News
Batal
KATEGORI
link has been copied
214
Lapor Hansip
08-04-2020 23:04

Ibnu Sina, Ilmuwan Islam Pertama yang Rancang Karantina saat ada Wabah

Ibnu Sina, Ilmuwan Islam Pertama yang Rancang Karantina saat ada Wabah

Jakarta - Menghadapi pandemi virus corona atau COVID-19, strategi karantina dan isolasi menjadi kebijakan utama di seluruh dunia. Karantina dan isolasi berkembang menjadi berbagai bentuk, yang tujuannya membatasi kontak dengan lingkungan sekitar dan menekan penularan.
Dikutip dari Morocco World News, ada beberapa catatan sejarah tentang metode karantina yang digunakan saat ini. Karantina ditujukan bagi orang yang tidak punya gejala namun ada risiko terinfeksi penyakit. Metode karantina dilakukan mereka yang datang dari daerah terinfeksi penyakit atau kontak dengan pasien.

Bukti sejarah penerapan karantina tertulis dalam The Canon of Medicine karya ilmuwan muslim Ibnu Sina atau Avicenna. Buku wajib dunia kedokteran ini menjelaskan, karantina dilakukan untuk mengawasi penyebaran penyakit menular. Karantina diharapkan bisa menekan infeksi penyakit, sehingga jumlah kasus tidak bertambah.

Ibnu Sina dalam bukunya juga menjelaskan seputar infeksi atau kasus penyakit menular. Penjelasan ini dikutip Ihsan Ali dan Ahmet Guclu dalam tulisan berjudul Ibn Sina: An Exemplary Scientist, yang mengambil dari buku Advice to the Young Physician: On the Art of Medicine dari Richard Colgan.

"Cairan tubuh organisme inang, misal tubuh manusia, dikontaminasi organisme asing yang tidak terlihat mata telanjang hingga mengakibatkan infeksi," tulis ilmuwan asal Iran tersebut.

Definisi Ibnu Sina tentang infeksi sama dengan yang digunakan dunia medis saat ini, termasuk soal mikroorganisme yang tak kasat mata. Dalam hipotesanya, Ibnu Sina menjelaskan penyakit akibat mikoorganisme ini bisa sangat menular pada lingkungan sekitar. Mereka yang terinfeksi harus dikarantina untuk menekan kasus penularan.

Ibnu Sina adalah dokter pertama yang mendesain metode karantina untuk mencegah penularan penyakit infeksi. Metode ini disebut Al-Arba'iniya atau the fortieth yang diterjemahkan sebagai quarantena dalam Venetian language awal. Sesuai namanya, Al-Arba'iniya adalah sanitary isolation yang dilakukan selama 40 hari dengan membatasi ruang dan gerakan.

Karantina adalah praktik wajib di seluruh rumah sakit pada zaman tersebut untuk mencegah penyebaran kusta. Penyakit kulit infeksius ini ditandai bercak putih pada kulit, yang bisa menyebabkan pasiennya kehilangan anggota tubuh.

Metode karantina menjadi sangat umum di Eropa terutama selama dan setelah serangan wabah Black Death di abad ke-14 dan 15. Wilayah penerapan karantina adalah tempat bertemunya pedagang antar negara misal di Venesia, Italia. Karantina dilakukan selama 40 hari pada seluruh kru dan penumpang kapal yang akan berlayar.

Efektivitas dan keberhasilan karantina untuk menekan penyebaran epidemik, mengakibatkan metode ini terus digunakan hingga sekarang. Tentunya mekanisme dan durasi menyesuaikan dengan kondisi wabah, sehingga tidak harus 40 hari.

sumber

profile-picture
profile-picture
profile-picture
sebelahblog dan 40 lainnya memberi reputasi
27
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Ibnu Sina, Ilmuwan Islam Pertama yang Rancang Karantina saat ada Wabah
09-04-2020 07:34
Bukannya Syiah ya? emoticon-Leh Uga
0 0
0
profile picture
kaskus addict
09-04-2020 07:55
disaat promosi agama, syia adalah setan
disaat butuh hegemoni agamanya, syia adalah sahabat sunni kekasih Allah kalo perlu emoticon-Ngakak
1
profile picture
kaskus addict
09-04-2020 08:01
@music9000 technicaly, syiah itu masih islam sih.
-2
profile picture
kaskus addict
09-04-2020 08:05
@adnansz alah setan setan emoticon-Ngakak
ga sholat jumat
cara sholat beda
kitab tebal
lebih peduli petunjuk petunjuk diantara hadis mereka
tuduhan sunni ratusan tahun kan
shia temannya yahudi hihi
sampe sekarang bunuh bunuhan tiada akhir
0
profile picture
kaskus addict
09-04-2020 08:18
@music9000 tapi mereka masih berhaji di wilayah sunni. anggap aja kayak kristen anglikan, roma, lutheran.
0
profile picture
kaskus addict
09-04-2020 08:22
@adnansz utama di karbala
mekah itu destinasi wisata bagi syiah emoticon-Malu (S)
0
profile picture
kaskus addict
09-04-2020 08:25
@music9000 makanya di islam ada istilah terbagi 73 golongan.

masih islam? iya.
masuk surga atau neraka? wallauhalam.
0
profile picture
kaskus addict
09-04-2020 08:40
@adnansz banyak org ga tahu
tempat berkumpul manusia terbesar
bukan di mekah saat musim haji
tapi di karbala saat hajinya syia
tentunya media ga mau muat
ya takut dituduh syia
saud aja tahu, musuh besar sunni itu ya syia
makanya saud request patriot missile buat jaga kota suci mekah madina
tiap tahun rumor mengatakan,
kerajaan saud dtng ke israel ucapin thx to
untuk usaha memberantas syia
indo kalo mau gunakan alasan agama
putus tuh hubungan diplomatik dgn iran lebanon
jelas mereka ancaman buat kota suci islam hihi
islam friksi dgn yahudi itu hny saat penyebaran islam dan ya tanah israel skrng
krn penolakan yahudi thdp muhammad
tapi sunni friksi dan saling bunuh dgn syia setelah nabi muhammad wafat,
dan sampe sekarang
banyak muslim yg tutup mata dari 73 golongan muslim
mauny membabi buta benci yahudi, bodoh
0
Memuat data ...
1 - 7 dari 7 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia