News
Batal
KATEGORI
link has been copied
82
Lapor Hansip
16-08-2020 17:13

Kabar Baik, Obat Kombinasi Buatan Unair untuk Sembuhkan COVID-19 Berhasil 98%

Lima kombinasi obat untuk menghambat pertumbuhan virus corona (COVID-19) yang diteliti oleh Tim Peneliti Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, kini telah memasuki tahap izin produksi dan izin edar.

Kelima kombinasi obat tersebut adalah lopinatvir-ritonavir-azithromycin, lopinavir-ritonavir-doksisiklin, lopinavir-ritonavir-clarithromycin, hidroksiklorokuin-azithromycin, dan hidroksiklorokuin-doksisiklin.
Bahkan kombinasi obat temuan tim gabungan antara Unair, Badan Intelijen Negara, TNI AD, dan BPOM tersebut disebut sebagai obat COVID-19 pertama di dunia.
Rektor Unair Prof Mohammad Nasih menjelaskan, bahwa rujukan dari obat kombinasi yang ditemukan oleh tim gabungan menjadi obat COVID tersebut merupakan berbagai macam obat tunggal yang telah diberikan kepada pasien COVID-19 di berbagai belahan dunia.
Dari lima kombinasi itu, terdapat tiga kombinasi obat yang ditemukan oleh Unair dan telah melalui uji klinis. Ketiga kombinasi obat itu adalah lopinavir-ritonavir-azithromycin, lopinavir-ritonavir-doksisiklin, dan terakhir yakni hidroksiklorokuin dan azithromycin.
“Awalnya lima kombinasi, kemudian ada saran untuk mengambil tiga kombinasi terbaik saja, yang dampaknya paling besar. Akhirnya kami ambil tiga tersebut karena efektivitasnya mencapai 98%, dan kami lakukan uji klinis dengan mengujinya secara acak di lapangan,” jelas Prof. Nasih, Minggu (16/8).

Kabar Baik, Obat Kombinasi Buatan Unair untuk Sembuhkan COVID-19 Berhasil 98% (1)
Dalam melaksanakan uji klinis obat tersebut, Prof. Nasih mengatakan jika tim Unair tidak hanya melakukan pada satu pihak dan satu tempat saja. Dimana pihaknya mekakukan uji klinis pada 13 center di Indonesia, dan masing-masing center di koordinasi oleh salah seorang dokter profesional.
“Secara keseluruhan kami hanya ada satu tim, namun di beberapa daerah kami ada beberapa kelompok yang kami sebar menjadi 13 center, karena kami melakukan uji klinis untuk obar itu,” kata Prof. Nasih.
Agat dapat mempercepat proses rilis kombinasi obat tersebut, Prof. Nasih meminta kepada pihak TNI, Polri, BIN, IDI, Ikatan Apoteker Indonesia, Kimia Farma, serta Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, mau bahu membahu dan membuang ego sektoral masing-masing.

Tak hanya itu, ia juha berharap kepada pihak BPOM untuk memperlancar izin produksinya. Sehingga obat tersebut dapat diproduksi secara massal untuk kepentingan masyarakat Indonesia.
“Kami sudah diminta oleh Kimia Farma dan Lembaga Biologi TNI AD untuk menjelaskan petunjuk teknis dalam memproduksi obat kombinasi tersebut. Sehingga kami berharap kepada BPOM untuk dapat memperlancar izin produksi obat tersebut,” pungkasnya.

https://m.kumparan.com/beritaanaksur...98-1u0sIWoHiUH

Ratu inggris harap tunggu sebentar lagi sebelum order yaaemoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 7 lainnya memberi reputasi
6
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Kabar Baik, Obat Kombinasi Buatan Unair untuk Sembuhkan COVID-19 Berhasil 98%
16-08-2020 17:47
Hmmm...

Ane analisis sedikit.

Quote:Pertama, Lopinavir/Ritonavir dan Azithromycin.
Kedua, Lopinavir/Ritonavir dan Doxycycline.
Ketiga, Hydrochloroquine dan Azythromycin.


1. Semua obat di atas adalah obat sintesis lama dan udah ada di pasaran dengan berbagai brand/paten. Yang generik-nya juga ada.

2. Mengingat obat tersebut merupakan obat lama, ane yakin 90% sudah melewati tahap praklinis dan klinis. Sekarang tinggal ke tahap farmakovigilans yang perlu dipantau.

3. Temuan yang ditekankan di sini lebih mengarah ke temuan kombinasinya.
Analoginya mirip kombinasi pada obat tuberkulosis, cuma kalau di regimen untuk tuberkulosis lebih mengarah ke pencegahan resistensi bakterinya, dan kombinasinya sama-sama dari golongan antibiotik.
Mengingat obat-obat kombinasi untuk Covid-19 tersebut terdiri dari kombinasi yang lebih kompleks dibanding pada pengobatan pada tuberkulosis karena terdiri dari obat golongan antivirus, antimalaria, dan antibiotik, ane pikir bukan hal yang mudah untuk Unair sampai akhirnya ditemukan regimen kombinasi yang pas.

Salut buat Unair. emoticon-Shakehand2

Semoga bisa membuat Indonesia lebih jaya dan lebih sehat. emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mistervicks dan 9 lainnya memberi reputasi
10 0
10
profile picture
kaskus addict
16-08-2020 17:56
Regimen tu apa? Farmakovigilans tu apa?
2
profile picture
kaskus addict
16-08-2020 18:46
bisa tau obat2an gitu krn pernah jadi ts racun sianida ?
3
profile picture
kaskus addict
16-08-2020 18:58
emoticon-No Sara Please
2
profile picture
kaskus geek
16-08-2020 19:15
@nontonyukahhh Regimen = kurang lebih seperti pilihan kombinasi obat.
Farmakovigilans = pengawasan mutu, khasiat, dan keamanan obat pasca diedarkan.
2
profile picture
kaskus geek
16-08-2020 19:16
@daroi Bukan kok, gan.
3
profile picture
kaskus geek
16-08-2020 19:16
@samsol... Sisi saranya di mana, paku triplek? emoticon-Blue Guy Bata (L)
2
profile picture
kaskus addict
16-08-2020 19:23
@lupis.manis emoticon-No Sara Please

Nontong moto gp dulu bre ...tdi rossi ampir di hantam 2 motor melayang di sampingnyaemoticon-Ngakak
2
profile picture
kaskus addict
16-08-2020 20:02
Nyimak, kayaknya nih keren
3
profile picture
kaskus holic
16-08-2020 20:26
kabar baik,.. gw yakin
Unair, Badan Intelijen Negara, TNI AD, dan BPOM gak mungkin asal ngomong


kalo obat lama.. udah ada di pasaran
harusnya skrg udah dicoba di wisma atlet.. dan sebentar lagi banyak yg sembuh

scr statisktik kurva covid gelombang 1 bakal turun..

emoticon-Angkat Beer
3
profile picture
kaskus geek
16-08-2020 21:45
Oo tidak bisa. Obat Corona yg terbaik itu berasal dari Universitas Oxford yg dibuat oleh tim yg ada org Indonesianya yg namanya Indra siapa gitu emoticon-Big Grin Selain itu pasti obat cinak yg ga halal! ELU SEMUANYA AJA YG GA PAHAM AMPAS!
3
profile picture
kaskus addict
17-08-2020 00:06
Sekilas liat foto Conan kirain pak Dokter itu karena komenan nya tentang medis emoticon-Big Grin
2
profile picture
kaskuser
18-08-2020 19:11
@joscelin17 WHO udah nyetop ini obat2 karena ga ngefen dan efek samping nya bahaya, ngapa ini malah di pake lg?

https://www.google.com/amp/s/palu.tribunnews.com/amp/2020/07/05/who-hentikan-pengujian-hydroxychloroquine-lopinavir-dan-ritonavir-untuk-pengobatan-covid-19
0
Memuat data ...
1 - 12 dari 12 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia