News
Batal
KATEGORI
link has been copied
224
Lapor Hansip
15-05-2020 07:05

Jokowi Kini Punya Kuasa Penuh buat Angkat, Mutasi, hingga Pecat PNS

Jokowi Kini Punya Kuasa Penuh buat Angkat, Mutasi, hingga Pecat PNS
Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Setpres

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dalam aturan ini ada sejumlah kebijakan yang diubah, salah satunya ialah presiden kini memiliki kekuasaan tertinggi dalam rangka pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS.

"Presiden selaku pemegang kekuasaan tertinggi pembinaan PNS berwenang menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS," bunyi pasal 3 ayat 1 aturan tersebut seperti dikutip detikcom, Jumat (15/5/2020).

Selain itu, presiden juga dapat mendelegasikan kewenangan untuk menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS kepada menteri di kementerian, pimpinan lembaga di lembaga pemerintah nonkementerian, sekretaris jenderal di sekretariat lembaga negara dan lembaga nonstruktural, gubernur di provinsi, dan bupati/wali kota.

Tambahan baru yang ada di aturan ini ialah presiden berhak menarik pendelegasian kewenangan dalam dua ketentuan, dalam Pasal 3 ayat 7:

Pendelegasian kewenangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat ditarik kembali oleh Presiden dalam hal:

a. Pelanggaran prinsip sistem merit yang dilakukan oleh PPK; atau

b. Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan

Sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan faktor politik, ras, agama, asal usul, jenis kelamin, dan kondisi kecacatan.

Aturan ini telah diteken dan ditetapkan oleh Jokowi pada 28 Februari 2020. Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eddiesangadjie dan 169 lainnya memberi reputasi
168
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Jokowi Kini Punya Kuasa Penuh buat Angkat, Mutasi, hingga Pecat PNS
15-05-2020 07:19
Mo punya kuasa kea jong un jg gk ngaruh kalo gk dipake. Coba didiskon 50% dulu tuh jumlah pns kalo emang mau sekalian bubarin dpr mpr
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 29 lainnya memberi reputasi
27 3
24
profile picture
kaskus addict
15-05-2020 08:08
ngaco mana bisa MPR DPR dihilangkan sama presiden
5
profile picture
kaskus addict
15-05-2020 08:15
@kakeksaya
Emang kaga bisa, gw bilang kurangin dulu jumlah pns. Itu aja uda ngebantu bgt. Pembubaran dpr mpr jelas bukan wewenang individu, gw cuma gregetan liat apbn disedot mereka padahal gk ada hasilnya
7
profile picture
aktivis kaskus
15-05-2020 10:06
@kakeksaya @muscle.maniac Ehh... emang apa hubungannya PNS sama DPR/MPR? Bukannya kalau mau jadi anggota DPR/MPR musti berhenti jadi PNS?
4
profile picture
kaskuser
15-05-2020 10:27
ngakak serasa uang negara cuma dihabiskan pns? koruptor" yg pake dana negara miliaran dibiarin aja gan dengan tumbal pns? skwk
3
profile picture
kaskus addict
15-05-2020 10:48
@muscle.maniac @PhaantomPain
emang makanya gw bilang ngaco
3
profile picture
kaskus addict
15-05-2020 21:48
waktu pembagian otak ente kyknya gak dtg yah😁
sistem yg sdh berjalan puluhan tahun mw dikurangin ampe 50%? guru2 dan tenaga kesehatan pun mw ente kuramgin 50%?
3
profile picture
kaskus addict
15-05-2020 22:24
ya emang bener sih, sebagian besar anggaran ya emang abis buat pns dan aparatur nya..
itu udah rahasia umum..
tp ya ga lansung d cut 50 persen pak, pun bukan dpr di ilangin...bukan emoticon-Big Grin

cuma lebih tepat, ke pengelolaan anggaran yang lebih beradab dan berotak..
ga maen asal jor jor an..
dan bukan hanya sekedar bacot kekuasaan nya besar tapi nol tindakan...
hadeh pemerintahan kuemoticon-Traveller
4
profile picture
kaskuser
15-05-2020 22:31
Gimana kalo apbn disuntik dari pemotongan 50% dari gaji Lembaga eksekutif, yudikatif, legislatif sampai pejabat eselon IV?
lumayan kayaknya dari pada NGUTANG.
2
profile picture
kaskus maniac
15-05-2020 22:34
kecuali guru. hilangkan uang pensiunan, dana nya bisa di gunakan untuk masyrakt di perbatasan dan pedalaman
4
profile picture
kaskus geek
15-05-2020 23:43
2
profile picture
kaskus holic
16-05-2020 13:29
@d112za tapi ts ada bebernya juga loh...walaupun hiperbola juga sampe 50%....

Di kita itu susah nentuin jobdesk masing2 PNS...bukan salah PNS nya,tapi pemerintah bingung nentuin jobdesk PNS itu sendiri yg udah terlanjur diangkat....pemerintah kalah telak sama swasta soal efisiensi kerja....

Udah jadi bahan gosipan warga itu para PNS yg terkesan "gabut" di lingkungan gw....
"Kerja duduk2 rokokan gitu2 doang gaji sampe 14kali"

Ini kalo gak ada program efisiensi dari pemerintah bisa pemborosan sama masalah sosial ya ada...

Dulu ada program sekian juta PNS dihapus sekarang nguap begitu aja...
0
profile picture
kaskus addict
16-05-2020 21:27
Setuju kalo jumlah dpr dan dprd dipangkas,, tapi kl guru, dokter, dinas kebersihan jangan,,,
0
profile picture
kaskuser
17-05-2020 16:15
Kalo gw sih lebih mending yang dibubarin DPRD khususnya yang tingkat Kab/Kota. Coba pikir2 apa kerja mereka? Emang setiap tahun ada perda2 yang keluar di tingkat kab/kota? Palingan mereka kerja kalo ngomongin soal anggaran daerah doang. Bayangin jumlah angota DPRD kab/kota ada brp? Lalu kalikan sekitar 540an kab/kota di indonesia. Nah ternyata usaha berpolitik itu pada karya, menyerap banyak tenaga kerja (gak tau deh kerja apa nggak). hahahahaha
0
Memuat data ...
1 - 13 dari 13 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia