News
Batal
KATEGORI
link has been copied
155
Lapor Hansip
24-09-2020 08:25

Salim Said: Tentara Ngeluh Kok `Negara Kepolisian Republik Indonesia`?

Guru besar Universitas Pertahanan yang juga pengamat politik senior, Prof, Salim Said membeberkan akar masalah bentrok TNI-Polri yang terjadi lagi dengan insiden penyerangan markas Polres Ciracas.

Salim menduga bentrok TNI Polri ini tak jauh dari masalah kesejahteraan dan faktor psikologi Polri yang memegang kendali ketertiban masyarakat.

Menurutnya, hal ini perlu telusuri supaya insiden kedua aparat ini tak terjadi kembali.

Salim berpesan jangan sampai petinggi TNI Polri saling berpelukan, tapi anak buah mereka saling tembak-tembakan.

Kecemburuan

Menurut Salim, perlu dicari akar persoalan bentrok aparat tersebut. Profesor ilmu politik Universitas Pertahanan itu menyinggung soal isu kesejahteraan antara prajurit TNI dan Polisi. Cari apakah memang ada persoalan.

Soal kesejahteraan ini, kata Salim, menyangkut soal siapa yang kini terlibat mengatur ketertiban masyarakat.

Dulu TNI masih punya peran dalam tata tertib masyarakat, namun setelah reformasi peran tersebut dicabut dari TNI. Tentara fokus pada pertahanan dan keamanan negara.

Dia mengatakan, saat dulu ramai pembahasan penghapusan dwi fungsi, ada wacana tentara tak lagi terlibat dalam masyarakat seperti mengurusi soal perizinan dan keramaian, yang mana rawan melibatkan uang.

Gagasan Dwi Fungsi disetujui, dan TNI tak terlibat izin. Sebaliknya yang dapat kesempatan itu polisi. Itulah timbulkan kecemburuan. Ini menunjukkan arah persoalan,” kata Salim seperti melansir hops.id, 1 September 2020 lalu.

Negara Kepolisian Republik Indonesia

Selain soal kecemburuan, Salim mengatakan kemungkinan ada faktor psikologis. Dulu bertahun-tahun ABRI, nama sebelum TNI, menjadi sentral dalam penegakan hukum masyarakat. Malah ada sebutan kala itu, polisi saat itu adalah partner junior.

Namun setelah penghapusan Dwi Fungsi, peran kini cuma dijalankan oleh kepolisian.

Salim mengaku soal suara prajurit TNI yang ia ajar di kampus, nuansa batinnya mempertanyakan peran kepolisian.

“Mereka mengeluh kepada saya. Bagaimana NKRI kok sekarang begini ya, kata mereka NKRI itu NegaraKepolisian Republik Indonesia. Ya saya jawab, itu kan keputusan pemerintah. Jenderal polisi jadi dubes itu keputusan politik,” kata dia.

Wajib diatasi

Melihat dua faktor tersebut, Salim meminta agar akar persoalan konflik TNI Polri harus diusut dan dicarikan solusinya.

Salim yakin, tanpa penyelesaian akar persoalan ini, maka bentrokan bakal terjadi di masa mendatang.

“Ini akan terjadi terus. Beribu poster dipasang. Tapi di bawah persepsinya lain oleh keadaan dan mudah dipicu (bentrok)” jelasnya.

Salim tak membayangkan apa yang akan terjadi jika bentrokan itu melibatkan antarangkatan di TNI. Bakal lebih mengerikan dan membuat was-was.

Untuk itu, dia meminta pemerintah dan pihak terkait mencari akar persoalan ini.

https://www.law-justice.co/artikel/9...lik-indonesia/

Harus saling berpelukan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adrian wibisono dan 7 lainnya memberi reputasi
6
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Salim Said: Tentara Ngeluh Kok `Negara Kepolisian Republik Indonesia`?
24-09-2020 08:59
Betul..
Banyak kalangan prajurit sampai perwira tentra yg mengeluhkan betapa wereng coklat menjadi anak emas selama 2 periode kepemimpinan jokowi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 6 lainnya memberi reputasi
2 5
-3
profile picture
kaskus geek
24-09-2020 10:01


apa buktinya jd anak emas? coba lo itung tentara yg jadi menteri & kepala lembaga setingkat menteri banyakan mana dgn coklat? emoticon-Imlek
3
profile picture
aktivis kaskus
24-09-2020 10:48
yg atas udah punya kepentingan masing2 gak bakal terlalu saling colek antara ijo sama coklat, masalahnya dibawah yg jelas banget bedanya, ya intinya kecemburuan sidejob aja coklat lebih banyak
1
profile picture
kaskus maniac
24-09-2020 10:59
@08kodokmerah18 setuju gua sama elo..
1
profile picture
kaskus geek
24-09-2020 11:05
@08kodokmerah18 tentara klo msh pny ''side job" berarti msh blm profesional, klo alasan gaji kurang well coba bandingkan dgn UMR atau bandingkan dgn PNS yg golongannya sama emoticon-Cool
(kecuali mmg tuntutan profesi sperti dokter & paramedis militer atau imam militer atau krn tuntutan tugas)
jadi ingat om yg Babinsa koramil, gak ada kerjaan ya nyangkul sawahnya sendiri emoticon-Wakaka
2
profile picture
aktivis kaskus
24-09-2020 11:15
loh ini masalah pendapatan bukan profesionalitas gan, klo org nya nerima ya ga masalah selow aja, masalahnya "sidejob" polisi ini banyak dari tilang, skck, sim, parkir (bagi2 jatah sama ijo dll), jadi ya pendapatan nya jauh antara coklat sama ijo makanya yg dibawah timbul kecemburuan
0
profile picture
kaskus geek
24-09-2020 11:18
@08kodokmerah18 lo ngerti arti profesionalitas gak sih? emoticon-Leh Uga klo "profesional" mestinya gak akan cari sidejob, sumpah, jijik gue klo alasan kecemburuan krn "side job", pantes susah majunya
1
profile picture
aktivis kaskus
24-09-2020 11:19
@08kodokmerah18 kalo merujuk pada UU Pegawai Negeri, "sidejob" macam itu ilegal bung...masuk KKN emoticon-Big Grin
1
profile picture
kaskus maniac
24-09-2020 11:20
@08kodokmerah18 @tukangbeling7 udah udah jangan berantem, elo 2-2 nya gak salah dan emang cuma maparin fakta di real life kok
2
profile picture
kaskus maniac
24-09-2020 11:28
Tentara sih sidejobnya insyaallah halal dan berkah, ga nyolong jam dinas, dari miara ayam kampung sampe ngojek pun ada. Banyak tentara yg ga gengsi naik motor supra, rumah masih ngontrak, hidup sederhana

Beda jauh dari wereng gendut, ga keliatan punya sidejob tau2 beli mobil rumah dan hidup mewah

-1
profile picture
kaskus geek
24-09-2020 11:45
@caliber emoticon-Leh Uga gak nyolong jam dinas? emoticon-Wakaka
byk loh anggota Kodim, Koramil, bahkan batalyon yg gak pernah nongol di Kantor yg penting setoran , lo emangnya malaikat tau berkah gak berkah? dungu emoticon-Leh Uga
1
profile picture
kaskus addict
24-09-2020 11:47
@08kodokmerah18 @tukangbeling7 bubarkan aja... Klau alasan kurang sejahtera
0
profile picture
kaskus geek
24-09-2020 11:50
@08kodokmerah18 @saugisarap otak lu dulu yg dibubarin emoticon-Imlek
0
profile picture
kaskus geek
24-09-2020 12:01
@08kodokmerah18 @Pitrelli iye..., tp jangan ngawur bilang Side Job itu gak berkorelasi dgn profesionalisme & menjadi sebuah justifikasi atas nama "kesejahteraan" yg subyektif itu
-1
profile picture
aktivis kaskus
24-09-2020 12:56
Wkwkwk cuma memaparkan realitas aja kok, klo lu jijik dan mempertanyakan mestinya ga bakal nyari side job ya tanyalah sama org2 coklat dan ijo, toh msh ada org2 yg bener2 profesional diantara mereka..
Klo ada kecemburuan gara2 perbedaan pendapatan ya tanya lagi tujuan mereka gabung mau apa?klo mau kaya ya jd pengusaha lah..
Jangan udh masuk instansi timbul kecemburuan thdp instansi lain gara2 beda pendapatan kan konyol wkwkwk
1
profile picture
kaskus addict
25-09-2020 16:47
@caliber lu kebanyakan main game jadi gak ngerti. emoticon-Om Telolet Om!
0
Memuat data ...
1 - 15 dari 15 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia