News
Batal
KATEGORI
link has been copied
78
Lapor Hansip
18-07-2020 13:44

"Hanya Disuruh Foto Telah Terima Bantuan, tetapi Saya dan Istri Tak Terima Dananya"

"Hanya Disuruh Foto Telah Terima Bantuan, tetapi Saya dan Istri Tak Terima Dananya"

Kinem, ibu penderita kanker yang tinggal di Kecamatan Wonosamudro, Boyolali, Jawa Tengah, mengaku telah didatangi sejumlah donatur. Di dalam hati Kinem sempat tebersit harapan ketika dirinya diminta untuk berfoto sambil memegang kertas bertuliskan bantuan uang senilai puluhan juta rupiah. "Saya dan istri hanya diminta pegang kertas yang ada tulisan nominal uangnya, lalu di foto-foto. Tetapi, uang tidak pernah saya terima," kata Nursam, suami Kinem. 

Disuruh Foto Terima Bantuan tapi Tak Pernah Mendapatkan Meskipun hanya diberi janji palsu, Nursam mengaku tak sakit hati. Dirinya pun berharap suatu saat akan ada bantuan yang benar-benar bisa membantu pengobatan istrinya. 

"Tidak apa-apa, saya hanya berdoa agar istri segera sembuh. Bantuan yang tak sampai itu cukup banyak, ada yang Rp 10 juta, Rp 30 juta, Rp 25 juta. Saya tidak terima uangnya, hanya kertas yang masih tersimpan," kata Nursam. Namun demikian, untuk bantuan senilai Rp 30 juta, Nursam mengaku telah ditransfer sebesar Rp 7 juta. "Ini saya nerima Rp 7 juta. Ditransfer lewat rekening saya," kata Nursam sambil menunjukkan kertas donasi dari pihak pendonasi. Pernyataan ini mengklarifikasi berita sebelumnya yang ditulis Nursam tidak menerima sama sekali sepeser pun bantuan dari pihak pendonasi. 

Nursam menceritakan, istrinya menderita kanker di dagu sejak 2009. Akibat terserang kanker, muncul benjolan besar di bagian bawah mulut. Kondisi tersebut membuat Kinem susah untuk berbicara dan makan karena lidahnya terjulur keluar. Tak hanya itu, kanker telah membuat giginya rontok. "Untuk makan dan berbicara susah," jelas Kinem saat ditemui di rumahnya, Dusun Gilirejo, Desa Gunungsari, Jumat (17/7/2020).


Sempat dibawa ke rumah sakit Kinem beberapa kali dibawa ke dokter untuk diobati. Terakhir, Nursam membawa istrinya itu ke RSUD Moewardi di Solo. Hal itu, menurut Nursam, sekitar dua tahun dan Kinem dirawat selama 14 hari. Namun, selama itu, tidak ada tindakan medis yang dilakukan. Baca juga: Derita Ibu Lima Anak, Sembuh dari Corona, Ditolak Warga dan Keluarga... "Hanya tiduran di kamar, tidak jadi dioperasi karena kondisi drop," ungkapnya. Sementara itu, Nursam yang bekerja serabutan mengaku kesulitan untuk melakukan pengobatan lagi. Di sisi lain, dirinya masih harus menghidupi kelima anaknya.


https://regional.kompas.com/read/202...ri-tak-terima


ANE MENCIUM AROMA KLENTIT...EH KENTIT
(uang buat korban malah kentit alais ditilep, dan laporan ke bosnya udah terima)

BUKAN INDONESAH KALO GA POTONG SANA SINI

PEMIMPINNYA AJA GA BERDAYA HUKUM JERA KORUPTOR

DAH MENAHUN SISTEM BIROKRASI LEWAT POS SANA SINI, PALAK SANA SINI, POTONG SANA SINI, AKHIRNYA MASUK KE KANTONG SENDIRI

YAH SEMOGA LEKAS SEMBUH
Diubah oleh nevertalk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ceuhetty dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
"Hanya Disuruh Foto Telah Terima Bantuan, tetapi Saya dan Istri Tak Terima Dananya"
18-07-2020 14:11
Menjijikkan, pelakunya kayak ga pernah dpt pelajaran agama aja emoticon-Mad
profile-picture
entop memberi reputasi
1 0
1
profile picture
kaskus addict
18-07-2020 15:12
Agama itu gak penting kata kaskuser bikin miskin
0
profile picture
18-07-2020 15:49
@accelero orang ga beragama juga bisa bermoral kan?
0
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
kaskus addict
18-07-2020 15:56
@youser.baru menurut gua malahan orang agnostik yg banyak korupsi diindonesia

Malahan kalo acuannya partai, partai yg paling liberal yg byk korupsi diindonesia
0
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
kaskus addict
18-07-2020 16:05
@youser.baru lo tau arti agnostik?
0
Post ini telah dihapus oleh KS06
profile picture
newbie
18-07-2020 20:58
@accelero @youser.baru Bener gan, apalagi dengan doktrin dosa bisa ditebus atau dihapuskan dengan ibadah dan juga puasa di bulan ramadhan, lalu bisa kembali ke fitri.

Tidak seperti orang2 Jepang yg kalau melakukan blunder justru menebusnya dengan bunuh diri.
Orang Indonesia kedapatan salah atau korupsi justru senyum sumringah seperti Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.
0
Memuat data ...
1 - 8 dari 8 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia