Onward Mobility rencananya akan meluncurkan flagship BlackBerry 5G ini di Amerika Utara dan Eropa terlebih dahulu, baru kemudian menyusul ke pasar Asia.

Pengumuman akan kembalinya BlackBerry pertama kali terdengar pada Agustus tahun lalu. Namun tampaknya proyek ini dipercepat agar bisa dirilis sesegara mungkin.

BlackBerry Siap Come Back Boyong Nostalgia Qwerty Keyboard

"Onward Mobility berharap keberuntungan yang lebih baik melalui kemitraannya dengan FIH Mobile, perpanjangan tangan produsen ponsel Android Foxconn. Mereka bersama-sama mengembangkan ponsel model baru yang akan dijual di bawah merek BlackBerry, menampilkan qwerty keyboard khas BlackBerry serta konektivitas 5G," tulis laporan Nikkei Asia.

CEO Onward Mobility Peter Franklin berpikir bahwa keyboard fisik akan memberikan dorongan besar pada aspek produktivitas, dan tujuan jangka panjangnya, pada akhirnya adalah mulai membuat ponsel BlackBerry di wilayah AS.

BlackBerry Siap Come Back Boyong Nostalgia Qwerty Keyboard

"Kami saat ini sedang dalam pembicaraan dengan pelanggan dan operator di seluruh dunia, memetakan jalur untuk distribusi ponsel andalan bermerek BlackBerry yang juga akan menampilkan hardware kamera top-of-the-line," ujarnya.

Dan sama seperti ponsel BlackBerry klasik di masa kejayaannya, ponsel ini akan menawarkan perlindungan terhadap kebocoran data dan ancaman cyber, sesuai dengan reputasi BlackBerry di sektor keamanan.

BlackBerry Siap Come Back Boyong Nostalgia Qwerty Keyboard

Onward Mobility berharap dapat menemukan pengguna baru untuk ponsel bermerek BlackBerry yang akan dirilisnya, terutama di kalangan perusahaan yang sangat memperhatikan faktor keamanan.

Sedikit kilas balik, setelah pamornya meredup, BlackBerry sempat mencoba peruntungan membuat smartphone Android. Pada Desember 2016, TCL mendapatkan hak untuk membuat dan menjual smartphone bermerek BlackBerry. Pengumuman ini dinilai banyak pihak sebagai momen kebangkitan dari merek lama yang dicintai banyak orang.

BlackBerry Siap Come Back Boyong Nostalgia Qwerty Keyboard

Dari kolaborasi ini lahirlah BlackBerry KEYone, Motion, KEY2, dan KEY2 LE. BlackBerry KEY dinilai banyak analis dan reviewer sangat menarik. Pasalnya, ponsel ini membawa kembali desain BlackBerry yang ikonik dengan keyboard qwerty fisik di saat pasar dipenuhi perangkat full screen.

Sayangnya, kolaborasi ini belum memperlihatkan hasil signfikan. Kebersamaan mereka pun berakhir pada Februari 2020. BlackBerry dan TCL memutuskan untuk berpisah, keduanya bersepakat untuk mengakhiri kolaborasi bisnis yang terjalin sejak tiga tahun sebelumnya.

BlackBerry Siap Come Back Boyong Nostalgia Qwerty Keyboard



SUMBER





MANTAB BETUL NIH BRAY emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
over.power dan 56 lainnya memberi reputasi
55
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
BlackBerry Siap Come Back Boyong Nostalgia Qwerty Keyboard
25-02-2021 13:01
enak ngegulir gulir trackball nya wkwkkw
0 0
0
profile picture
kaskus maniac
28-02-2021 23:36
hahahaha ini suka bngt bikin kesel sih, gak sampe sampe ke tujuan kliknya
0
profile picture
kaskus addict
28-02-2021 23:38
@citra1717 bikin greget wkwkw
0
Memuat data ...
1 - 2 dari 2 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Mac Applications & Games
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia