News
Batal
KATEGORI
link has been copied
287
Lapor Hansip
29-05-2020 09:42

Kemampuan Pelajar: Cina dan Singapura Teratas, Indonesia peringkat 6 dari bawah

Negara-negara Asia mendominasi peringkat kemampuan pelajar versi OECD. Yang dinilai adalah kemampuan membaca, matematika dan sains para siswa dari 79 negara. Indonesia duduki peringkat 6 dari bawah.

Empat provinsi di Cina, Beijing, Shanghai, Jiangsu dan Zhejiang, menduduki peringkat teratas dalam survei kemampuan pelajar PISA (Programme for International Student Assessment) versi OECD yang hasilnya dirilis di Paris. Ke-empat provinsi itu mencapai skor 555, diikuti oleh Singapura dengan 549, Macao (525) dan Hong Kong (524).
Survei PISA dilakukan Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan OECD setiap tiga tahun di antara 37 negara anggotanya ditambah 42 negara mitra dagang dan ekonomi. Survei terbaru memuat data-data dari tahun 2018.
Jerman menduduki peringkat 20 dengan skor 498. Indonesia hanya mencapai skor 371 dan menduduki peringkat ke-6 terbawah. Peringkat ini didasarkan pada penilaian kemampuan membaca, yang dinilai jadi faktor terpenting.
Survei PISA dilakukan berdasarkan tes dua jam yang melibatkan 600.000 siswa berusia 15 tahun dari negara-negara peserta. Yang diuji adalah kemampuan membaca dan memahami materi yang dibaca, kemampuan matematika dan kemampuan sains.


Kemampuan Pelajar: Cina dan Singapura Teratas, Indonesia peringkat 6 dari bawah



Guru berkualitas dan pendidikan yang adil?
"Di banyak negara Asia, pendidikan anak-anak adalah prioritas nomor satu," kata Eric Charbonnier, pakar pendidikan di OECD. "Guru memiliki pelatihan berkualitas tinggi dan ada investasi di sekolah yang mengalami kesulitan," tambahnya.
Dalam kemampuan membaca dan memahami, yang dianggap OECD sebagai indikator utama potensi pendidikan, negara dengan kinerja terbaik adalah negara Baltik kecil Estonia, diikuti oleh Kanada, Finlandia dan Irlandia.
Sedangkan negara-negara Eropa yang lebih besar berada jauh di belakang, Inggris di peringkat 14, Jerman ke-20 dan Prancis ke-23. Amerika Serikat berada di peringkat ke-13.
Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria mengatakan, para siswa dari empat provinsi di Cina telah "mengungguli sebagian besar rekan-rekan mereka dari 78 sistem pendidikan yang berpartisipasi (dalam survei)".
Selain itu, 10 persen siswa yang paling "miskin" secara sosial-ekonomi di empat wilayah ini "juga menunjukkan keterampilan membaca yang lebih baik daripada rata-rata siswa di negara-negara OECD, serta keterampilan yang mirip dengan 10 persen siswa yang paling diuntungkan di beberapa negara ini," katanya dalam konferensi pers di Paris.


masing-masing wilayah luasnya setara dengan negara OECD pada umumnya, meskipun pendapatan mereka jauh di bawah rata-rata OECD.

Status ekonomi sering menentukan kinerja siswa
"Kami juga melihat peningkatan luar biasa di beberapa negara yang kinerjanya jauh di bawah rata-rata OECD, tetapi mereka meningkat sangat cepat," katanya, merujuk pada Albania, Moldova, Peru dan Qatar.
Melihat hasil survei dari negara-negara maju anggota OECD, Angel Gurria menyebut hasilnya "mengecewakan". Di  sebagian besar negara anggota "hampir tidak ada peningkatan dalam kinerja siswa mereka" sejak survei PISA pertama pada tahun 2000.
Bahkan di Jerman, sekalipun menduduki peringkat lumayan baik, skor di ketiga kategori yang diperiksa memburuk dibandingkan angka-angka dari tahun 2015. Namun status ekonomi di Jerman masih sangat menentukan kinerja siswa.
OECD memuji Brasil, Indonesia, Meksiko, Turki dan Uruguay karena telah mendaftarkan lebih banyak anak berusia 15 tahun dalam pendidikan menengah "tanpa mengorbankan kualitas pendidikan yang disediakan".
Angel Gurria mengatakan, sementara beberapa negara telah menunjukkan bahwa latar belakang sosial ekonomi seharusnya tidak menjadi indikator kinerja pendidikan, namun bagi banyak negara, kesetaraan dalam pendidikan belum tercapai.
"Adalah sangat mengecewakan, bahwa di banyak negara kode pos siswa tetap menjadi indikator terpenting mengenai prestasinya," tandasnya.

https://www.dw.com/id/survei-kemampu...20/a-51524700

ya akhi

china diatas amerika?
uda pasti ini bukan PISA
tapi CISA

emoticon-Matabelo 
Diubah oleh nasbung.idiot
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 18 lainnya memberi reputasi
17
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Kemampuan Pelajar: Cina dan Singapura Teratas, Indonesia peringkat 6 dari bawah
29-05-2020 09:55
yg di china yg di tes cuman propinsi gede atau kota maju nya ya jelas kedongkrak jauh nilai2 test pelajarnya. coba yg propinsi kecil dan terbelakang jg di-ikutkan macem prov xinjiang, guangxi, ningxia, guizhou dll pasti hasilnya jauh berbeda
profile-picture
profile-picture
darck91 dan tepsuzot memberi reputasi
2 0
2
profile picture
kaskuser
29-05-2020 10:02
Kemampuan Pelajar: Cina dan Singapura Teratas, Indonesia peringkat 6 dari bawah

emoticon-Matabelo
0
profile picture
kaskus geek
29-05-2020 10:10
semua nya pasti diambil dari kota besar... kalau german kota besar china kota kecil, model sampling apa itu... variable nya udah ga sama
0
profile picture
kaskus addict
29-05-2020 11:44
@kily89 seharusnya sampling nya lebih acak, ini kan penilaian tingkat nasional bukan tingkat provinsi.

makanya yang dikasih bintang hanya china, karena hanya disitu yang samplingnya bias.
0
profile picture
kaskus geek
29-05-2020 11:51
@kampret.strez gimana sih sampling bias. yang namanya sampling harus fair... masa satu diambil dari desa satu diambil dari kota besar... kalau mau acak juga di ambil standard kota besar... kalau ga Singapore yang negara kecil untung lah.... Standard pendidikan yah di kota besar nya
0
profile picture
kaskus addict
29-05-2020 11:56
@kily89 negara kecil kalau sampling nya acak juga nggak apa-apa.

ini kan penilaian keseluruhan pendidikan tingkat nasional, bukan penilaian kota-kota besar saja
0
profile picture
kaskus geek
29-05-2020 13:02
@kily89 @kampret.strez Ranking indon 11 12 ma semua negara ngarab jadi kagak usah ngeles
0
profile picture
kaskus addict
29-05-2020 13:27
Goblok ya goblok jangan ngeles. Di sini pribumi pinter ngbaik doang no 1 emoticon-Wakaka
1
profile picture
kaskuser
29-05-2020 14:34
@Newbie220502 jangan kenceng" napa emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus addict
29-05-2020 15:51
Yang bikin survey kan cina, ya cina harus menang dong.

emoticon-Leh Uga
0
profile picture
kaskus geek
29-05-2020 15:59
@darck91 lo dah ga punya malu yah ngomong tanpa ilmu?? ketauan banget goblognya
0
profile picture
29-05-2020 18:36
@Newbie220502 wkwkwk semua org suka ngn*td,liat aja tuh masyarakat sipit penduduuknya sampe tumpeh tumpeh kemana mana,
0
profile picture
kaskus addict
29-05-2020 18:59
@wartegnikira277 lu ngomongin taun berapa bre? Jangan kudet la. Di sono udah lama penduduknya gak mau punya anak selain dilarang pemerintah sekarang mereka ada kesadaran sendiri. Lu bandingin di sini liat la pribumi beranak pinak kayak curut padahal dari segi ekonomi gak mendukung. Mikir ngbaik doang kalau jadi anak gak pernah dipikirin. Dungu emoticon-Wakaka
0
profile picture
29-05-2020 19:25
@Newbie220502 wkwk taun berapapun ngbaik paporit bre,mereka merem aja ngbaik mulu apalagi matanya ke buka,ngbaik terus,sampe di negara org juga ngbaik
0
profile picture
kaskuser
29-05-2020 22:41
@Newbie220502
Cie blunder emoticon-Ngakak (S)
Gila wik-wik gak kenal ras cuy emoticon-Malu (S)
0
profile picture
kaskus addict
29-05-2020 22:49
@kily89 lu butthurt banget brey emoticon-Leh Uga
0
profile picture
kaskus addict
29-05-2020 22:50
@rickdn goblok wik wik beranak pinak kayak tikus ras lu. Gak mikir duit. Nista sekali emoticon-Leh Uga
0
profile picture
kaskus geek
30-05-2020 07:17
@darck91 paling males ga baca komen sok pinter... mau benci suatu negara atau orang silahkan tapi pake alasan yang jelas, jangan ga nyambung
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia