News
Batal
KATEGORI
link has been copied
76
Lapor Hansip
07-10-2020 16:12

Buruh Tantang Demokrat-PKS Turunkan Massa Tolak Omnibus Law

Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (Akbar) Sumatera Utara (Sumut) menantang PKS dan Partai Demokrat untuk mengerahkan massa ke jalan memprotes RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
Hal itu didorong agar manuver politik di parlemen berupa penolakan RUU tersebut tak sekadar dagelan politik. 
"Kita takut itu hanya dagelan politik. Kalau dua partai itu memang menolak Ciptaker dan sama sama kita tahu kedua parpol itu memiliki basis massa sampai ke kampung- kampung, maka besok turunkan massa yang banyak itu," kata aktivis Akbar Sumut, Martin Luis, di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Rabu (7/10).


"Tapi kalau tidak terjadi, maka itu hanya sebatas gimik politik, hanya untuk mencari perhatian rakyat Indonesia. Kita tantang kedua partai itu. Karena pada prinsipnya kedua partai parlemen itu sama saja hanya menjalankan dagelan politik menipu rakyat," cetusnya.
Sebelumnya, DPR mengesahkan RUU Cipta Kerja pada Rapat Paripurna, Senin (5/10). Saat itu, tujuh fraksi, yakni Fraksi PDIP, F-Golkar, F-Gerindra, F-NasDem, F-PKB, F-PPP, dan F-PAN sepakat. Hanya dua fraksi yang menolak RUU tersebut, yaitu Partai Demokrat dan PKS.
Martin pun mengklaim pihaknya akan menurunkan ratusan orang dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Akbar Sumut ke jalan besok, Kamis (8/10), sebagai bentuk protes kepada Pemerintah dan DPR.


"Kita kemarin sudah konsolidasi dengan 25 organisasi dari berbagai sektoral. Dan kita sepakat dan memutuskan turun ke jalan besok untuk menggagalkan UU Ciptaker," ujarnya.
Menurut Martin, Omnibus Law Cipta Kerja sama sekali tidak bertujuan mengangkat harkat dan martabat serta menyejahterakan masyarakat. Namun, kata dia, itu memberikan 'karpet merah' bagi investor untuk mengeruk sumber daya alam dan menindas rakyat.

"Omnibus Law berpeluang mendisharmonisasi peraturan perundang-undangan yang menyangkut agraria yang udah ada selama ini, mereduksi norma, nilai-nilai dan kaidah yang sudah ada sehingga menciptakan ketidakpastian hukum mempermudah perampasan kekayaan alam untuk investor serta kelompok bisnis," tuturnya.


Mereka juga kecewa dengan aparat kepolisian yang menghalang-halangi rakyat yang ingin menyampaikan aspirasinya menolak Omnibus Law Cipta Kerja.
"Kami kecewa pada aparat kepolisian, ketika rakyat bergerak menuntut hak nya mengagalkan Omnibus Law, Polisi justru menghalang-halangi. Di beberapa kota banyak jatuh korban. Polisi melakukan kekerasan terhadap gerakan rakyat," ujar Martin.
"Dengan segala resiko, kami siap turun dan siap dengan konsekuensinya. Kita lihat pemerintah dan DPR berkhianat dan semakin menindas rakyat," paparnya.


Sebelumnya, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai partai oposisi di parlemen saat ini, terutama terkait RUU Cipta Kerja, hanya sibuk bergaya menolak dalam rapat-rapat di parlemen.
Mereka, kata dia, tidak ikut turun ke jalan bersama gelombang massa yang menolak. Lucius menyebut hal ini membuat tekanan kepada pihak pendukung pemerintah tak signifikan.
Hal berbeda terjadi di periode Presiden SBY. Saat itu, kata dia, oposisi berhasil memainkan peran penting karena melebur dengan gerakan masyarakat.
"Oposisi di DPR bergerak sendiri, publik bergerak sendiri. Keterpecahan seperti ini yang disukai oleh koalisi pemerintah karena itu artinya tekanan pada mereka biasa saja," tandas Lucius.



Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasiona...-omnibus-law 

Komentar TS : Berani ga PKS dan Demokrat? Kalau ga berani, Fix PDIP oposisi terbaik sepanjang era reformasi

Diubah oleh bungtak.selalu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Buruh Tantang Demokrat-PKS Turunkan Massa Tolak Omnibus Law
07-10-2020 16:15
Masih bisa bisaan nyelipin kalimat PDIP oposisi terbaik emoticon-Ngakak


Terbaik drama nya yak emoticon-Ngakak

Luar binasa buzzeRp kaskus emang
Diubah oleh drainama
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Spartan King dan 6 lainnya memberi reputasi
5 2
3
profile picture
kaskus addict
07-10-2020 16:19
PDIP jd oposisi langsung turun kejalan bukan cuma drama di parlemen, sampai saat ini adakah oposisi yg seperti itu.. Kalau ga ada ya FIX PDIP oposisi terbaik, 10 tahun jadi oposisi akhirnya berkuasa dan kuat seperti sekarang..
3
profile picture
kaskuser
07-10-2020 16:20
Yaelaaaahhh

Drama tuh maksudnya pura2 belain rakyat kecil..

BBM naek protes ampe nangis2..

Drama nya ga tanggung2..

Pas dah berkuasa.. you know lah.. emoticon-Ngakak
2
profile picture
kaskus freak
07-10-2020 16:21
@bungtak.selalu zaman orba lebih parah... korwil nya bisa diuber sampai ke kolong langit emoticon-Big Grin
2
profile picture
kaskus addict
07-10-2020 16:25
@drainama Hehehe emang oposisi skrg ga drama gitu. Drama itu yang bagus donk langsung turun kejalan bukan cuma di parlemen dan modal bacot.

nih baca https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201006133854-32-554933/manuver-oposisi-di-era-omnibus-law-pragmatis-dan-tak-gigih

Fix ya PDIP oposisi terbaik
1
profile picture
kaskus addict
07-10-2020 16:26
@Judess Makanya gw tulis, sepanjang era Reformasi. Jd zaman mbah harto di luar pembahasan trit ini
1
profile picture
kaskus addict
07-10-2020 16:30
@bungtak.selalu bisaa aee ngelese bajer kadruwn emoticon-Big Grin
1
profile picture
kaskus maniac
07-10-2020 18:59
lah kok bisa nyasar ke post ini,komen aneemoticon-Bingung
2
profile picture
kaskus addict
08-10-2020 09:09
@nyagad Lho bukan ngeles, lihat komentar ane di awal artikel
0
Memuat data ...
1 - 8 dari 8 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia