Automotive
Batal
KATEGORI
link has been copied
137
Lapor Hansip
04-09-2020 23:14

Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Buat kalian yang tumbuh di era 1990-2000 awal, pasti gak asing dengan Si Doel Anak Sekolahan bukan ? Sinetron yang pernah tenar pada masanya, banyak nilai kehidupan yang kita bisa ambil dari sana. Kali ini TS gak akan bahas sinetronnya, tapi kali ini TS akan bahas motor yang dipakai syuting saat itu. Motornya bernama Honda Win 100, langsung kita mulai pembahasannya gan sist.



Motornya Pak Lurah (Honda Win 100)


TS akan ulas sedikit sejarah singkatnya gan sist, Honda Win pertama kali muncul tahun 1984. Pertama kali didatangkan secara Complete Bulit Up (CBU) oleh PT Federal Motor, yamg menjadi ATPM Honda di Indonesia. Kemudian pada perkembangannya pihak Federal Motor mulai memproduksi motor ini di Indonesia, termasuk suku cadangnya yang dibuat melimpah. Bentuk bodynya dirancang khusus untuk medan jalan di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Hadir dalam dua varian, semi trail (off road) serta varian jalan raya alias on road.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Motornya Bang Doel emoticon-Big Grin

Sumber



1984-1989

Versi pertama yang hadir di Indonesia waktu itu adalah semi off road dan on road, spakbor depan yang melengkung ke atas yang menjadi ciri khas semi off road gan sist. Semua lampunya mengusung bentuk kotak, yang menjadi ciri khas Honda Win, waktu itu namanya belum ada embel-embel 100. Masih Honda Win saja.

Honda Win semi trail muncul dengan 3 warna, mulai dari merah, biru, dan hitam. Dengan kubikasi mesin 97 cc, sukses menjadi pesaing yang kuat untuk 2 bersaudara GL, GL Pro 145 cc, dan Gl Max 125 cc. Motor ini memiliki blok mesin hitam dan belum ada keranjang besi dibelakangnya (built up Jepang). Foto motornya ada dibawah.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Honda Win 1984.

Sumber



1990-2000

Masuk era 1990, Honda Win sudah dilengkapi embel-embel 100. Mulai dari sini, banyak PNS yang dibekali inventaris motor ini. Tapi motor ini dimasa ane kecil, lebih dikenal dengan nama Motornya Pak Lurah. Karena Pak Lurah pada masanya banyak memakai motor ini, walaupun faktanya bukan hanya Pak Lurah yang memakai motor ini. Ada juga Pak Guru, Pak Camat, Pak RT, Pak Pos, Pak Kepsek, dan Pak Bambang yang memakai motor ini. Namun julukan motor Pak Lurah sudah melekat pada motor ini.

Bensinnya terkenal irit, dengan tangki bensin 8 liter, dapat menempuh sekitar 50 km dengan 1 liter bensin. motor yang satu ini selain cocok untuk touring juga menjadi idola untuk urusan niaga. Pada varian ini juga masih mengusung lampu kotak gan sist.

Untuk blok mesinnya sudah diberi warna silver, pada generasi kedua, motor ini juga masuk di negara ASEAN (Thailand dan Vietnam) serta China dengan nama Win Federal. Motor edisi 1990 inilah yang dipakai Bang Doel untuk mencari kerja, nganterin Mak Nyak ,nganterin Zaenab pulang, ngapel ke rumah Sarah, dan dipakai Bang Mandra ngapelin Mpok Munaroh.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Honda Win Edisi 1990.

Sumber


2000-2005

Model terakhir muncul tahun 2000, masih dalam dua varian. Perubahan terjadi ada pada sisi spakbor depan-belakang, serta tutup pelindung rantai yang awalnya besi berubah menjadi plastik. Tahun 2005 menjadi akhir dari kiprah Si Win 100 gan sist, beruntung nih bagi kalian yang masih punya motor legend ini. Selanjutnya TS akan bahas Win 100 yang dipakai Bang Doel.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Honda Win 2005.

Sumber


Motor yang dipakai Bang Doel langisran tahun 1994/1995, koreksinya kalau salah gan sist. Motor ini muncul di sinetron setelah Babe Sabeni yang diperankan almarhum Benyamin meninggal dunia, nah motor ini sendiri dibelikan oleh Engkong Ali. Beliau gak tega melihat cucunya panas-panasan naik angkot atau metromini buat nyari kerja.

Motornya dibayar kontan sama Engkong Ali, maklum gan sist tanahnye banyak Si Engkong ini. Hal ini pun menimbulkan kecemburuan Mandra, dimana Mandra sebagai anaknya Si Engkong malah gak dikasih motor. Nah itu sedikit sinopsis ceritanya, buat nostalgia sejenak.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Versi semi trail.

Sumber


Dari awal lahir sampai disuntik mati tahun 2005, motor ini mengusung mesin yang sama gan sist. Mesinnya berkapasitas 97 cc, lebih tepatnya 97,2 cc. Dibekali transmisi manual 4 kecepatan, bahan bakarnya terkenal cukup irit pada masanya. Satu liter untuk 50 km, ada juga yang bilang satu liter untuk 60 km.

Motor ini termasuk kategori semi sport bukan full sport, hal ini terlihat dari kapasitas mesin yang kecil. Selain itu motor ini masih dibekali rem tromol alias belum cakram, rancangannya terkesan sederhana. Cocok dipakai sama kalangan bapak-bapak pada masanya gan sist, bukan untuk anak muda yang suka gaya-gayaan.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Behel legendaris, ada yang masih ingat ? emoticon-Big Grin

Sumber


Honda Win 100 juga dibekali keranjang atau behel belakang yang dirancang untuk membawa barang, ciri khas honda Win 100. Dengan adanya behel ini adalah indikasi bahwa motor ini dirancang untuk keperluan harian, selain itu joknya juga terkesan datar saja, tanpa ada lekukan.

Honda Win juga mengusung bentuk lampu serta body cenderung kotak, dimana kehadirannya menggantikan Honda S 90 yang dulu membawa bentuk bulat. Dulu belum ada LED, tapi Honda win sudah dibekali reflektor pada lampu utama dan buritannya. Reflektor akan memantul jika terkena sorot lampu kendaraan lain, lampu ini juga biasa disebut lampu kucing.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Lampu kotak legendaris.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Lampu kucing.

Sumber


Motor ini belum dibekali starter elektrik, untuk menyalakannya kita menggunakan kick starter alias diengkol pakai kaki. Memang starter elektrik bukan hal yang lazim digunakan motor laki pada masanya, kebanyakan dulu motor laki masih menggunakan kick starter. Trend kick starter muncul pada Honda Tiger 2000 yang dirilis tahun 1993.

Selain rancangan body serta lampu yang kotak, satu lagi yang unik dari Honda Win ada disektor mesin. Dimana silinder mesinnya ini dipasang dengan posisi tidur (mendatar), sama seperti posisi mesin motor bebek. Sebenarnya kebanyakan motor laki, silinder mesinnya dipasang dengan posisi tegak lurus.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Ilustarsi mesin Win 100.

Sumber


Yang unik motor ini dibekali stiker striping yang berbeda-beda dari generasi awal sampai yang terakhir, stiker ini biasanya dipasang disamping tangkinya gan sist, stiker ini kebanyakan berwarna cerah, seperti kita lihat foto diatas.

Harga jualnya saat ini, mulai dari Rp 5 juta untuk varian 90-an kebawah, dan 10-15 juta untuk tahun 2000 ke atas (varian tekahir). Semakin baik kondisi motornya, maka akan semakin mahal harganya. Pernah juga sebuah Win 100 dihargai sampai Rp 50 juta untuk yang masih full original, surat lengkap dan masih terawat serta taat pajak tentunya.

Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Tampak dari atas

Sumber


Sedikit cerita nih gan sist, Kepala Sekolah dan Guru Fisika ane sewaktu SMP juga memakai motor Honda Win ini. Setiap lewat parkiran guru yang dekat dengan mushola, pasti sering melihat motor ini nongkrong diparkiran. Selain itu, seperti yang ane tulis diatas. Motor ini juga banyak dipakai oleh PNS, tak heran jika dulu banyak menemui Win 100 dengan plat merah. Selain itu untuk diwilayah perkebunan, motor ini juga banyak dimodifikasi sebagai motor trail.


Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan

Win 100 plat merah, kendaraan inventaris PNS pada masanya.

Sumber


Sekian dulu ulasan motor klasiknya, motor inilah yang dulu pernah dipakai Om Rano di sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Tantangan terbesar merawat motor ini ada di spare part yang langka karena sudah tidak diproduksi, tapi bagi yang sudah hoby, hal itu bukanlah masalah berarti. Semoga tulisan kali ini bisa mengobati rasa penasaran dan mungkin juga rasa kangen kalian dengan motornya Pak Lurah ini emoticon-Big Grin

Satu lagi nih, bagi yang ingin berbagi pengalaman tentang motor ini atau menambahkan informasi, silakan nanti ikut berkomentar dibawah. Dan buat kalian yang mungkin masih punya unit motornya, silakan nanti ikut menyumbang gambarnya ya dikolom komentar. Sampai jumpa lagi ditulisan selanjutnya, dan tetap enjoy Kaskus emoticon-Angkat Beer


Klasik Lebih Asik


Referensi: 1.2.3.4
Ilustrasi: googlr image
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tukidjo dan 51 lainnya memberi reputasi
50
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Honda Win 100, Motor 'Pak Lurah' yang Dipakai Dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan
05-09-2020 08:20
motor inventaris desaemoticon-Big Grin

kalo kang Pos lebih sering pake sepeda ontel, trus ganti motor bebek..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
profile picture
kaskus addict
05-09-2020 18:44
pak lurahnya pake cs 1 ya, sekarang didaerah ane pegawai desa kayak sekdes dan kaur inventaris nya ngenmex
2
profile picture
kaskus geek
05-09-2020 18:52
@coens1982
sekarang tiap desa punya mobil siaga..
perangkat desanya sering keluyuran naik mobdin..emoticon-Big Grin
1
profile picture
kaskus addict
05-09-2020 19:00
@jagotorpedo betul bre, makanya jadi perangkat desa sekarang banyak peminat
1
profile picture
aktivis kaskus
06-09-2020 20:21
hahha iya bener jg gan
1
Memuat data ...
1 - 4 dari 4 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia