- Beranda
- Berita dan Politik
Tepok Jidat! Kasus Baru Covid-19 di RI Cetak Rekor Lagi
...
TS
sniper2777
Tepok Jidat! Kasus Baru Covid-19 di RI Cetak Rekor Lagi
Jakarta, CNBC Indonesia- Penambahan pasien positif Covid-19 mencapai rekor tertinggi sebanyak 2.719 orang, sehingga total kasus di Indonesia sebanyak 162.884 orang. Sebelumnya angka positif baru tertinggi tercatat pada 9 Juli 2020 dengan penambahan sebanyak 2.657 orang.
Meski demikian penambahan jumlah pasien yang sembuh sebanyak 3.166 orang masih lebih banyak dibandingkan pasien baru hari ini, sehingga total pasien sembuh mencapai 118.575 orang.
Sayangnya jumlah kasus meninggal juga bertambah 120 orang, sehingga totalnya 7.064 orang. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak 22 Juli, dengan penambahan kasus kematian 139 orang.
Daerah yang mencatatkan pertambahan kasus tertinggi yakni DKI Jakarta sebanyak 760 orang, sehingga total kasus menjadi 36.123 orang. Saat ini Jakarta masih menjadi hotspot corona di Indonesia.
Namun hari ini Jakarta juga mencatatkan pasien sembuh jauh lebih banyak yakni 1.538 orang sehingga total pasien sembuh menjadi 28.288 orang. Penambahan pasien sembuh ini menjadi yang tertinggi sejak 24 Agustus 2020 sebanyak 1.894 orang. Sementara angka kematian bertambah 11 orang menjadi 937 orang.
Selain itu Jawa Timur juga mencatatkan kasus terbanyak berikutnya sebanyak 367 orang, sehingga total kasus menjadi 31.696 orang. Dengan penambahan pasien sembuh sebanyak 341 orang, sehingga totalnya 24.990 orang. Dengan penambahan kasus meninggal 30 orang menjadi 2.282 orang, dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
https://www.cnbcindonesia.com/news/2...tak-rekor-lagi



tepok jidat!
Meski demikian penambahan jumlah pasien yang sembuh sebanyak 3.166 orang masih lebih banyak dibandingkan pasien baru hari ini, sehingga total pasien sembuh mencapai 118.575 orang.
Sayangnya jumlah kasus meninggal juga bertambah 120 orang, sehingga totalnya 7.064 orang. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak 22 Juli, dengan penambahan kasus kematian 139 orang.
Daerah yang mencatatkan pertambahan kasus tertinggi yakni DKI Jakarta sebanyak 760 orang, sehingga total kasus menjadi 36.123 orang. Saat ini Jakarta masih menjadi hotspot corona di Indonesia.
Namun hari ini Jakarta juga mencatatkan pasien sembuh jauh lebih banyak yakni 1.538 orang sehingga total pasien sembuh menjadi 28.288 orang. Penambahan pasien sembuh ini menjadi yang tertinggi sejak 24 Agustus 2020 sebanyak 1.894 orang. Sementara angka kematian bertambah 11 orang menjadi 937 orang.
Selain itu Jawa Timur juga mencatatkan kasus terbanyak berikutnya sebanyak 367 orang, sehingga total kasus menjadi 31.696 orang. Dengan penambahan pasien sembuh sebanyak 341 orang, sehingga totalnya 24.990 orang. Dengan penambahan kasus meninggal 30 orang menjadi 2.282 orang, dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
https://www.cnbcindonesia.com/news/2...tak-rekor-lagi



tepok jidat!

ionah dan 12 lainnya memberi reputasi
9
6.4K
98
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
694KThread•1Anggota
Tampilkan semua post
joesatriyono
#17
masih ane pantau tritnya, ntar kalo bodohnya udah rada over ane ditampolin satu-satu lagi

baca grafik statistik aja pada gak becus, sok mau mengkritik
juragan berdua tau bedanya swab test sama rapid test? dan tau nggak kapan keduanya akan dilakukan?

so far, itu angka real di indo, gak ada yang ditutupi, kalo ada sini ane minta data dan beritanya. pasti pada gak bisa ngasih kan? wong cuma khayalan aja. kenapa angka di indo bisa kecil? karena kluster di indo begitu ketahuan langsung diisolir dan lingkup isolasinya juga jelas, bisa lingkup RT, RW, atau ponpes kalo yang di jatim sekarang.

india kenapa bisa banyak? kasus india sama kayak jakarta, jumlah penduduknya yang over per lingkup isolasi kluster, makanya kelihatan gede jumlah swab testnya karena emang jumlah penduduknya yang buanyak per lingkup isolasi kluster. atau gampangannya, jumlah penduduk sekelurahan di jakarta itu bisa sama dengan jumlah penduduk se kecamatan dati II di daerah jateng misalnya.

Nih dibaca biar pinter dikit, dikit aja tapi
https://www.hindustantimes.com/india...BoZkytaaP.html
sama kayak di indo, kasus terbanyak ya kota terpadat kayak jakarta, surabaya. gak mungkin kasus terbanyak ada di trenggalek, tegal atau cileungsi.

baca grafik statistik aja pada gak becus, sok mau mengkritik
Quote:
Quote:
juragan berdua tau bedanya swab test sama rapid test? dan tau nggak kapan keduanya akan dilakukan?

so far, itu angka real di indo, gak ada yang ditutupi, kalo ada sini ane minta data dan beritanya. pasti pada gak bisa ngasih kan? wong cuma khayalan aja. kenapa angka di indo bisa kecil? karena kluster di indo begitu ketahuan langsung diisolir dan lingkup isolasinya juga jelas, bisa lingkup RT, RW, atau ponpes kalo yang di jatim sekarang.

india kenapa bisa banyak? kasus india sama kayak jakarta, jumlah penduduknya yang over per lingkup isolasi kluster, makanya kelihatan gede jumlah swab testnya karena emang jumlah penduduknya yang buanyak per lingkup isolasi kluster. atau gampangannya, jumlah penduduk sekelurahan di jakarta itu bisa sama dengan jumlah penduduk se kecamatan dati II di daerah jateng misalnya.

Nih dibaca biar pinter dikit, dikit aja tapi
https://www.hindustantimes.com/india...BoZkytaaP.html
sama kayak di indo, kasus terbanyak ya kota terpadat kayak jakarta, surabaya. gak mungkin kasus terbanyak ada di trenggalek, tegal atau cileungsi.
Diubah oleh joesatriyono 27-08-2020 16:53
User telah dihapus dan 6 lainnya memberi reputasi
3
Tutup
