Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
69
Lapor Hansip
05-08-2020 21:39

Wah, Bahan Ledakan Dahsyat Lebanon Ternyata Juga Muncul di Film Keren Ini

Di tengah dunia yang masih di dera Pandemi Covid - 19, publik internasional dikejutkan dengan tragedi lain: ledakan besar di Lebanon yang menewaskan banyak orang. 

Wah, Bahan Ledakan Dahsyat Lebanon Ternyata Juga Muncul di Film Keren Ini
Helikopter Memadamkan Api Ledakan di Beirut (Sumber: kompas)


Ledakan yang terjadi di Beirut Lebanon kemarin, 4 Agustus 2020, memang luar biasa. Dilansir Kompas.com, 5 Agustus 2020, insiden dahsyat itu sampai saat ini sudah menewaskan 78 orang. Disamping itu juga melukai hampir 4.000 orang di sekitarnya.

Wah, Bahan Ledakan Dahsyat Lebanon Ternyata Juga Muncul di Film Keren Ini

Fast and Furious (Sumber: amazon.com)


Jumlah korban masih dimungkinkan untuk bertambah. Proses evakuasi dan pencarian saat ini masih berlangsung. Pemerintah Lebanon mengumumkan masa darurat selama dua minggu atas insiden itu. Disamping itu juga masa berkabung selama tiga hari.

Wah, Bahan Ledakan Dahsyat Lebanon Ternyata Juga Muncul di Film Keren Ini
NOS (Sumber: mobilmo.com)


Lalu apa yang menyebabkan ledakan hebat itu terjadi?

Dilansir media yang sama, menurut Perdana Menteri Lebanon ledakan itu disinyalir disebabkan oleh Amonium Nitrat sebanyak sekitar 2.750 ton. Amonium Nitrat tersebut tersimpan di salah satu gudang di Pelabuhan Beirut. Amonium Nitrat sebanyak itu tersimpan bertahun-tahun di Pelabuhan kota itu sampai akhirnya meledak Selasa kemarin.

Lalu bagaimana Amonium Nitrat bisa membuat ledakan sedahsyat itu?

Amonium Nitrat adalah bahan untuk membuat pupuk, tetapi juga bisa untuk bahan peledak. Amonium Nitrat atau NH4NO3 ini akan meledak ketika dipanaskan atau terkena panas pada suhu tertentu. Maka jika ada 2.750 ton bahan tersebut mendapat panas dan meledak, maka ledakan menggegerkan seperti di Lebanon sangat mungkitn terjadi.

Yang menarik, dilansir detik.com, 5 Agustus 2020, bahan ini juga bisa untuk membuat Nitrous Oxside System atau biasa disebut dengan NOS. Amonium Nitrat atau NH4NO3 jika dipanaskan pada suhu tertentu akan terurai menjadi uap air (H20) dan dinitrogen oksida (N20) yang juga dalam bentuk uap. Dinitrogen oksida ini juga bisa dimanfaatkan pada mobil balap untuk menambah akselerasi dengan apa yang disebut dengan Nitrous Oxside System atau NOS.

Nah jika anada penggemar film aksi, penggunaan NOS ini muncul dalam film balap liar penuh aksi Fast and Furious. Para penggemar film ini tentu masih ingat bagaimana scene aksi Brian O'Conor yang diperankan Paul Walker dalam balapan. Ia berhasil menyalip lawan-lawannya dengan salah satunya mengandalkan NOS ini.

Penggunaan NOS memang bisa meningkatkan akselerasi sehingga langsung kencang secara instan. Tetapi penggunaan NOS secara berlebihan juga bisa merusak mesin dengan cepat.

Para penggemar Brian O'Conor jika masih ingat, dalam aksi di filmnya tersebut juga dilukiskan akibat negatif dari NOS. Intake manifold mobil panas akibat pemakaiannya. Tetapi Brian O'Conor mengabaikan hingga mobilnya berantakan.

Sebuah teknologi keren menantang tetapi juga beresiko. Berani mencoba...?I]

 
Referensi:

1. https://www.kompas.com/tren/read/202...p-bom?page=all

2. https://inet.detik.com/science/d-512...st-and-furious



 
Diubah oleh widoko
profile-picture
profile-picture
profile-picture
richardus96 dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Wah, Bahan Ledakan Dahsyat Lebanon Ternyata Juga Muncul di Film Keren Ini
06-08-2020 03:25
Wah, Bahan Ledakan Dahsyat Lebanon Ternyata Juga Muncul di Film Keren Ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
profile picture
kaskus maniac
06-08-2020 04:17
Wah....
0
profile picture
aktivis kaskus
07-08-2020 05:54
Setuju Bre....
Dgn meme nya...
emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus maniac
07-08-2020 06:46
@darklight89 F1 lewat...
0
Memuat data ...
1 - 3 dari 3 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia