Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
549
Lapor Hansip
24-02-2021 06:16

Keberadaan Tuhan dan Keberadaan Alien, Mana yang Lebih Logis?

Keberadaan Tuhan dan Keberadaan Alien, Mana yang Lebih Logis?
Gbr diambil dr BBC.com

Sebelumnya TS buka dengan permohonan, supaya trit dibaca baik-baik sebelum berkomentar. Lalu kalau bisa silahkan berdiskusi dan berdebat secara baik-baik juga.

Kalau pingin-nya nge-troll ya silahkan juga sih. Cuman jangan kecewa kalau ane ga terpancing ya...
emoticon-Leh Uga

Menurut TS pertanyaan yang jadi judul itu cukup menarik buat dibahas. Karena ada orang-orang yang percaya keberadan Tuhan dan berpendapat bahwa keberadaan Alien itu tidak masuk akal, tidak logis. Nggak logis babar blas, dasar halu! Kira-kira begitu.

Di saat yang sama ada mereka yang berpendapat bahwa keberadaan Alien itu masuk akal, sementara keberadaan Tuhan itu justru yang tidak logis.

Lalu kelompok mana yang lebih logis? Kelompok mana yang lebih masuk akal?

Kalau menurut opini TS secara pribadi, kelompok kedua-lah yang lebih logis dan lebih masuk akal.
Keberadaan Tuhan dan Keberadaan Alien, Mana yang Lebih Logis?
Gbr diambil dr www.smithsonianmag.com

TS akan berusaha menjelaskan mengapa TS berpendapat demikian.

Salah satu bukti yang dulunya sering diajukan untuk membuktikan adanya Tuhan adalah alam semesta dan isinya. Sebuah bukti konkret yang dialami sehari-hari dan hanya bisa dijelaskan dengan keberadaan Tuhan.

Siapa yang menciptakan kehidupan? Siapa yang menciptakan matahari, bulan dan bintang? Siapa yang menggerakkan hati nurani dalam diri manusia? Dsb.

Namun itu dulu, dengan perkembangan ilmu pengetahuan, maka ada banyak yang berubah dalam pengertian manusia tentang alam sekitarnya.

Secara keilmuan, Teori Evolusi, meskipun tidak menjelaskan masalah bagaimana terciptanya kehidupan dari bahan-bahan anorganik, tapi sebagai salah satu teori yang menjelaskan bagaimana spesies bisa berkembang dari organisme sederhana menjadi organisme kompleks, "meniadakan" perlunya Tuhan dalam menjelaskan proses penciptaan.

Hampir semua fenomena di alam yang sebelumnya digunakan untuk menjadi argumen, bahwa artinya keberadaan Tuhan itu perlu ada agar fenomena itu bisa dijelaskan, sudah berhasil dijelaskan secara ilmiah.

- Teori Big Bang untuk masalah penciptaan alam semesta, tata surya dan benda-benda langit lainnya.

- Teori Evolusi untuk menjelaskan tentang keberagaman makhluk hidup.

- Teori Psikologi untuk menjelaskan tentang munculnya hati nurani.

Dst

Sehingga TS merasa, tidak ada argumen ilmiah yang bisa menjadi dasar yang kuat, untuk mengatakan bahwa Tuhan itu ada. Meskipun (catat baik-baik ya) menurut opini TS, juga tidak ada argumen ilmiah yang bisa menjadi dasar yang kuat untuk mengatakan bahwa Tuhan itu tidak ada.

Bagaimana dengan keberadaan Alien? Atau makhluk dari luar bumi?

Jika ilmu pengetahuan bisa menjelaskan bagaimana kehidupan bisa secara tidak sengaja terbentuk di bumi dan kemudian melalui proses yang panjang berkembang menjadi organisme yang semakin lama semakin kompleks, tanpa perlu ada campur tangan dari luar.

Maka dengan luasnya alam semesta ini, secara logis sangat dimungkinkan ada beberapa planet di tata surya lain, yang juga mengalami proses "terbentuk"nya kehidupan.

Jadi di satu sisi, tidak ada bukti atau teori ilmiah yang bisa mendukung keberadaan Tuhan. Di sisi lain meskipun belum ada bukti ilmiah tentang keberadaan Alien, tapi ada teori-teori ilmiah yang mendukung keberadaan Alien.

Sehingga menurut kesimpulan TS, secara logika, kelompok yang percaya keberadan Alien lebih logis dibandingkan kelompok yang percaya keberadaan Tuhan.

Apakah itu artinya kita harus berhenti percaya pada keberadaan Tuhan?

Menurut TS jawabannya adalah Tidak! Tidak ada alasan kuat untuk berhenti percaya akan keberadaan Tuhan.

Kok begitu?

Coba pikirkan, kalau manusia berhasil menjelaskan dan membuktikan keberadaan Tuhan, bukankah justru itu mengecilkan Tuhan yang serba Maha.

Kegagalan kita untuk membuktikan atau menjelaskan, tidak serta merta artinya hal itu tidak ada. Anak TK mungkin tidak bisa membuktikan dan/atau memahami Teori Gravitasi, bukan berarti Gaya Gravitasi itu tidak ada. Anak bayi tidak bisa memahami dan membuktikan adanya batas kecepatan universal (kecepatan cahaya), bukan berarti batas kecepatan universal itu tidak ada.

Jadi, gagalnya upaya manusia untuk menjelaskan Tuhan secara logis tidak sama artinya dengan membuktikan bahwa Tuhan itu tidak ada.

Itu pula sebabnya, pendekatan manusia pada Tuhan adalah melalui iman, bukan melalui logika. Iman artinya percaya meskipun tidak melihat buktinya.

Atau menyitir kata-kata Soren Kierkegaard (biar keliatan keren emoticon-Leh Uga)

"Credo quia absurdum"

Kita katakan itu iman, karena itu di luar logika kita.




Salam, semoga trit ini memancing diskusi yang sehat. Jika ada salah kata, mohon dimaafkan.

Jika hati anda panas karena anda cuma lihat judul dan malas baca, ya apa boleh buat. Gpp dah, ane minta maaf juga, toh anda jg ga baca permintaan maaf saya ini.
emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 87 lainnya memberi reputasi
84
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Keberadaan Tuhan dan Keberadaan Alien, Mana yang Lebih Logis?
24-02-2021 07:54
@lonelylontong is back..!

Semakin pintar manusia, semakin kecil tingkat kepercayaan nya akan eksistensi tuhan.

Dulu, fenomena alam seperti api, petir, dan benda angkasa seperti bulan, bintang, dan matahari dianggap sebagai tuhan.
Sekarang?

Dulu, semua fenomena alam yang merusak, seperti banjir bandang, tsunami, topan, dianggap nurka tuhan.
Sekarang?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
secer dan 6 lainnya memberi reputasi
5 2
3
profile picture
kaskus geek
24-02-2021 08:00
Sekarang ilmuwan ada yg cari cara buat manusia bisa hidup selamanya....

Pgn bikin sorga sendiri, ga mau nunggu janji
emoticon-Betty
0
profile picture
kaskus addict
24-02-2021 08:37
sains mampu jelaskan fenomena petir, hujan, badai, tidak bisa untuk buktikan ketiadaan Tuhan.

atheis luar negeri, gw yakin memang cerdas, lulusan universitas ternama, tajir.


mereka tidak pernah klaim orang cerdas, tapi orang lain mengakui sendiri kecerdasan mereka, hidup dalam kemewahan bukti mereka punya otak cerdas.

beda dengan atheis indon, klaim cerdas, paling open minded, tapi tidak punya prestasi apapun dalam hidupnya, satu-satunya prestasi adalah juara 1 gacor di internet.

atheis indon satu kasta dengan jamet. kumpulan orang miskin, jelek, dan bodoh karena pendidikan mentok lulusan sma atau sarjana lulusan univ ruko.

kalau hidup lu masih amburadul gmn orang lain percaya kalau lu orang cerdas?


emoticon-Betty emoticon-Leh Uga
0
profile picture
kaskus geek
24-02-2021 08:41
@cokroeffendy kok bisa yakin yg ln cerdas? kok bisa yakin yg indon ga berprestasi?

Atheis itu kan ga cm satu orang, itu cm sebuah label yang nyangkut ke banyak orang.

Isinya ya macem2lah.
emoticon-Betty emoticon-Leh Uga
1
profile picture
kaskus addict
24-02-2021 08:44
@lonelylontong coba tanyakan sama atheis @junaedi1982new punya prestasi apa dia dalam hidupnya?

pasti bakal bingung dia mau jawab apa.

emoticon-Betty
0
profile picture
kaskus geek
24-02-2021 08:53
@junaedi1982new @cokroeffendy

Waduh.... ad hominem mah gan kalau caranya gini.
1
profile picture
kaskus maniac
24-02-2021 08:58
@cokroeffendy

Badai, petir, hujan, itu ada dan nyata.
Maka nya bisa dibuktikan keberadaan nya.

Bagaimana membuktikan keberadaan sesuatu yang tidak ada?
emoticon-Leh Uga
0
profile picture
kaskus maniac
24-02-2021 09:00
@cokroeffendy

Kalo percaya dongeng impor dari gurun pasir dari abad ke-7 dianggap prestasi,

Gw pilih skip aja.
emoticon-Ngakak
2
profile picture
kaskuser
25-02-2021 11:27
@cokroeffendy @junaedi1982new
Kalo cuman dongeng kok 1 huruf pun dalam Buku dongengnya kaga bisa di ubah gan ?

Kenapa bisa gitu ya ?

ente lebih cerdas dari ane kelihatannya coba bantu jelasin lah

Itu yang bikin dongeng dari gurun pasir abad ke-7 siapa Gan ?

emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus geek
25-02-2021 11:32
@aiha @cokroeffendy @junaedi1982new

Ga bisa diubah?

emoticon-Bingung

Bentar2 ane mikir dulu.... Oh iya ya, ada UU ITE, dll.

emoticon-Shakehand2

Setuju deh gan.
0
profile picture
kaskuser
25-02-2021 11:41
@cokroeffendy @junaedi1982new @lonelylontong
Nulisnya mikir dulu... tapi komennya lari out of topic ke UU ITE tahun 2008, dll

Hubungannya dimana
emoticon-Bingung

Tolong jelasin dong agan TS yg cerdas ? emoticon-Big Grin

Terus lari lagi ga bisa jawab jadi komen 'Setuju deh gan' emoticon-Ngakak (S)

Yang minta persetujuan siapa ??

emoticon-Embarrassment emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
1
profile picture
kaskus geek
25-02-2021 11:47
@aiha @cokroeffendy @junaedi1982new

Bener gan setuju itu ane dgn argumen agan.

Jd kan ga perlu berargumen.
0
profile picture
kaskus maniac
25-02-2021 12:14
@aiha

Bocoran dikit:
Kisah adam-eve dan noah ark adalah saduran dari epic gilgamesh.

Konsep langit 7 lapis dan surga-neraka 7 tingkat adalah adaptasi dari timur tengah kuno.

Si sulung yang pertama nyontek.
Si tengah nyontek punya si sulung, dibumbui kata penyempurnaan.
Si bungsu nyontek punya si tengah dan si sulung, dibumbui kata penutup danpaling sempurna.

Manual book si bungsu yang sekarang beredar adalah versi hokage ke 4.
1
profile picture
aktivis kaskus
25-02-2021 18:35
@junaedi1982new

rugi bgt y kaum si sulung g bole masuk surga sblm umat si bungsu....

terus ngaku2 penutup, kasian bgt manusia, Tuhan ud g syg lg sm ciptaan nya sndr g dikirim utusan nabi lg brenti di si bungsu
2
profile picture
newbie
25-02-2021 20:59
@junaedi1982new @RuukoGak rugilah.. lah emang dari dulu agama yg benar itu cuma satu... Hanya beda nama karena beda bahasa... Beda tata cara karena beda zaman... Hanya tangan manusia serakah lah yg suka modif agama + bisikan setan... Kesimpulannya semua agama yg dibawa oleh utusan tuhan sebenarnya satu sumber.... kecuali utusan palsu wkwkwkw
0
profile picture
kaskus geek
25-02-2021 21:09
@abuazu @junaedi1982new @Ruuko

Kecuali utusan palsu.

Nah lo, gimana caranya bedain utusan yg asli dgn utusan yg palsu?
1
profile picture
aktivis kaskus
25-02-2021 21:11
@abuazu can't be more agreed...itu lah inti pernyataan saya, kan aneh bgt itu haha bs klaim sepihak merugikan gt, y klo bener...
0
profile picture
aktivis kaskus
25-02-2021 21:15
@lonelylontong Tuhan kan Maha Kuasa bs membuat kehidupan, klo Tuhan mau g usa kasih utusan ke 1 orang aja...dalam 1 malam dikasih mimpi tentang keberadaan Nya mimpi yg sama ke semua umat manusia, tp kenapa g dilakukan? Y mgkn Tuhan tidak ingin makluk nya menjalani kehidupan yg spt itu...hidup lah sesuai role kemaklukan yg ada pada kita, dengan survive di dunia dan berketurunan, mewariskan apa yg sudah dipelajari itulah ibadah paling haqiqi sbg makluk, kita lihat hewan, tumbuhan, dan berbagai benda langit sudah mencontohkan kepada kita sebagai kepanjangan Tuhan
0
profile picture
kaskus geek
25-02-2021 22:15
@Ruuko
Nggak juga sih kalau ane.

Skrg misalnya tiba2 sekeluarga mimpi didatengi sesuatu yg ngaku Tuhan.

Ya ane masih mikir2 10x, bener ga ini Tuhan?
0
profile picture
aktivis kaskus
25-02-2021 22:29
@lonelylontong bs jd karena itu lah Tuhan g begitu, dia tau lah ciptaan nya yg nama manusia bakal gt haha...dinikmati semua sm Tuhan
0
profile picture
kaskus geek
25-02-2021 22:37
@Ruuko
Masalahnya mmg meng-identifikasi Tuhan itu ga ada yg bisa dijadikan patokannya.

Gini deh, gmn ya analoginya yg enak.

Kalau bapak punya dua anak, lalu anaknya itu merantau. Setelah sekian belas tahun, tiba2 dtg anak muda menemui si bapak.

"Pak, aku anakmu."

Nah si bapak sdh punya pengetahuan sebelumnya, yg bisa dia pakai utk mengenali, ini benar anaknya atau bukan.

----

Skrg, ada anak dr bayi hidup jauh dr ortunya.

Stlh dewasa tiba2 datang bapak tua bilang, "Nak, aku bapakmu."

Kasusnya kan kayak gini. Si anak tdk punya pengetahuan sebelumnya ttg ortunya yg bisa dijadikan dasar utk meng-identifikasi bapak itu td. (Jgn bilang tes DNA)
1
Memuat data ...
1 - 20 dari 20 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia