News
Batal
KATEGORI
link has been copied
201
Lapor Hansip
09-09-2020 09:33

Lagi, 300 Pengungsi Rohingya Mendarat di Indonesia

Lagi, 300 Pengungsi Rohingya Mendarat di Indonesia


Hampir 300 pengungsi Rohingya telah mendarat di Indonesia. Mereka memberi tahu pihak berwenang mereka telah berada di laut selama sekitar enam bulan.

Polisi mengatakan, nelayan melihat perahu kayu yang membawa para pengungsi Rohingya beberapa mil di lepas pantai kota Lhokseumawe di pantai utara Sumatera.

“Ada 297 Rohingya menurut data terakhir, di antaranya 181 perempuan dan 14 anak,” kata Kapolsek Iptu Irwansya kepada wartawan.
Junaidi Yahya, kepala Palang Merah di Lhokseumawe, mengatakan kelompok itu saat ini ditahan di lokasi sementara.
“Kami berharap hari ini mereka sudah bisa dipindahkan ke posko pengungsian, tapi kesehatan mereka, terutama terkait COVID-19 menjadi perhatian utama kami,” ungkap Junaidi, dikutip dari Reuters.

Rohingya selama bertahun-tahun telah melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar ke negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Kedatangan mereka di Indonesia kali ini adalah yang terbesar sejak 2015, kata Chris Lewa, direktur Arakan Project, kelompok nirlaba yang berfokus pada krisis Rohingya, dilansir dari BBC.
Para pengungsi itu berlayar dari Bangladesh selatan pada akhir Maret atau awal April, menuju Malaysia, kata Lewa, tetapi ditolak oleh otoritas Malaysia dan Thailand karena pembatasan terkait virus corona.
Dia mengatakan para pengungsi mungkin telah disandera di laut selama beberapa waktu oleh pedagang manusia yang meminta uang sebelum mengizinkan mereka turun.
Setidaknya satu dari penumpang itu, anak berusia 13 tahun, dilarikan ke rumah sakit pada Senin (7/9). “Kami telah melihat kondisi mereka saat ini sangat lemah,” ujar Oktina, koordinator badan pengungsi PBB, kepada BBC.
Gambar kedatangan Rohingya menunjukkan barisan wanita membawa harta benda mereka dalam kantong plastik, dan pria meringkuk di lantai tempat berlindung yang beratap jerami.
Penduduk setempat dilaporkan menyumbangkan makanan dan pakaian mereka kepada para pengungsi: “Kami prihatin dengan kondisi mereka,” tutur salah satu warga, Aisyah, kepada kantor berita Reuters. “Mereka butuh bantuan atas nama kemanusiaan … Mereka manusia seperti kita.”
Sekitar 100 orang Rohingya, kebanyakan wanita dan anak-anak, tiba di daerah yang sama pada Juni dalam dua kelompok, setelah perjalanan laut selama empat bulan di mana mereka dipukuli oleh pedagang manusia dan dipaksa minum air seni mereka sendiri untuk bertahan hidup.
Para pengungsi yang mendarat pada Juni dan kedatangannya pada Senin (6/9) kemungkinan merupakan bagian dari sekitar 800 Rohingya yang dilaporkan meninggalkan Bangladesh selatan awal tahun ini, kata Lewa.
Sekitar 30 migran dalam kelompok asli diyakini tewas di laut, tambahnya.
Pelabuhan pertama bagi banyak Muslim Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar (juga dikenal sebagai Burma) adalah negara tetangga terdekatnya, Bangladesh, di mana sekitar satu juta orang sekarang hidup dalam kondisi mengenaskan di kamp-kamp pengungsi kumuh.
Para pedagang manusia memangsa para pengungsi di sana, menawarkan jalan masuk ke Indonesia dan Malaysia yang mayoritas penduduknya Muslim.

Menurut laporan The Guardian, penyelundup membagi penumpang menjadi beberapa perahu, beberapa di antaranya berhasil mendarat di Malaysia dan Indonesia pada Juni, tetapi beberapa ratus pengungsi tetap di laut hingga Minggu (5/8) malam.
Para penyelundup menelepon keluarga mereka untuk meminta pembayaran pada minggu-minggu sebelum mereka dibawa ke pantai, katanya.
“Para penyelundup tampaknya tidak ingin menurunkan mereka karena beberapa orang belum membayar … Mereka pada dasarnya menyandera mereka di atas kapal,” tutur Chris Lewa.

sumber


Lagi, 300 Pengungsi Rohingya Mendarat di Indonesia

Lagi, 300 Pengungsi Rohingya Mendarat di Indonesia


Lagi, 300 Pengungsi Rohingya Mendarat di Indonesia

emoticon-Matabelo 
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hoorray dan 32 lainnya memberi reputasi
31
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Lagi, 300 Pengungsi Rohingya Mendarat di Indonesia
09-09-2020 22:30
Yang teriak teriak bela palestine, bela rohingya, bela uighur, bela agama mana nih? Tuh pada dateng emoticon-Smilie mereka pingin disambut pake bukti bukan cuman bela dimulut doang,

Buktikan dong skrg, coba di rangkul para pengungsinya, kasih makan dll.
Awas gausah minta pemerintah ngurusin, kan pemerintah neo PKI, pemerintah kan antek kafer, gak HALAL HUKUMNYA MAKAN DARI ORG KAFIR kan?

Yok para pendemo yang wktu itu koar koar paling keras ditunggu panggungnya skrg. Buktikan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wojciecszczesny dan 8 lainnya memberi reputasi
8 1
7
profile picture
09-09-2020 23:07
congor lu joooonjon
-1
profile picture
kaskus holic
10-09-2020 06:43
what a pointless comment ever
2
profile picture
16-09-2020 03:15
@Yantaru bebas lah, negara demokrasi loh
0
Memuat data ...
1 - 3 dari 3 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia