News
Batal
KATEGORI
link has been copied
218
Lapor Hansip
12-01-2021 08:31

Izinkan Kapasitas Pesawat Terisi 100 Persen, Ini Penjelasan Kemenhub

Izinkan Kapasitas Pesawat Terisi 100 Persen, Ini Penjelasan Kemenhub

Izinkan Kapasitas Pesawat Terisi 100 Persen, Ini Penjelasan Kemenhub


JawaPos.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan aturan baru soal ketentuan perjalanan orang dalam negeri dalam masa pandemi Covid-19. Aturan ini resmi berlaku pada 9 Januari 2020 hingga 25 Januari 2021.
Dalam aturan tersebut, Kemenhub mengizinkan kapasitas penumpang pesawat mencapai 100 persen. Angka ini meningkat dari yang semula maksimal kapasitas sebesar 70 persen. Kebijakan kapasitas penuh bagi penumpang pesawat ini bersamaan dengan PPKM Jawa dan Bali.
Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 3 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksana Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Covid-19.
“Ya (benar kapasitas penumpang pesawat 100 persen, Red),” kata kata Jubir Kemenhub Adita saat dikonfirmasi oleh JawaPos.com, Senin (11/1).
Adita menjelaskan, perjalanan orang menggunakan transportasi udara dinilai aman karena selain mengacu pada masa berlaku hasil tes PCR atau Swab Antigen yang diperpendek.
“Selain itu di pesawat ada filter HEPA yang membuat sirkulasi udara sangat baik,” tuturnya.
Adapun protokol kesehatan terbaru dalam SE Satgas Covid-19 no 1 tahun 2021 untuk perjalanan udara di antaranya adalah tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.
Kemudian, tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.
“Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut. Jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain 3 lapis atau masker medis,” tulisnya.
Untuk perjalanan ke Pulau Bali, penumpang yang menggunakan moda transportasi udara wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil nonreaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.
Sedangkan, anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan tes RT-PCR maupun rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.



Sumur
https://www.jawapos.com/nasional/11/...asan-kemenhub/


-------------------------- -------------------------- --------------------------

Tanggapan aqu:

FAK LA

Apakah ini kebijakan untuk menekan penyebaran?
Apakah ini kebijakan untuk membantu perusahaan airline?
Ato ini sebenarnya strategi agar +62 menuju lockdown?

PCR 3x24 dan Antigen 1x24 pun tak akan menjamin.
Pasalnya paparan di PCR itu juga kabarnya baru akan terbaca selang 3-4 hari dari paparan (Silahkan google sendiri beritanya). Banyak juga kan yang share WNI negative PCR, setiba di luar negeri malah positive padahal sudah PCR 3x24.

Klo pesawat boleh penuh bagaimana dengan Kereta Api? Busway? Angkot? Dll

Kemenhub bermain dengan api. 
Diubah oleh nonnai
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sang Pembantai dan 30 lainnya memberi reputasi
31
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Izinkan Kapasitas Pesawat Terisi 100 Persen, Ini Penjelasan Kemenhub
12-01-2021 10:45
alasan sebenarnya adlaah menyelamatkan maskaipai dari kebangkrutan,

sekarang saja traffic maskapai turun drastis,
kalau sekali berangkat hanya 50% di isi, ga nutup,

reason nya cukup valid,
kalau maskapai bangkrut,
sesudah pandemi selesai, maskapai lumpuh, sama sulitnya.

pedang bermata dua,
silahkan hujat saya, cmn menyampaikan dari 2 sisi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
profile picture
kaskus addict
12-01-2021 12:12
Bener banget, itu kebijakan untuk menyelamatkan maskapai.
0
profile picture
kaskuser
12-01-2021 12:12
Gw cuma mau nanya satu hal, dibanding 4 tahun lalu dengan yang sekarang, apakah biaya maintenance+biaya sewa bandara+gaji pilot+ biaya lainnya naik jauh? Soalnya pas 4 tahun lalu gw sering bolak balik Jakarta-batam tiap bulannya, saat itu gw selalu pake Garuda yang harga tiketnya kisaran 600rb - 800rb tapi sekitar 2 atau 3 tahun lalu terjadi kenaikan gila"an harga tiket pesawat. Setelah kejadian itu harga tiket garuda dari Jakarta-Batam naik 2x menjadi 1.6 juta. Yang jadi pertanyaannya, berarti dulu pesawat yang terisi penuh mendapatkan pendapatan yang sama dengan pesawat yang 50% penuh untuk sekarang, kenapa malah sekarang bilangnya kalau 50% terisi malah rugi? Berarti dulu garuda rugi terus donk? Atau karena sekarang ini ada banyak biaya yang harus dibayar maskapai naik? Tapi serasa ga masuk akal kalau tiba" naik 2x lipat dalam waktu dekat itu.
Harga tiket pesawat di Indonesia memang ga tergolong murah, contoh aja dari Jakarta ke singapura. Pake garuda yang pesawatnya boeing 737 yang seatnya cuma 3-3 bisa lebih mahal dibanding naik Singapore airlines yang pake airbus 350 dengan seat 3-3-3
1
profile picture
kaskus addict
12-01-2021 12:16
4 tahun lalu, maskapai perang harga gan, gara2 ada penerbangan murah, mereka bleeding banting2 harga (subsidi silang dengan jalur gemuk). Sekarang era sudah berubah, mereka gak perang harga lagi untuk rebut pasar.

Dari dulu penerbangan, itu bisnis dengan margin tipis. (bisa di cek di google).
2
profile picture
kaskus maniac
12-01-2021 15:40
@jackzea saya ga bisa kasih patokan harga tiket, apalagi garuda yang managemen nya bobrok.

alasan kenapa ga bisa patokan harga tiket, karena korelasi apakah untung rugi nya dari harga tiket itu bisa dari banyak faktor lain, misal jumlah trafik, rute, pesawat nya ada yg rusak or gmn, dll.

sedangkan trafik, itu suda pasting langsung impact ke pendapatan, apalagi untuk maskapai yang megang banyak rute penerbangan.

contoh pas november kemarin gw ke bali, naik citilink, mereka cuman buka 1 penerbangan cuy,
dulu 2018, citilink bisa 4 dalam sehari, itu udah loose 75%
1
profile picture
kaskus maniac
13-01-2021 08:10
Tinggal tunggu corona menyebar merata di seluruh pulau jawa dan indonesia.
0
profile picture
kaskus freak
13-01-2021 08:32
mendingan ngemeng dari awal sih : "kami takut maskapai di +62 bernasib seperti thai airways" timbang ngeles standar keamanan udah update ama bisa minimalisir kasus


kebiasaan pemerintah kita : gak mau jujur ama denial emoticon-Nohope
0
profile picture
kaskus maniac
13-01-2021 08:37
@Abc..Z itulah budaya mikul dhuwur mendhem jero gan.
1
profile picture
kaskus maniac
13-01-2021 10:30
@Abc..Z ya mau gmn gan, tau sendiri rata2 masyarakat kita kaya gmn,
kalau ngomong kaya gitu , bakal di goreng abis2an, dan memperkeruh suasana,

negara kita terlalu banyak orang yang "haus" ada kesemaptan dikit, bakal disikat,
0
Memuat data ...
1 - 8 dari 8 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia