Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
350
Lapor Hansip
25-06-2020 05:40

Kegagalan OT dalam Persaingan Bisnis Mie Instan

Membahas perusahaan yang memproduksi mie instan di negeri ini memang menarik, banyak sekali brand-brand yang bersaing memperebutkan hati konsumen. Di negeri ini pasti tak asing lagi dengan persaingan indomie dan mie sedaap dari dua perusahaan yang berbeda, akan tetapi jangan lupakan brand-brand lain yang meramaikan pasar mie instan di indonesia. Dengan banyaknya brand mie instan di indonesia pastinya banyak sekali opsi pilihan mie instan dengan berbagai varian rasa.
Kegagalan OT dalam Persaingan Bisnis Mie Instan

Credit : eriksimple.blogspot.com

Tak semua brand mie instan bisa sukses di pasaran. Nama besar tak selalu menjadi jaminan produknya bisa terus lama di pasaran karena ketatnya persaingan mie instan di negeri ini. Perusahaan  Orang Tua atau dikenal dengan OT yang terkenal dengan brand Wafer Tangonya pernah terjun membuat produk mie instan di pasaran. Jika kita telisik produk dari OT ini memang banyak dan biasanya produk yang diproduksi adalah berbagai jenis snack.

Tahun 2000an awal perusahaan OT merilis mie instan ke pasaran mulai dari Mie Selera Rakyat yang harganya ekonomis dengan tambahan pangsit di dalamnya, lalu ada happy mie yang berlogo ibu dan anak-anak serta Mie instan Kare mie yang terkenal dengan kuah kentalnya. Ketiga Produk ini pernah berada di pasaran meramaikan persaingan dalam dunia mie instan. Happy Mie adalah mie instan yang dirilis duluan sebelum Mie selera rakyat dengan menawarkan dua rasa yaitu Rasa sup ayam bawang dan special fried noodles. Tak bertahan lama di pasaran, mie ini pun hilang begitu saja.

Kegagalan OT lewat produk happy mienya membuat OT membuat mie instan baru yaitu mie Selera Rakyat yang saat itu ane masih ingat mie tersebut beredar di tahun 2004. Dari segi mienya sendiri cukup menarik karena harganya murah dan didalamnya ada toping pangsitnya. Untuk segi rasa cukup lumayan enak meskipun pada akhirnya produk ini gagal di pasaran. Strategi promosi yang tidak efektif serta penamaan mie selera rakyat membuat persepsi yang negatif dari masyarakat seperti anggapan kualitasnya kurang bagus dan sebagainya, belum lagi dengan komplain lainnya seperti dari segi rasa dan lain sebagainya. Mie selera rakyat bernasib sama dengan happy mie hingga produk ini ditarik dari pasaran.
Kegagalan OT dalam Persaingan Bisnis Mie Instan

Credit : idntimes.com

Kegagalan Dua produk Mie instan tak menyurutkan langkah OT untuk merilis Mie instan baru. Mie kare pun dilempar ke pasaran, dengan ciri khasnya yang unik yaitu kuahnya yang kental membuat produk mie kare bisa cukup lama bertahan di pasaran. Namun sayang sekali mie instan kare mie juga bernasib serupa ditarik dari pasaran dan produknya menghilang begitu saja. Padahal menurut ane sendiri produknya bagus dan segi rasanya juga enak. Faktor gagal untung dan juga komplain dari konsumen karena mienya kurang enak membuat produk ini tak ditemukan lagi di pasaran. Kegagalan OT dalam mie instan inilah membuat produk mie instan dari OT tidak ada lagi di pasaran dan hingga kini OT belum merilis mie instan kembali. Brnad besar tak selalu jaminan produk bisa sukses, strategi marketing yang tepat seperti penamaan brand dan juga kualitas rasa adalah sesuatu yang jangan terlewatkan. Ditengah persaingan bisnis yang ketat, strategi bisnis haruslah strategis dan jitu agar meraih hati para konsumen. Demikian paparan tulisan ane kali ini, bagaimana pendapat agan dan sista? silahkan sampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa di tulisan selanjutnya. emoticon-Big Grin

Sumber : 
Opini Pribadi dan Inspirasi Kehidupan
Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3
Sumber 4
Sumber gambar via google images

profile-picture
profile-picture
profile-picture
japarina dan 53 lainnya memberi reputasi
54
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Kegagalan OT dalam Persaingan Bisnis Mie Instan
25-06-2020 08:26
kehidupan di FMGC emang kerassssss,bukan cuma di mie instan saja, kalau ga salah produk OT itu Teh Gelas juga ga gan??
udah jarang ane liat dibanding teh pucuk.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
farhan.faf dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
profile picture
KASKUS Plus
25-06-2020 09:09
ya kaya Tanggo aja gan, emng serem2 segmen yg bergerak cepat kaya begini
1
profile picture
kaskus addict
25-06-2020 12:49
agree, yang kompetitornya terbatas dan 1 jenis macam rokok aja warbyasah persaingannya apalagi FMCG makanan kayak gini ..
1
profile picture
Aktivis Reg. Banyuwangi
26-06-2020 08:31
bener.. OT cukup banyak segemtasi pssarnya

kalo dari pengamatan ane juga tango 2k lebih sedikit stok daripada nabati, ( pengamatan selama ini nyari cemilan wafer dari tomo kecil sampe besar) emoticon-Leh Uga
0
profile picture
kaskus addict
26-06-2020 09:01
teh gelas masih sering kok, dari segi harga juga cukup murah sih
0
profile picture
kaskus addict
26-06-2020 09:32
teh gelas masih jadi andalan bocah2 disini gan. bersaing ama teh rio. teh kemasan seribuan
0
profile picture
kaskuser
26-06-2020 19:06
@uoykcuf teh rio yang udah jarang kayaknya ya? di tempat ane dah langka kayaknya.
0
profile picture
kaskus addict
26-06-2020 19:38
@hab.sim @uoykcuf teh rio kalah sama teh gelas
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia