Food & Travel
Batal
KATEGORI
link has been copied
2
Lapor Hansip
02-06-2020 19:19

Tuhan Datang saat aku Tersesat di Nusa Penida Bagian Barat

Pagi buta aku berangkat bersama seorang teman akrabku, kebetulan kita sama-sama suka jalan-jalan, dan mengabadikan sesuatu yang menarik apapun itu tentang Wisata yang ada di Pulau Bali.Aku berangkat dari rumahnya menyebrang menuju Pulau Nusa Penida melalui salah satu pelabuhan yang ada di Pulau Bali, yakni Pelabuhan Kusamba yang berokasi di Kungkung, Bali.
Untuk harga Tiket penyebrangan dari Pelabuhan Kusamba menuju pulau Nusa Penida dengan menggunakan Fastboat saat itu Rp.50.000/orang.Perlahan Fastboat yang kami tumpangi perlahan beranjak dari pelabuhan menuju ketengah laut untuk menyebrang, sesekali Fastboat yang kami tumpangi sesekali bikin deg deg gan, karena memang saat itu Ombak sedikit besar.


Tak terasa sudah hampir 30 menit Fastboat yang kami tumpangi sudah bersandar di Pelabuhan Sampalan Nusa Penida, di pelabuhan ini banyak sekali penyedia rental Motor yang siap utnuk dipake, dan saya pun meenyewa motor selama berlibur di Nusa Penida. Untuk biaya rental motor saya Rp.50.000/hari. Proses rental motornya pun tidak ribet, kita bisa bayar sebelum dan sesudah menyelesaikan liburan kita di Nusa Penida. tanpa buang waktu kami pun beranjak mencari tempat penginapan.

Loasi yang wisata yang kami tuju adalah Nusa Penida bagian barat, yakni Wisata Klingking Beach, Broken Beach, Angel's Billabong, ketiga tempat wisata ini berjarak kurang lebih 1 Jam perjalanan berkendaraan sepeda motor dari tempat penginapan kami. Mengawali perjalanan kami d Klingking beach, setelah itu lanjut menuju Broken beach, dan tidak jauh lokasi Broken beach kita bisa berjalan kaki menuju Anggel's Billabong, tentunya keseruan dan pemandangan pantai luar bisa kami nikmati, berbagai moment kami dapatkan.

karena saking serunya tempatnya wisata ini, tidak terasa sudah waktu beranjak sore dan hari mulai gelap menyelimuti area atau lokasi wisata yang kami kunjungi ini, perlahan lahan satau persatu orang-orang beranjak pergi meninggalakan tempat wisata. aku pun mulai cemas dengan keadaan yang gelap.

Aku: De ( Nama panggilan temanku), kita balik yok ke penginapan ini sudah gelap  suasanya

   Made: Bentar lagi ia, suasana senjanya keren, sabar ia

  Aku:           Aku pun mulai gelisah dan terus membujuk teman ku agar secepatnya bergegas dari lokasi wisata.

Made: Yok kita pulang, astagaaa....sudah gelap (sambil bicara sendiri)

Aku: Apakah kita bisa menuju ke jalan besar untuk menuju penginapan?

Made: Tenang saja Ada Mbah Google.. (dengan nada becanda)

Aku: Ya sudah kita balik

Kamipun segera menuju tempat parkiran kendaraan kami, bener-bener gelap dan hanya dibantu penerangan lampu HP saja. Perlahan-lahan kami pun menelusuri jalanan yang kami lewati sewaktu berangkat ke lokasi wisata tersebut, kira-kira 7 menit berjalan meninggalkan area parkir, kami mulai bingung arah jalan yang sama sekali tiadk terlihat,, gelap. Hingga ketemu pertigaan kecil ditengah hutan.

Aku: De...gimana ini? Ya Tuhan...ini jalan kemana?

Made: Astaga aku juga bingung, Batrey hp juga mau drop, ya Tuhan gimana nie.

Aku: Ya udah kita turuti aja jalan sebelah kiri

De: Sebelah kanan mungkin

Kamipun sedikit berdebat kemana jalan menuju kearah jalan Raya.Kami pun terus menelusuri jalan setapak yang kami tidak tahu ada apa sekeliling kami, bener-bener membuat aku jadi taku, sesekali aku menoleh kebelakang sambil ketakutan di bonceng, teraa ada yang menarik, sekian meneit kami menelusuri jalan setapak, belum juga terlihat tanda-tanda lampu jalanan, aku pun mulai gelisah dan takut. tiba-tiba temanku meberhentikan motor untuk menepi ingin menelpon ke Penginapan, tapi sayangnya batrey hp kami udah dro, aku dan temanku pun sanagt gelisah dan ketakutan.

Kami pun sepakat untuk menelusuri lagi jalanan yang entah dimana ujungnya, dan setelah beberapa menit melanjutkan perjalanan, kami berdoa sambil mau menangis minta pertolongan kemana, tak ada cahaya lampu, tak seorangpun lewat. Tiba-tiba dipertengahan jalan, ada seseorang yang melintas di depan kami, seketika itu aku pun teriak.

Aku: Pak.....pak...tolong kami bisakah bapak berikan kami petunjuk jalan ke arah Jalan Raya?

De: Pak tolong kami,

Bapak: Hm.....

Bapak itu terdiam dan memandangi kami dengan wajahnya yang samar-samar tidak terlihat nyata, bapak itu hanya berkata

Bapak: Berjalanlah terus jangan melewati arah kiri, terus berjalanlah, Jangan takut.Akupun semakin ga tenang, karena di tengah hutan jam segini ada orang yang melintas, pikiran kami aneh-aneh.

Aku: Terima kasih pak, suksma

Aku pun segera naik kembali ke motor sembari ketakutan, namun apa yang aku lihat seperti tak pernah terlintas dala pikiranku, saat aku naik dimotor, dan sembari mengucapakan kembali rasa terima kasihku kepada bapak tersebut, baru saja aku menoleh kebelakang, tiba-tiba bapak itu sudah tidak ada lagi, aku langsung merinding dan kami berdua ketakutan, namun tetap berdoa sepajang jalan.

Hampir 10 menit berjalan menelusuri jalanan yang disyaratkan bapak yang kami temui ditengah jalan tadi, sesekali kami bicara dan bertanya tanya, kenapa bapak itu menyuruh kita menelusuri sebelah kanan dari jalan ini, karena hari semakin malam dan gelap, kami terus berjalan hingga dari kejauhan sudah mulai terlihat cahaya lampu yang sedikit terang, kami pun terus berjalan dan akhirnya tiba di sebuah ujung jalan yang mengarah ke jalan besar.

Kami pun berhenti sejenak saat sampai di jalan besar, sesekali menghembuskan nafas lega, dan akhirnya kamipun melanjutkan perjalanan untuk pulang ke penginapan, cemas dan penasaran ku terhadap orang yang kami temui ditengah hutan masih membuat ku bertanya-tanya, dari mana asalnya orang tersebut, tiba-tiba melintaas di tengah jalan, kami pun mulai menanyakan ke orang yang ada di penginapan.

Setelah kami dapat Informasi aku dan temanku hanya bisa termangu dan geleng-geleng kepala, ternyata Bapak yang kami temui tersebut memberi kami petunjuk jalan yang benar, Dan ternyata disampin kiri jalan yang kami lewati itu adalah Jurang yang sangat dalam, dan sering kali orang terjatuh dan terpeleset. Apakah ini suatu kebetulan atau apa? kenapa ada orang yang tiba-tiba melintas, itu saja yang masi membuat aku bingung. Apakah ini bentuk pertolongan Tuhan kepada hambanya. Terima kasih Tuhan.


Sekian dan terima kasih sudah sempatkan membaca artikel ini, semoga bisa jadi pengalaman didalam menuju tempat-tempat yang mungkin kita tidak tahu pasti rah pulang,




Tuhan Datang saat aku Tersesat di Nusa Penida Bagian Barat
Diubah oleh dhani300
profile-picture
profile-picture
profile-picture
balipeduli dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Tuhan Datang saat aku Tersesat di Nusa Penida Bagian Barat
10-06-2020 23:52
Sobat semua, mohon maaf ia kalau penulisan kata-katanya tidak bagus, soalnya saya masih bari di sini, jadi mohon dukungannya ia.
Terima kasih
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Outdoor Adventure & Nature Clubs
nostalgia-merbabu-via-thekelan
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia