News
Batal
KATEGORI
link has been copied
333
Lapor Hansip
27-01-2021 12:37

Cak Nun: Jangan Paksa Cewek Berjilbab, Masak Rambut Kelihatan Masuk Neraka

Cak Nun: Jangan Paksa Cewek Berjilbab, Masak Rambut Kelihatan Masuk Neraka

Quote:BeritaHits.id - Cendekiawan Muslim Emha Ainun Najib atau Cak Nun menilai pandangan publik mengenai penggunaan jilbab saat ini terlalu berlebihan.

Belakangan, isu mengenai penggunaan jilbab kembali menjadi sorotan publik usai muncul kabar siswi di Padang dipaksa memakai jilbab meskipun ia tak beragama Islam.

Melalui video berjudul 'Caknun - Guru jangan Paksa Siswi Memakai Jilbab! Tapi Anjurkan Dengan Cara yang Bijaksana' yang dibagikan oleh kanal Adonara Shop TV pada Minggu (24/1/2021), Cak Nun memberikan pandangannya tentang pemikiran publik soal jilbab.

"Mosok rambute ketok titik metu teko jilbab sak lembar i mlebu neroko cobo. Cek angele urip iki (masak rambutnya kelihatan sedikit keluar dari jilbab sehelai saja masuk neraka coba. Kok sulit sekali hidup ini)" kata Cak Nun seperti dikutip Suara.com, Selasa (26/1/2021).

Cak Nun menyoroti komentar di dunia maya yang kerap kali menghakimi para wanita yang tak mengenakan jilbab.

Kebanyakan orang langsung menjatuhkan vonis kepada perempuan tak berjilbab akan menjadi penghuni neraka.

"Dikit-dikit neraka. Ya Allah kok banyak sekali takmir neraka ini. Yang menentukan dan mendaftari orang masuk neraka itu lho. Sekarang coba, orang tidak jilbaban kan langsung kalau di medsos tu 'ini penghuni neraka'" ungkapnya.

Penulis puisi 'Lautan Jilbab' itu mencontohkan beberapa perempuan muslim yang tak mengenakan jilbab. Mereka adalah istri Buya Hamka dan juga ibunya sendiri.

Kedua perempuan muslim itu tak mengenakan jilbab, melainkan sebuah kerudung.

Bahkan, sebelum 1980 tak ada satupun perempuan muslim yang berangkat ke sekolah mengenakan jilbab.

Cak Nun tak mampu membayangkan jika perempuan muslim tak berjilbab masuk neraka, maka penghuni neraka ternyata berisi para leluhur.

"Lha bayangkan, penghuni neraka banyak sekali ternyata mbah-mbah, ibu-ibu kita, ya Allah," tuturnya.

Cak Nun mengajak umat Muslim untuk tidak terlalu kaku dalam memahami aturan surga dan neraka, sebab masuk atau tidaknya seseorang ke surga dan neraka bukanlah ditentukan oleh manusia.

Namun, penentuan seseorang masuk neraka ataupun surga merupakan hak prerogatif Sang Pencipta.

Menurutnya, memaksakan orang lain menggunakan jilbab tidak akan memberikan dampak baik. Ia mencontohkan sosok sang ibu yang tak pernah memaksa putrinya berjilbab, hal itu juga dilakukan Cak Nun terhadap putrinya.

Pasalnya, setiap orang memiliki momentum hidayah masing-masing. Sebagai sesama muslim sebaiknya saling mendoakan, bukan justru memaksakan.

"Setiap orang mendapat momentum hidayahnya masing-masing. Kita doakan semuanya," tukasnya.

https://hits.suara.com/read/2021/01/...n-masuk-neraka


Cak Nun mengajak umat Muslim untuk tidak terlalu kaku dalam memahami aturan surga dan neraka, sebab masuk atau tidaknya seseorang ke surga dan neraka bukanlah ditentukan oleh manusia.

Namun, penentuan seseorang masuk neraka ataupun surga merupakan hak prerogatif Sang Pencipta.


Yg digaris bawahin, gw setuju banget..... emoticon-thumbsup

Yg nentuin orang masuk surga ato neraka itu bukan orang yg sok suci.....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
prayformysky dan 68 lainnya memberi reputasi
67
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
kaskus maniac
27-01-2021 13:29
Adipati Karna dipihak Kurawa, masuk surga. Kl di Islam ga mungkin kejadian gitu
2
profile picture
kaskuser
27-01-2021 18:26
@bungtak.selalu
Kalo dalam hindu itu ada hukum karma phala gan...karma artinya perbuatan dan phala artinya buah atau hasil dari perbuatan kita entah itu baik atau buruk. Karna juga ada perbuatan baiknya,bahkan dia punya prinsif yg kuat sebagai seorang ksatria dan karna juga diceritakan loyal dalam berderma,menepati janji,dan sifat" mulia lainnya,cuma kebetulan dia ada di pihak yg jahat karna dia berhutang budi pd duryodana yg mau menerimanya dan menjadikan dia raja Anga (padahal itu politik duryodana) . Karena sifat baiknya itu dia menikmati hasilnya dii surga bahkan duryodana jg mendapat surga,dan pandawa sempat dihukum di neraka utk menerima hasil dari perbuatan buruk mereka,tetapi setelah dihukum di neraka dia akhirnya mendptkan surga utk meniknati hasil dari karma baiknya. Tapi tujuan utama orang Hindu bukanlah surga dan neraka tetapi moksa (pembebasan dari hal duniawi) mencapai kerajaan Tuhan karna surga dan neraka itu ada di alam material. Makanya di dunia ini kita lihat ada yg cantik,ganteng,ada jg yg buruk rupa,ada kaya ada miskin karna ada yg dilahirkan dari surga juga dari neraka..semua itu adl reaksi atau hasil dari perbuatannya.
3
Memuat data ...
1 - 2 dari 2 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia