News
Batal
KATEGORI
link has been copied
585
Lapor Hansip
14-02-2021 14:46

Tolak Bayar COD Setelah Buka Paket, Amzi Mengaku Punya Massa & Ancam Polisikan Kurir

Tolak Bayar COD Setelah Buka Paket, Amzi Mengaku Punya Massa & Ancam Polisikan Kurir


Video viral yang memperlihatkan perdebatan antara seorang pria dan kurir lantaran tolak membayar barang Cash on Delivery (COD) berbuntut panjang.

Sejumlah fakta terungkap, termasuk kedua pria yang ada di dalam video merupakan warga satu kampung dan saling kenal.

Bahkan, konsumen bernama Amzi dan kurir bernama Noppel sampai berimbas pada ancaman membawa masalah itu ke kantor polisi.

Ya, Amzi mengancam Noppel untuk beritikad baik meminta maaf, bila tidak dirinya mengancam membawa masalah ke pihak berwajib.

Seperti yang diketahui, Amzi (33) warga Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi membeli sepatu melalui marketplace dengan sistem pembayaran COD dengan kurir yang mengantar adalah Noppel.

Namun masalah pun dimulai saat kurir mengantar paket pukul 16.00 Wib, terjadilah keributan konsumen antara Amzi dengan kurir bernama Noppal.

Amzi menolak untuk membayar barang COD sebeser Rp 360 ribu karena pesanannya tak sesuai keinginan.

Penolakan bayar itu karena dia melihat dari tulisan di kotak hingga saat membuka isinya yang tidak sesuai ukuran pesanannya.

Karena viralnya video konsumen tolak bayar barang COD ke kuri, berbagai netizen dari manapun membanjiri kolom komentar media sosial milik Amzi dan sang istri, yang isinya rerata bernada negatif.


Pada dasarnya Amzi mengaku bukan orang yang tidak mampu membayar paket itu, pasalnya dirinya mengaku seorang pebisnis, dirinya mengaku sebagai seorang tauke sawit di daerahnya.


Hanya saja karena dia merasa pesanan tidak sesuai barang yang datang, ia menolak untuk membayarnya, dan sempat membuka paket untuk memastikan kondisi pesanannya.

Terkait komenter negatif di sejumlah media sosial yang memposting video viral yang direkam oleh sang kurir, dia mengatakan silakan saja netizen berkomentar mengenai dirinya.

"Tapi saya minta satu, jangan terlalu menghujat. Cari bahasa yang lebih enak,” ungkap Amzi kepada Tribunjambi.com saat ditemui di rumahnya, pada Jumat (12/2/2021).

Ia mengatakan saat ada kata hujatan, ia menyimpan dan menolak menanggapi.

"Saya screenshoot, saya kirim ulang ke mereka," jelasnya.

Amzi mengisahkan tentang pesanan yang tidak dibayarnya, bahkan dibukanya itu.

Awalnya Amzi melihat iklan sepatu dari Facebook, saat ia klik lalu terhubung ke sebuah marketplace.

Dia tidak tahu bagaimana aturan COD yang ada di marketplace tersebut, lalu dia bertanya ke kurir.

“Biasanya, kurir ada yang bilang kita foto lalu kita retur. Tapi ini tiba-tiba saja dia (kurir) ngotot, dan langsung mengatakan tidak bisa, harus dibayar karena sudah peraturan,” kata dia.

Amzi mengatakan, kalau memang Noppal tidak mendapat fee atau semacamnya karena pesanan ditolak, ia bisa saja memberi ganti rugi.

Namun karena barang yang diterima tersebut tidak sesuai pesanannya, maka dia tidak mau menerima barang itu dan juga tidak mendapat penjelasan mengembalikannya.

Awalnya dia sudah curiga saat paket diantar kurir.

Dia mengatakan, bahwa kotak paket, tertera ukuran sepatu 40.

Namun, setelah dibuka, ternyata ukurannya 41.

Sementara nomor sepatu yang dipesan sesuai ukuran kakinya adalah 39.

Amzi mengaku memang baru sekali memesan barang melalui online.

Terkait keributan dengan kurir, Amzi bilang sebenarnya tidak keberatan bayar biaya kirim, tapi menolak membayar barang.

Amzi juga menyayangkan video yang diunggah menayangkan data pribadinya secara lengkap, mulai dari tempat tinggal dan juga nama lengkap.

Menurut Amzi, ini pencemaran dan menggiring opini.

Karena menganggap ada unsur pencemaran nama baik, Amzi menunggu itikad baik Noppal selaku kurir yang memvideokan dan posting di media sosial itu.


“Ini WhatsApp saya sudah 5.000 pesan masuk tidak saya buka setelah video itu viral, dari seluruh Indonesia,” kata dia.

“Kalau netizen menghujat itu tidak masalah yang penting tidak terlalu kasar. Ini ada juga yang menghujat berlebihan, saya perhatikan saja,” kata dia.



Tapi kalau ada itikad baik secara kekeluargaan kondisi ini bisa diperbaiki.

Amzi menyebut mencalonkan diri sebagai kepala desa Ampelu Tuo, dan mengklaim punya pemilih 1.000 orang.

Namun ia mengaku tak ingin menggerakan massanya untuk masalah tersebut.

Pasalnya Amzi masih satu kampung dengan sang kurir, Noppal. Bahkan dia kenal dengan keluarga Noppal.


https://www.tribunnews.com/regional/...lisikan?page=4
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fc88 dan 43 lainnya memberi reputasi
40
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Tolak Bayar COD Setelah Buka Paket, Amzi Mengaku Punya Massa & Ancam Polisikan Kurir
14-02-2021 15:10
banned aja sistem COD emoticon-Tai emoticon-Tai emoticon-Tai
bikin susah kurir yang nagih, dan orang yg terima aja.. apalagi kalau tagihan gede, belum lagi orang yg order macem ninja amnesia emoticon-fuck emoticon-fuck

kalau takut gak dikirim, gak usah belanja online nj*nk emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck
kalau mau COD, jangan beli di market place, langsung temui aja penjualnya secara ofline emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck


-----------------------------------
dah, mending bayarin aja dulu tagihannya
kasihan kurirnya, tugas mereka cuma anter barang
setalah itu, mau ribut sama market place, atau sellernya langsung silahkan..
Diubah oleh garren007
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 40 lainnya memberi reputasi
40 1
39
profile picture
kaskus addict
14-02-2021 19:10
Setuju gan..., banned cod.., kebayang gak.., kalo hp buyer lg gak dpt signal.., hp off, orangnya gak ada di tempat.., blom ambil duit ke atm.., kan kasian kurir n sellernya.., memanjakan buyer tp buyer gak tau diri
10
profile picture
kaskus addict
14-02-2021 20:32
Kalo dari kejadian nya sih, system nya dah bener, cuma pembeli nya ini yang kurang paham...ketika barang pesanan datang, dan melihat ada kejanggalan, seharusnya pembeli langsung menolak, system COD masih berlaku, dengan alasan Retur, barang ga sesuai pesanan...tapi ketika si pembeli melihat keanehan, tetap membuka bungkus/kotak nya, dan isi nya ga sesuai, maka system COD dah ga berlaku saat pembeli sudah membuka bungkus/kotak nya...

Jika lihat dan baca kronologi nya, pembeli melihat keanehan dari kotak/bungkus nya...Pesan 39, kotak 40, isi nya 41...dari melihat kotak yg ga sesuai, ya batalkan / cancel saja, hub marketplace nya..
4
profile picture
kaskus addict
14-02-2021 22:13
Ane sepakat sih ini, rugi bener, pedagang rugi terus. barang udah di coba trus gak cocok di balikin, padahal udah sesuai deskripsi.

Pernah ane kirim baju, udah di cek semua jahitan normal, eh di balikin COD kata nya gak muat, parahnya itu barang balik dalam keadaan robek jahitan lengan.. emoticon-Hammer (S)
5
profile picture
kaskus maniac
14-02-2021 22:18
Keluh kesah pedagang nih pasti
emoticon-Ngakak
2
profile picture
kaskus geek
14-02-2021 23:45
3 taun gw pake cod d lazada. Aman damai sentosa. Maap yg kudet2 mah dr marketplace oren itu. Itu doang yg banyak komplenan cod. Rata2 ya gitu pesen barangnya ngasal pas sampe pd gamau bayar. Makanya disana sellernya pd gamau pake cod
3
profile picture
kaskus maniac
15-02-2021 13:15
COD itu cuma buat seller to konsumen

Entah orang gila mana yang pake COD buat market place emoticon-Wakaka
3
profile picture
aktivis kaskus
15-02-2021 13:58
@rachmacool kasus ini kalau nggak salah malah di lazadut gan
0
profile picture
newbie
15-02-2021 14:40
Sekarang ane malah sering bayar pake sistim cod...
0
profile picture
newbie
15-02-2021 15:19
Setuju kak. Pengalaman kami juga buruk pakai sistem COD.. Waktu itu di aktifin otomatis ama L*Z*D, tiba2 orderan masuk ga berhenti ternyata akibat COD. Ya uda deh cobain eh ternyata byk masalah

Ada yang ngorder cuma iseng ajah terus barang udah sampai ditolak alasan cuma nyoba2. Ada lagi waktu tu pas mau dekat lebaran dia order pakai alamat toko di pasar terus barang sampe org ga ada malah udah mudik.

Ada lagi kak yang ngorder pas barang sampai alasan ga jadi krn duit udah habis buat blanja barang lain jd ngotot ga mau bayar

Gila itu barang2 jadi ga jelas status nya di retur balik ekspedisi trus status barang malah ilang ga jelas ga tau dimana. 100% orderan 85% orderan itu gagal semua dengan alasan alamat ga jelas, yg order tolak pesanan krn ini itu

dari 85% yang gagal punya cuma 5% yang balik ke kami sisa barang hilang entah dimana dan janji mau di ganti rugi dan sampai skr ga jelas kemana. Cape komplain ke marketplace dan sebagai seller kita kesal modal habis rugi stock barang malah jadi hilang / rusak pas kembali ke kita. Ga bisa di jual lagi. Total kerugian waktu itu 7 jt an

Wah udah deh habis itu ga ada COD segala,. Byk yg request mau bayar COD kita tolak dan semua fitur COD di T*kp*d, B*k*l*p*k, Shop** kami matikan semua. Udah cukup pengalaman kemarin itu

Paling nyesek alasan retur barang cuma iseng pengen nyoba order online aja, ga bisa bayar krn uang ga cukup

Kasihan bagi seller bagus jadi kena beginian dan baik dari sisi seller maupun buyer2 sama2 ada yang nakal juga. Kami sih lebih milih pembayaran terkonfirmasi via marketplace ya apalagi harga barang jualan kami ratusan ribu - jutaan kalau di retur sistem cod ya ga lucu
3
profile picture
newbie
15-02-2021 15:33
kadang juga pembelinya yg rewel kebanyakan maunya ... ujung2 nya cuma liat2 doang ga jadi beli, ane pernah COD an anter dari tangerang sampe kelapa gading , udah sesuai thread di forum kaskus dia ga baca dan ga sesuai kemauan dia .. yah namanya seken dan udah di cantum sesuai di thread , emang buyer itu dianggap raja makin sok raja kadang2 malas baca thread yg diliat murah doang tp mau yg sempurna emoticon-Sorry
3
profile picture
kaskus addict
15-02-2021 15:44
@belnia hahahaa.. bener gan, orderan karena COD melonjak 3 kali lipat orderan biasa..

sekarang ane sampe pisahin toko nya khusus yg barang2 aman di COD, dan selektif kalo ada order alamat kurang jelas..

mending non aktifin fitur COD di akun utama dah, dari pada rating turun... emoticon-Malu
1
profile picture
newbie
15-02-2021 15:50
[mention]dani_phenom[\mention] udah kami mati kan kak fitur COD. Khusus L*Z*D* sih paling parah kak, sudah kami request manual non aktifkan fitur COD bisa tiba2 masuk fitur nya

Khusus COD akibat pengalaman pertama sih lebih selektif yang alamat ga jelas, ga ada kode pos, nomor rumah, nama jalan lengkap, RT RW sih langsung reject order karena yang kebanyakan masalah model kaya gitu kak

Lagian untuk marketplace skr udh byk kerjasama payment dengan indomaret/alfamart dan jenis pembayaran lainnya jadi agak aneh aja sama alasan ga ada atm, ga ada internet / mobile banking. Ya tinggal ke indomaret / alfamart aja

Kecuali utk COD ada jaminan dari marketplace kalau pembeli tolak order ya dibayar 100% sih kami berani aja kak tapi mana mungkin marketplace mau tanggung jawab kaya gitu. Ya boncos mereka

Banyak buyer juga kadang suka malas baca deskripsi produk. Asal order aja, ga baca syarat dan ketentuan dari toko. Begitu barang ga sesuai marah2 padahal kita sudah proses orderan sesuai pilihan dia tapi ternyata buyer yang salah order
2
Memuat data ...
1 - 12 dari 12 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia