Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
203
Lapor Hansip
26-11-2020 03:11

Mengenal Sosok Arkeolog Penemu Makam Firaun

Mengenal Sosok Arkeolog Penemu Makam Firaun

   
Seorang akeolog dan egyptologist berkebangsaan Inggris yang bernama Howard Carter membuat dunia tercengang, akibat menemukan makam Tutankhamun (Firaun) pada 1922. Howard pun diberi penghargaan oleh Raja Mesir Fuad I dan menerima gelar kehormatan Doktor Sains dari Universitas Yale, serta mendapat keanggotaan kehormatan dari Real Academia de la Historia of Madrid, karena penemuannya tersebut.

 
Howard Carter dilahirkan di London, Inggris pada 9 Mei 1874. Terlahir dari seorang seniman yang terampil, yaitu Samuel Carter membuat Howard tumbuh mengikuti jejak sang ayah menjadi seniman muda yang berbakat. Saat menginjak usia 17 tahun, Howard dikirim oleh Egypt Exploration Fund untuk membantu penggalian dan merekam di makam Beni Hasan.

   
Karena sangat invovatif dalam metode menyalin dekorasi makam membuat Howard terlibat dalam penggalian di Amarna, ibu kota yang didirikan oleh Firaun Akhenaten dan Candi Hatshepsut yang berada di Deir el-Bahari. Selain itu, pada 1899 saat Howard diangkat menjadi Kepala Inspektur Pertama Egyptian Antiquities Service (EAS) untuk mengawasi penggalian di Thebes (Luxor).

Namun, pada 1904 saat ia ditunjuk untuk menjadi Inspektorat Mesir Hillir. Howard terlibat perselisihan (Saqqarah Affair) antara situs penjaga Mesir dengan turis Perancis yang membuat dirinya mundur dari Dinas Kepurbakalaan pada 1905. Mundurnya Howard membuat dirinya dalam masa-masa sulit selama tiga tahun lamanya.

   
Setelah melewati masa sulit, seorang bangsawan Inggris yang bernama Lord Carnarvon memperkerjakan Howard untuk mengawasi penggalian pada 1907. Tujuh tahun berlalu, Howard ditugaskan untuk melakukan penggalian di area Lembah Raja, namun terhenti oleh pecahnya Perang Dunia I. Lamanya penggalian yang tidak membuahkan hasil membuat Lord Carnarvon hanya memberikan satu musim kepada Howard, sebelum dihentikannya penggalian tersebut.

   
Tepat pada tanggal 4 November 1922, kelompok penggalian Howard menemukan anak tangga yang menuju ke makam Tutankhamun (Firaun). Setelah memberitahukan kepada Carnarvon dan memasuki makam pada 26 November 1922. Namun, nasib naas yang menimpa Lord Carnarvon, ia meninggal beberapa bulan kemudian, setelah memasuki makam Firaun. Banyak spekulasi mengatakan, kematian Carnarvon diakibatkan oleh kutukan Firaun. 

    
Akan tetapi kutukan tersebut terpatahkan, karena Howard Carter meninggal dengan jangka waktu yang lama, setelah membuka makam Tutankhamun (Firaun). Howard Carter meninggal dikarenakan penyakit Limfoma pada usia 64 tahun.


Refrensi
Diubah oleh rifanisheree
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Daniswara92 dan 31 lainnya memberi reputasi
32
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Mengenal Sosok Arkeolog Penemu Makam Firaun
29-11-2020 20:03
Howard Carter adalah bukti nyata kutukan Tutankhamun cuma hoax.
Masak orang yang praktis gak ada hubungan dituduh kena kutuk (cuma karena dia kerabat orang tertentu), tapi tokoh paling berperannya malah santai-santai aja? emoticon-Ngakak (S)

*Dan si biang goblogologi masih terus promosi buat jadi another mualaf-alhamdullilah emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
bam09 dan comrade.frias memberi reputasi
2 0
2
profile picture
kaskus geek
29-11-2020 20:28
Bener, ane baca di Wikipedia English tentang si Howard Carter malah gak sekalipun yang menyingung dia tewas kena kutukan.
0
profile picture
kaskus freak
29-11-2020 21:41
Dia meninggal karena sakit, 16,5 tahun setelah temuan.
Kelamaan untuk bisa dikaitkan dengan kutukan.
1
profile picture
kaskus holic
30-11-2020 03:08
Yup bener banget, emang kadang difilm2 yang tentang mumy terlalu mendramatisir kutukan2 firaunemoticon-Ngakak
1
Memuat data ...
1 - 3 dari 3 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia