News
Batal
KATEGORI
link has been copied
463
Lapor Hansip
28-05-2020 12:34

Berlaku 1 Juli 2020, Jual Beli Online Kena Pajak 10%

Quote:
Berlaku 1 Juli 2020, Jual Beli Online Kena Pajak 10%
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% akan dikenakan atas pembelian produk dan jasa digital dari pedagang atau penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) berlaku mulai tanggal 1 Juli 2020.

Pengenaan pajak itu baik perdagangan dari luar maupun dalam negeri, yang mencapai nilai transaksi atau jumlah traffic dan pengakses tertentu dalam kurun waktu 12 bulan. Demikian seperti dilansir laman setkab, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan berusaha (level playing field) bagi semua pelaku usaha, di dalam maupun luar negeri, baik konvensional maupun digital.

https://economy.okezone.com/read/202...-kena-pajak-10


aneh ya ? barang yg dijual pedagang online banyak yg uda kena pajak, trus di jual lagi ke konsumen, mau dikenain pajak lagi????
Diubah oleh hyperfuck
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 51 lainnya memberi reputasi
48
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Berlaku 1 Juli 2020, Jual Beli Online Kena Pajak 10%
28-05-2020 12:34
pajak berganda, klo netflik dkk gw setuju harus dipajakin
Diubah oleh hyperfuck
profile-picture
profile-picture
profile-picture
berakalbaik dan 11 lainnya memberi reputasi
12 0
12
profile picture
kaskus addict
28-05-2020 13:59
dengan aturan ini, netflix, spotify, dll jadi harus bayar pajak
0
profile picture
kaskus addict
28-05-2020 14:01
harus itu gan karna mereka cari duit di indo, jadi harus kontribusi ke negara @MoodyMoodPecker
0
profile picture
kaskus addict
28-05-2020 14:01
@hyperfuck setuju gan
0
profile picture
kaskus maniac
28-05-2020 22:38
Pajak berganda darimana? ente gak ngerti mekanisme PPN jadi nganggepnya jualan dipotong pajak 10%, padahal yang dimaksud itu jualan online si penjual harus mungut 10% PPN dari harga jual dia ke pembeli, jadi si pembeli yang dibebani pajak 10%

panjul, gak ngerti pajak asal ngomong pajak berganda, emang pajak satunya lagi apaan? mana ada penjual online bayar pajak sepeser pun, kecuali para official store yang pasti sudah berbentuk badan hukum itu iya bayar PPh badan tiap tahun
0
profile picture
kaskus geek
28-05-2020 22:57
@KyraAltair pajak berganda karena barang yang dia jual sudah kena pajak ntong. Lom pph dari si empunya toko juga kena pajak PPh dan ppn. Lah yang punya toko sudah kena pajak ini kalau kena lagi karena transaksi online namanya pajak berganda paham kagak maksud dia ?
1
profile picture
kaskus addict
28-05-2020 23:00
gini lo gan, sy penjual non official store di toped, sy beli barang uda kena ppn di luar, masak sy jual lagi di toped dikenain pajak lagi klo jadi terapkan, barang sy jadi mahal dong, jadi ga laku @KyraAltair
0
profile picture
kaskus addict
28-05-2020 23:04
secara rata2 penjual online di market place, rata2 ga berbadan hukum@KyraAltair @slider88
0
profile picture
kaskus maniac
28-05-2020 23:18
@hyperfuck gini lo gan, gw kasih pengertian yang simpeeeel bgt buat orang awaaaaaaam

PPN itu beban konsumen akhir, artinya siapa yang terakhir membeli untuk dinikmati/memakai dia yang nanggung bebannya

nah, klo ente selama ini jualan gak ada PPNnya, otomatis itu PPN dari ente beli barang/jasa berarti jadi beban ente, yang artinya ngurangin omzet ente donk

tapi kalau ente nanti jualan sudah bisa memungut PPN ke konsumen, itu beban PPN teralihkan ke konsumen, bukan ke ente

ilustrasi kalau ente saat ini, beli Ponsel 11 juta buat dijual lagi, 1 juta PPN yang jadi Pajak Masukan

ente jual 15 juta, berarti profit ente 4 juta karena modal ente 11 juta (PPN jadi beban ente)

nah sekarang klo ente nerapin PPN ketika jualan, berarti harga jualnya jadi 16,5 juta, dengan catatan 1,5 juta itu PPN, Pajak Keluaran

nah PK-PM = 1,5 - 1 juta = 500 ribu bayar ke kas negara

nah berapa profit ente? 16,5 juta - 11 juta - 500rb = 5 juta

keliatan kan bedanya untung mana?? itu angka 1 barang, dan dalam juta, coba kalau omzet ente miliaran

masalah barang ente jadi mahal? so what? klo emang barang ente top quality, good service, etc orang rela koq bayar lebih mahal dari toko tetangga, lagian rejeki ditangan tuhan bos, ngapain takut
0
profile picture
kaskuser
28-05-2020 23:52
Mekanisme pembuatan faktur pajak nya gmn ya klo ini penjual nya individual atau non pkp.

Apa penyedia sistem elektroniknya yg bertanggung jawab?

Harusnya sih dibuat dpp hanya 10% aja, jd tarif efektif cuma 1% dari harga nya.

Edit

ini nanti dikenakan nya lebih fokus barang tidak berwujud dan jasa dari luar pabean (luar negeri) dan ditunjuk dulu sama kemenkeu sebagai PMSE yang wajib lapor dan bayar.

Nantinya yg kena semacam zoom, netflix, dan platform digital lainnya yang selama ini sulit untuk dipajaki.

Jadi misal jualan online di toped, sope, dll gak kena dampak harusnya.
1
profile picture
aktivis kaskus
28-05-2020 23:56
@hyperfuck @KyraAltair

Untuk bisa menggunakan PPN masukan sebagai pengurang PPN, harus PKP.

Untuk bisa jadi PKP harus paham pajak.
Untuk bisa PKP harus ber-NPWP, menggunakan E-Faktur, pembeli harus menyerahkan NPWP/NIK untuk dimasukkan ke E-Faktur.

Ga se-simpel itu untuk diterapkan ke oramg awam.

Memaksa PPN diterapkan ke semua seller online shop sama saja mematikan UMKM yang ga paham pajak.

Makanya dulu gw anti entrepreneurship, di Indonesia ga ramah UMKM.
0
profile picture
kaskus geek
29-05-2020 00:04
@jaguarxj220 apa hubungannya ma faktur pajak. Kalau ini sifatnya otomatis dari aplikasi ditambahkan 10% dari nilai transaksi berarti kagak pandang bulu kan ?
0
profile picture
kaskuser
29-05-2020 00:35
Setelah saya cek, ternyata ini nanti dikenakan nya lebih fokus barang tidak berwujud dan jasa dari luar pabean (luar negeri) dan ditunjuk dulu sama kemenkeu sebagai PMSE yang wajib lapor dan bayar.

Nantinya yg kena semacam zoom, netflix, dan platform digital lainnya yang selama ini sulit untuk dipajaki.

Jadi misal jualan online di toped, sope, dll gak kena dampak harusnya.
0
profile picture
aktivis kaskus
29-05-2020 00:50
@slider88

PPN (10%) dipungut harus melalui mekanisme Faktur PPN atau yang disetarakan
0
profile picture
kaskuser
29-05-2020 01:14
@slider88 @jaguarxj220 benar, untuk end user yang sulit didapat informasi nya nanti bisa memakai faktur pajak digunggung
0
profile picture
kaskus geek
29-05-2020 01:45
@jaguarxj220 ya misalkan dia ngambil untung cuman 8% dari barang tapi dipajakin 10% kan nggak lucu. Masalahnya ni 10% nilai transaksinya apa profitnya. Gw baca ini buat minimal omzet tertentu.
0
profile picture
aktivis kaskus
29-05-2020 07:09
@slider88

Pajak ini dibebankan ke pembeli, jadi harga barangnya dinaikkan 10% lagi.
Seperti biasa beli di supermarket.

Tapi sekali lagi, sepertinya ini bukan menyasar produk fisik di online shop, tapi ke produk digital.
0
profile picture
aktivis kaskus
29-05-2020 08:43
@slider88 @jaguarxj220 serius ini gan cmn produk digital? berarti yg ada fisik nya aman dong ya
0
profile picture
aktivis kaskus
29-05-2020 08:52
@slider88 @isanulmaut

Iya, kalau baca aturannya, per Juli 2020 PPN 10% hanya untuk jasa dan produk digital (film, video streaming, games).

Produk fisik belum diutak atik.
0
profile picture
kaskus addict
29-05-2020 09:29
ane konsumen gelar tiker aja deh, nungguin dipalakin ama siapa jadinya. wkwkw
0
profile picture
KASKUS Plus
29-05-2020 13:53
@hyperfuck @KyraAltair Pengenaan pajak itu baik perdagangan dari luar maupun dalam negeri, yang mencapai nilai transaksi atau jumlah traffic dan pengakses tertentu dalam kurun waktu 12 bulan.

mending nunggu pmk aja biar jelas
0
Memuat data ...
1 - 20 dari 21 balasan
prof-pic
Tulis balasan post ini gan...
prof-pic
Guest
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia