News
Batal
KATEGORI
link has been copied
206
Lapor Hansip
12-09-2020 06:14

Menko Airlangga Bersikeras Tolak PSBB Jakarta Total, Dokter Teriak:

Menko Airlangga Bersikeras Tolak PSBB Jakarta Total, Dokter Teriak: Tenda Darurat Saja Sudah Penuh!

Usai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pro kontra segera bermunculan termasuk dari Airlangga Hartarto.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian itu meminta Anies tetap membukan perkantoran. Airlangga Hartarto meminta setidaknya 50 persan tetap working from office (WFO).

Padahal, tenaga medis di wilayah Jabodetabek sudah kesusahan menangani pasien Covid-19 yang juga banyak ditemukan di kluster perkantoran. Namun, Airlangga Hartarto tetap bersikukuh pada pendiriannya

Sikap Menko Airlangga diungkap dalam Rakornas Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kamis 10 September 2020 di Jakarta.

DKI Jakarta mulai minggu depan akan kembali menerapkan PSBB, namun kami sudah menyampaikan bahwa kegiatan besar perkantoran melalui flexible working hours,” kata dia dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Airlangga menginginkan tak adanya pelarangan sektor industri esensial dan perusahaan boleh membuka kantornya agar karyawan dapat WFO.

“Sekitar 50 persen di rumah dan sisanya di kantor. Kemudian 11 sektor tetap terbuka,” ujar Menko Airlangga.

Ia malah menuding kebijakan ganjil genaplah yang menjadi biang kerok penyebaran virus corona di DKI Jakarta.

Menko dari Partai Golkar itu mengklaim kasus baru Covid-19 kebanyakan muncul dari pegawai yang menggunakan transportasi umum.

“Sebagian besar yang terpapar berdasarkan data yang ada itu 62 persen - dari Rumah Sakit Kemayoran itu - adalah akibat transportasi umum sehingga beberapa kebijakan perlu dievaluasi termasuk ganjil genap,” tegasnya.

Menko Airlangga juga menyalahkan pengumuman PSBB Total Anies Baswedan yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok.

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) merosot tajam hingga menembus batas bawah level psikologis 5.000 pada Kamis 10 September 2020 pukul 9.25 WIB.

Nilainya melemah 191,87 poin atau sekitar 3,73 persen menuju posisi 4.957,5.

“Kalau digas atau rem menandakan itu tentu kita harus menjaga kepercayaan dan confident publik karena ekonomi ini tidak semua faktor fundamental tapi juga ada sentimen, terutama di sektor capital market,” imbuh Airlangga.

Namun, situasi penularan virus corona di Jakarta dan sekitarnya menurut tenaga medis sudah semakin buruk dan tidak terkendali.

Dokter Ottiara Febriannisa Akbariah yang bertugas di salah satu rumah sakit tipe C di Cikupa, Tangerang mengaku kewalahan

Kapasitas layanan kesehatan telah ditambah oleh pihak RS dengan membangun tenda darurat sejak awal pandemi.

"Awalnya memang tenda tersebut tuh diperuntukkan untuk pasien-pasien yang kalau datang dengan gejala-gejala demam (suspek Covid-19)," jelasnya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Najwa Shihab.

"Jadi, memang kami awalnya (tenda itu) untuk memisahkan pasien umum dengan pasien yang bergejala seperti ke arah suspek," imbuh dr. Ottiara.

Namun, kini banyak RS rujukan yang menolak pasien positif Covid-19 sehingga mereka pun harus menangani korban dengan keterbatasan peralatan di tenda darurat.

Pihaknya yang tak punya ventilator memadai untuk pasien corona, bahkan sempat melakukan intubasi dengan alat seadanya.

Baca Juga: Mewahnya Tim Balap Formula 1, Gunakan Jet Pribadi Untuk Angkut Tim

"Awalnya, tenda itu kami gunakan sebagai darurat, tetapi karena makin ke sini makin ramai pasien-pasien yang kami duga dengan suspek, mau enggak mau kami gunakan (untuk merawat pasien)," tutur dr. Ottiara.

RS tempatnya bekerja sudah membuka bangsal khusus Covid-19 dan kini telah dipenuhi pasien sehingga IGD pun terpaksa dipakai untuk ruang isolasi.

"Untuk isolasi IGD, itu juga penuh. Tenda yang tadi dibilang itu juga penuh," pungkasnya.*

https://www.pikiran-rakyat.com/nasio...h-penuh?page=4

New normal lagikah

profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Menko Airlangga Bersikeras Tolak PSBB Jakarta Total, Dokter Teriak:
12-09-2020 06:16
coba dari dulu lockdown, kemungkinan sudah selesai kopet nya

+ warga yg ngeyel GILAS AMA TANK

masyarakat +62 ga bisa dikasi penjelasan melalui persuasif atau bacot.
harus pake kekerasan baru nurut emoticon-Amazed
dalam hal ini, suharto luar biasa emoticon-thumbsup:


Menko Airlangga Bersikeras Tolak PSBB Jakarta Total, Dokter Teriak:
Diubah oleh GayusTambunan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yanka555 dan 37 lainnya memberi reputasi
38 0
38
profile picture
kaskuser
12-09-2020 06:31
WARGA NGEYEL SILITNYA DITUSUK KHONTOLD BARU PADA TAKUT YUS.
KECUALI ELUemoticon-DP
1
profile picture
Auto Banned
12-09-2020 06:33
@satriagujis5 jangan memancing gw utk bertindak cabul emoticon-Leh Uga
5
profile picture
kaskus addict
12-09-2020 07:23
Request mulus era pak Harto Yus.
0
profile picture
Auto Banned
12-09-2020 07:25
@sant1908 ga funya emoticon-Mewek
1
profile picture
kaskus addict
12-09-2020 07:26
@GayusTambunan. kirain punya mulus versi 80/90an. Jadi kuciwa.
0
profile picture
kaskus maniac
12-09-2020 08:04


Sangat sangat setuju dengan pendapat om gayus..

Pemerintah ini ibarat orang amnesia yg lupa dengan karakter lokal orang indonesia.
Dipikirnya yg mereka mau atur itu mahkluk yg punya otak. Dari jaman dinosaurus sampai bumi kiamat nanti, orang indonesia tetap akan terlahir sebagai mahkluk yg tidak punya gen disiplin dalam tubuhnya.

Rel kereta aja diterobos, lampu merah aja dia tetep jalan..... teus skrg lu ngarepin dia sadar sendiri untuk pake masker untuk lawan virus yg ga keliatan? Wkwkkwkwkwk ibarat ngarepin monyet bisa berkicau kaya burung


Sudahlah....realistis saja..... kita ini mau hidup panjang atau mati cepet? HARUS MAIN KERAS. HANTAM SEMUA PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN
6
profile picture
kaskus addict
12-09-2020 08:07
Quote:Original Posted By jedotinpala
{thread_title}




Ada yang nyebut suharto juga tuh.

Memang enga transparan.

Ditulung malah mentung. emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
2
profile picture
kaskuser
12-09-2020 09:52
Solutip....
0
profile picture
kaskus geek
12-09-2020 10:24
Gak bakal beres mau lokdon juga. Italia aja gak beres. India aja gak beres. Semua lockdown. Yang ada rusuh kaga pada punya duid.

Yang penting disiplin pake protokol kesehatan pemerintah. Gua aja sampe sekarang santuy jalan ke sana ke mari. Sering gua ke mall. Sampe sekarang kaga kena covid. Soalnya gua patuh pada protokol kesehatan. Pake masker, dan jangan cuma di mulut atau di dagu. Cuci tangan kalo ke mall. Jangan pegang2 muka kalo di luar rumah. Masuk ke dalam rumah langsung cuci tangan pake sabun. Baru ambil makanan.

Tapi gua setuju kalo mulai pake cara keras. Kalo mau ribut ya ribut deh sekalian. Turunin aparat dan tentara. Tapi jangan lokdon deh. Pasti rusuh. Ekonomi biar tetap jalan.
6
profile picture
Auto Banned
12-09-2020 10:29
@greengeckoijo1 ya, masuk akal emoticon-thumbsup:
0
profile picture
kaskus geek
12-09-2020 12:18
Mana bisa pemerintah sekarang ngatur warga sekarang. Auto rusuh

emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus addict
12-09-2020 17:01
Mau keras? Wahahahaha, engga kebayanh senengnya para sjw indo kalo pemerintah semakin keras ke warga. Percayalah, ga ada yg perduli sama rakyat, so called activist yg koar2 di sosmed juga punya agenda masing2.
0
profile picture
kaskus maniac
12-09-2020 18:14
@rechtmasta yah sekalian sjw indo dihantam juga. Minimal penjarain dulu klo congornya berisik. Demi kepentingan yg lebih besar yaitu kesehatan rakyat
0
profile picture
kaskus addict
12-09-2020 22:41
@rechtmasta @balonkempes g bisa gan kalo mau tertip y genosida masal, seenggaknya 200jt nyawa yg mesti dibinasakan, kalo cuma ratusan bakal tumbuh lagi tu parasit
0
profile picture
kaskus addict
12-09-2020 22:42
Nah bener, atau minimal genosida satu generasi dah. Potong satu generasi yg otaknya rusuh mulu, baru bisa diatur. Yakin dah.
0
Memuat data ...
1 - 15 dari 15 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia