News
Batal
KATEGORI
link has been copied
62
Lapor Hansip
24-10-2020 11:08

Ramai Vaksin Palu Arit, Analis: Palu Arit Itu Uni Soviet, Cina Bintang Lima

Ramai Vaksin Palu Arit, Analis: Palu Arit Itu Uni Soviet, Cina Bintang LimaSuara.com - Istilah palu arit kembali populer dan jadi perbincangan hangat setelah anggota Komisi I DPR dari Fraksi Gerindra menyebutnya di media sosial untuk membahas rencana pengadaan vaksin Covid-19 yang diproduksi Cina: Sinovac.

Fadli Zon mewanti-wanti pemerintah jangan gegabah mengimpor vaksin tersebut sampai betul-betul lulus dari seluruh uji klinis sehingga nanti aman untuk diberikan kepada masyarakat Indonesia.

Fadli Zon mengatakan akan memilih vaksin produksi dalam negeri ketimbang yang impor dari Cina.

"Vaksin Merah Putih vs Vaksin Palu Arit. Saya sih pilih vaksin Merah Putih. Jangan ada yang tergesa-gesa impor vaksin dan menjadikan rakyat sebagai bebek percobaan," katanya melalui media sosial.

Di tengah pembahasan istilah tersebut, melalui akun Twitter analis politik dan ekonomi Rustam Ibrahim mengatakan bahwa: "untuk diketahui palu arit itu Uni Soviet, Cina itu bintang lima."

Tetapi Rustam Ibrahim tidak membahas lebih jauh soal itu.

Melalui media sosial, Rustam Ibrahim menyoroti kesenjangan di masyarakat di tengah pandemi Covid-19, dimana masyarakat berekonomi lemah umumnya tak punya banyak pilihan.

"Orang-orang kaya kaya, tabungan melimpah, rumah mewah, ongkang-ongkang kaki tidak perlu kerja, jika terinfeksi bisa nikmati isolasi mandiri di rumah, yang ingin nunggu vaksin Merah Putih silakan.Tapi rakyat biasa harus kerja, terpaksa berkerumun, hidup di rumah sempit, dambakan vaksin segera darimana pun datangnya," katanya.

Saat ini, negara-negara di dunia sedang berlomba-lomba mengembangkan vaksin Covid-19. Cina dan Indonesia merupakan bagian dari negara yang ikut mengembangkannya. Indonesia mengembangkan vaksin Merah Putih melalui Lembaga Biomolekuler Eijkman.

Jika semua fase uji klinis sudah berhasil dilewati, maka vaksinasi massal di seluruh dunia, segera dimulai.

Sambil menunggu semua uji coba rampung, negara-negara di dunia sekarang juga sedang melakukan berbagai upaya untuk melakukan pembelian vaksin untuk memastikan ketersediaan vaksin dalam negeri mereka, termasuk Indonesia.

Di tengah berbagai persiapan itu, Fadli Zon mengingatkan agar Indonesia jangan buru-buru mengimpor vaksin, apalagi yang belum melewati seluruh tahapan uji coba.

https://www.suara.com/news/2020/10/2...a-bintang-lima

Quote:Orang-orang kaya kaya, tabungan melimpah, rumah mewah, ongkang-ongkang kaki tidak perlu kerja, jika terinfeksi bisa nikmati isolasi mandiri di rumah, yang ingin nunggu vaksin Merah Putih silakan.Tapi rakyat biasa harus kerja, terpaksa berkerumun, hidup di rumah sempit, dambakan vaksin segera darimana pun datangnya," katanya.


ketika keluarga saya lapar,saya harus keluar tuk mencari uang tuk beli makanan.
Ketika anda lapar,anda cukup membeli dengan uang anda yang tersedia.

Ketika saya sakit maka keluarga saya akan sakit pula karena uang tuk berobat tidak ada atau uang tuk menjalani kehidupan sehari-hari tidak mencukupi.
Ketika anda sakit maka anda cukup kerumah sakit dan di layani oleh perawat dan dokter tanpa perlu memikirkan biaya dan keluarga anda karena keuangan tercukupi.

Salah kah saya menjadi miskin...

Saya juga ingin kaya seperti anda...


Pesan moralnya....

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Diannf dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Ramai Vaksin Palu Arit, Analis: Palu Arit Itu Uni Soviet, Cina Bintang Lima
24-10-2020 11:12
sudahkah anda minum pipis ontak hari ini.??

profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia