News
Batal
KATEGORI
link has been copied
61
Lapor Hansip
15-01-2021 23:03

Banjir Kalsel, Meluasnya Lahan Sawit, dan Masifnya Pertambangan...

Banjir Kalsel, Meluasnya Lahan Sawit, dan Masifnya Pertambangan...

Sejumlah daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) terendam banjir pada beberapa hari terakhir.

Setidaknya 1.500 rumah warga di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalsel kebanjiran. Ketinggian air mencapai 2-3 meter.

Hujan deras yang merata selama beberapa hari terakhir diduga menjadi penyebab.

"Memang ada beberapa daerah yang dikepung banjir, tapi ada dua daerah yang terparah yang menjadi fokus kita," ujar Kepala Basarnas Banjarmasin Sunarto, dilansir dari pemberitaan Kompas.com, Selasa (12/1/2021).

Dua daerah terparah yang dimaksud Sunarto yaitu Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut.

Saat dikonfirmasi, Manager Kampanye Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalsel, M. Jefri Raharja menegaskan banjir tahun ini lebih parah daripada tahun-tahun sebelumnya.

"Iya, lebih parah dari 2020 kemarin. Hari ini (Kamis) terutama," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (14/1/2021).

Lantas, benarkah banjir di Kalsel hanya dikarenakan karena hujan deras yang merata selama beberapa hari terakhir?

Jefri mengatakan, curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir jelas berdampak dan menjadi penyebab banjir secara langsung.

Kendati demikian, masifnya pembukaan lahan yang terjadi secara terus menerus juga turut andil dari bencana ekologi yang terjadi di Kalimantan selama ini.

"Bencana semacam ini terjadi akibat akumulasi dari bukaan lahan tersebut. Fakta ini dapat dilihat dari beban izin konsesi hingga 50 persen dikuasai tambang dan sawit," katanya lagi.

Meluasnya lahan sawit

Data yang dimilikinya, pembukaan lahan terutama untuk perkebunan sawit terjadi secara terus menerus.

Dari tahun ke tahun luas perkebunan mengalami peningkatan dan mengubah kondisi sekitar.

"Antara 2009 sampai 2011 terjadi peningkatan luas perkebunan sebesar 14 persen dan terus meningkat di tahun berikutnya sebesar 72 persen dalam 5 tahun," paparnya.

Direktorat Jenderal Perkebunan (2020) mencatat, luas lahan perkebunan sawit di Kalimantan Selatan mencapai 64.632 hektar.

Untuk jumlah perusahaan sawit, pada Pekan Rawa Nasional I bertema Rawa Lumbung Pangan Menghadapi Perubahan Iklim 2011, tercatat 19 perusahaan akan menggarap perkebunan sawit di lahan rawa Kalsel dengan luasan lahan mencapai 201.813 hektar.

Mongabay melaporkan, 8 perusahaan sawit di Kabupaten Tapin mengembangkan lahan seluas 83.126 hektar, 4 perusahaan di Kabupaten Barito Kuala mengembangkan sawit di lahan rawa seluas 37.733 hektar, 3 perusahaan sawit di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan luasan 44.271 hektar, 2 perusahaan di Kabupaten Banjar dengan lahan sawit seluas 20.684 hektar, kemudian, di Kabupaten Hulu Sungai Utara ada satu perusahaan dengan luas 10.000 hektar dan di Kabupaten Tanah Laut mencapai 5.999 hektar.

Maraknya pertambangan

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) mencatat terdapat 4.290 Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau sekitar 49,2 persen dari seluruh Indonesia.

Jefri pun menjelaskan mengenai jumlah perluasan lahan pertambangan.

“Sedangkan untuk tambang, bukaan lahan meningkat sebesar 13 persen hanya 2 tahun. Luas bukaan tambang pada 2013 ialah 54.238 hektar,” tambah Jefri.

Tidak hanya di Kalsel, wilayah Kalimanatan lain juga digerus oleh area pertambangan.

Pada 27 September 2020, Walhi Kalsel bersama Jatam, Jatam Kaltim, dan Trend Asia, membentuk koalisi #BersihkanIndonesia.

Mereka mendesak pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membuka dokumen Kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara.

Mereka mengevaluasi mengenai kasus pencemaran lingkungan, perampasan lahan, kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia yang berkaitan dengan lingkungan hidup.

Jefri menyayangkan kondisi hutan di Kalimantan yang kini beralih menjadi lahan perkebunan.

“Pembukaan lahan atau perubahan tutupan lahan juga mendorong laju perubahan iklim global. Kalimantan yang dulu bangga dengan hutannya, kini hutan itu telah berubah menjadi perkebunan monokultur sawit dan tambang batu bara,” katanya lagi.

Resapan air hujan

Perluasan lahan secara masif dan terus menerus, menurut Jefri memperparah bencana terutama di kondisi cuaca ekstrem.

“Akhirnya juga mempengaruhi dan memperparah kondisi ekstrem cuaca, baik itu di musim kemarau dan musim penghujan,” katanya.

Lebih lanjut, Jefri menjelaskan mengenai kondisi permukaan bumi yang kurang dapat meresap air hujan. Akar-akar pohon dari hutan heterogen dapat membantu tanah mengikat dan menyimpan air hujan.

“Karena berkurangnya secara drastis pohon-pohon yang akarnya mengikat dan menyimpan air pada musim penghujan,” imbuhnya.

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/202...page=all#page2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Banjir Kalsel, Meluasnya Lahan Sawit, dan Masifnya Pertambangan...
15-01-2021 23:07
Pindahin aja semua kecebong ke Sana. Suruh nyedot airnya. Barangkali bisa mengurangi banjir.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adamyvon dan 4 lainnya memberi reputasi
3 2
1
profile picture
kaskuser
15-01-2021 23:32
Kalsel sudah cukup banyak masalah, mendatangkan mereka hanya akan menambah masalah. Biarkan mereka fokus di sana, berenang dan minum comberan istana.
-1
profile picture
kaskus geek
16-01-2021 06:07
lha Kalsel itu provinsi kadrun kok emoticon-Wakaka
0
profile picture
kaskuser
16-01-2021 06:14
Azab jadi kadrun ya gini, di lelep abis. Tobatlah walau terlambat emoticon-Blue Guy Bata (S)

1
profile picture
kaskus addict
01-02-2021 20:38
Bong, cebong... Ada aer nih, bong emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
0
profile picture
kaskus addict
01-02-2021 20:39
@indpolitik
Ente kena ban, gan. Tulisan bermutu padahal.

Trit sampah ala ala kolam butek malah aman
-1
profile picture
kaskus geek
02-02-2021 12:45
@indpolitik @imogenist kena banned krn dia agen khilafuck & kadrun pecundang kek elu emoticon-Wkwkwk btw Kalsel kan provinsi mayoritas kadrun ...kagak kasian lu drun? emoticon-Imlek
0
profile picture
kaskus addict
02-02-2021 16:12
@indpolitik @tukangbeling7

Maksudnya khilafah Vatican? emoticon-Wakaka
0
Memuat data ...
1 - 7 dari 7 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia