News
Batal
KATEGORI
link has been copied
308
Lapor Hansip
23-10-2020 14:43

Cara DKI Tertibkan Bantaran Kali: Gusur yang Kaya, Biarkan yang Miskin

Cara DKI Tertibkan Bantaran Kali: Gusur yang Kaya, Biarkan yang Miskin

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria akan pilih-pilih dalam penggusuran permukiman di bantaran kali. Dia tidak akan menyasar permukiman warga kategori miskin kendati menjadi salah satu penyebab banjir.

"Rakyat yang enggak punya uang, enggak punya tanah, bangun di pinggir kali, itu beda. Ini pengusaha. Ini orang  yang berkecukupan, kok bangun rumah di pinggir kali. Ini yang maksud kami yang harus ditertibkan," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2020.

Dia mencontohkan Perumahan Melati Residence, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang berada di pinggiran kali. Tanggul di perumahan itu roboh sehingga menewaskan satu orang serta menyebabkan banjir besar hingga mengakibatkan 300 warga mengungsi.

"(Kejadian) yang di Ciganjur itu terjadi karena batas perumahan, batas pagarnya, itu persis di ujung sungai. Saya lupa, ya itu kan bantaran kali dan ini roboh menutupi aliran sungai sehingga banjir 1 sampai 1,5 meter saya ninjau di situ," ujar dia.

Sejauh ini kata Riza, pihaknya masih menyelidiki izin mendirikan bangunan (IMB) dari perumahan ini. Bila melanggar, besar kemungkinan perumahan itu bakal digusur Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

"Ternyata ketika dicek, penyebabnya aliran menggerus bangunan ini. Terus, apakah ada yang salah? Oh ada. Bangunan ini tidak boleh di bibir kali," tutur dia.

Politikus Gerindra itu mengaku sudah memerintahkan wali kota dan lurah mengecek perumahan pinggir kali. Pemprov DKI juga sedang menggarap sejumlah proyek mencegah banjir, salah satunya pengerukan lumpur serta pembuatan sumur resapan.

Sementara itu, pengamat tata kota Nirwono Joga menilai langkah ini tidak bisa mengatasi banjir Ibu Kota. Naturalisasi atau normalisasi sungai dianggap lebih ampuh mencegah banjir.

"Namun ini adalah PR (pekerjaan rumah) yang tidak bisa dilakukan tahun ini," kata Nirwono.

Nirwono mengatakan kalau program naturalisasi atau normalisasi dijalankan tentu masyarakat yang bermukim di daerah aliran sungai (DAS) harus siap-siap direlokasi. Pasalnya, DAS harus steril dari bangunan sehingga tidak ada hambatan air dari hulu ke hilir.

(OGI)

dengerin tuh bong yang digusur cuma horang kaya bong, horang miskin kagak digusur/dibiarin ajah... faham bongemoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cljckxkhxyo dan 48 lainnya memberi reputasi
45
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Cara DKI Tertibkan Bantaran Kali: Gusur yang Kaya, Biarkan yang Miskin
23-10-2020 14:49
Orang kaya boleh digusur, orang miskin jangan.
Walau di tanah negara, pokoknya jangan.

Sungguh penuh keberkahan gub dan wagub ini. emoticon-Selamat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Nevareth dan 44 lainnya memberi reputasi
45 0
45
profile picture
kaskus maniac
23-10-2020 16:40
Ga habis pikir gw, rakyat yg ga punya uang ga punya tanah lalu bangun rumah sembarangan dibiarkan???
Bukan masalah miskin atau kayanya bos..
Bangunannya ini dipinggir kali yg bisa merugikan banyak orang kalau musim hujan!
Merugikan kota jakarta, ratusan milyar duit yg harusnya bisa buat fasilitas umum dibuang2 buat bikin pengungsian tiap banjir tahunanemoticon-Tai

Carikan tanah pemda yg bukan dipinggir kali dan paksa pindah kesana kalo pemda DKI mau cari solusi yg memihak rakyatemoticon-Tai

Setidaknya dicek dia KTP DKI apa bukan gitu
17
profile picture
Made In Kaskus
23-10-2020 20:01


Intinye keberpihakan
3
profile picture
kaskuser
24-10-2020 07:02
Sengaja itu broo..
Buat ngurangin populasi org miskin
Klo ada bencana,misal nya banjir atau longsor,yang kena kan org miskin yg tinggal disana
Orang kaya nya udh pindah ke tempat yg aman..
Gituu
4
profile picture
24-10-2020 15:31
@caliber carikan tanah duit darimana bray
0
profile picture
24-10-2020 15:31
@starcrash iya kalau mati, kalau kaga menuh2in rumah sakit, siapa yg mau bayar biayanya
0
Memuat data ...
1 - 5 dari 5 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia