Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
42
Lapor Hansip
08-10-2020 01:50

Sindir Para Pendemo UU Cipta Kerja, Seorang Perempuan Ramai Dihujat Netijen!

Sindir Para Pendemo UU Cipta Kerja, Seorang Perempuan Ramai Dihujat Netijen!


Sindir Para Pendemo UU Cipta Kerja, Seorang Perempuan Ramai Dihujat Netijen!



Hai, hai, AganSis!

emoticon-Hai



Semenjak pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi Undang-Undang Cipta Kerja kemaren pada hari Senin tanggal 05 Oktober 2020, tak bisa dipungkiri membuat publik memanas. Terutama para buruh yang tergabung dalam serikat buruh menolak beberapa poin isi dari Undang-undang tersebut melancarkan aksi demo dengan turun ke jalanan dan menuju gedung DPR.


Bahkan tak hanya buruh, para mahasiswa pun ikut beramai-ramai menyuarakan suara keluhan rakyat. Situasi memanas ini tak ayal memancing berbagai kalangan untuk turut berkomentar.


Beberapa waktu lalu, tersebar sebuah video tik-tok seorang perempuan yang isinya menyindir para pendemo yang bukan berasal dari kalangan buruh. Dalam video berdurasi beberapa detik, perempuan muda berhijab ini mengatakan bahwa sebaiknya mereka nggak usah ikut campur urusan politik.





"Nggak usah sok-sokan ikutan politik, deh"


"Lagian lu pada juga bukan buruh"


"Nggak usah ikutan merasa tersakiti"




Kira-kira demikian isi dari video tersebut. Sambil berjoget-joget ria, perempuan ini menampakan ekspresi menyindir dan menjulurkan lidah khas gaya anak-anak tiktok kekinian.


Video ini sontak viral dan mengundang kemarahan netijen. Berbagai komentar miring menghujani postingan yang kemudian diunggah kembali beberapa akun di Instagram. Beberapa di antaranya ane ambil screenshotnya berikut ini.





Hal yang paling menggelikan berikutnya adalah ketika si perempuan selanjutnya membuat video klarifikasi permintaan maaf beberapa saat setelah postingannya viral. Melihat ini, jelaslah para netijen murka dibuatnya.


Memang nggak ada akhlak sih. Setelah membuat postingan yang mengundang kontroversi lalu minta maaf. Kebiasaan orang-orang Indonesia akhir-akhir ini kok begini amat ya? Sampai-sampai menjadi tradisi yang menjamur ke mana-mana.


Sindir Para Pendemo UU Cipta Kerja, Seorang Perempuan Ramai Dihujat Netijen!



Beginilah orang kalau mau viral cuma modal sensasi doang. Apa nggak malu ya, dikenal orang karena kebodohannya?


Pesan buat masyarakat, terutama pengguna media sosial kalau mau viral jangan dengan cara yang bodoh dong. Pakai cara yang benar. Misal, tunjukan prestasi, bakat menyanyi, atau bakat menulis, atau bakat mengembangkan usaha. Dengan begitu kamu viral dan banjir pujian, bukan hujatan!



Sekian thread receh malam ini. Semoga tidak memancing komentar buruk netijen. Cara menghadapi perbuatan buruk orang adalah dengan tidak ikutan berbuat buruk. Terima kasih sudah menyimak, selamat beristirahat.





profile-picture
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Sindir Para Pendemo UU Cipta Kerja, Seorang Perempuan Ramai Dihujat Netijen!
08-10-2020 08:03
Lah emang dia sendiri bukan buruh?? Walopun kerjanya acan duduk depan desktop, anda tetap buruh zeyengg
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Stephen.cau dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
profile picture
kaskuser
08-10-2020 11:58
emg bner...buruh kan =orang yg kerja ke orang lain...d indonesia bnyak buruh yg g sadar mereka buruh makanya pd ngehina
0
profile picture
kaskus addict
08-10-2020 13:15
@mbob106 selama anda masih menerima upah maka anda adalah buruh, apapun bidang kerja anda
0
profile picture
kaskus addict
08-10-2020 13:41
@mbob106 @LeopardLoader bener bgt...
banyak yg ngerasa kalo kerja kantoran = bukan buruh
padahal semua pekerja, org yg bekerja untuk pemilik usaha adalah buruh, meskipun level mereka itu manager atau direktur sekalipun
0
profile picture
kaskus addict
08-10-2020 14:29
Maklum banyak org yg otak nya blum di upgrade, dipikiran org org itu buruh itu = org yg kerja di pabrik
0
Memuat data ...
1 - 4 dari 4 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia