News
Batal
KATEGORI
link has been copied
260
Lapor Hansip
04-04-2020 18:04

Pemudik Asal Jakarta di Cianjur Positif Corona, Pemerintah: Ya Nggak Kaget


Pemudik Asal Jakarta di Cianjur Positif Corona, Pemerintah: Ya Nggak Kaget

Jakarta - Keluarga pemudik asal Jakarta di Cianjur terindikasi positif virus Corona berdasarkan rapid test. Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengaku tidak kaget dengan kabar itu.

"Ya nggak kaget. Kan dari dulu kita ingatkan pasti akan terjadi kalau kayak begini," kata Yuri saat dihubungi, Sabtu (4/4/2020).

Sebab, Yuri mengatakan, pemerintah sudah memberikan peringatan berkali-kali tentang risiko penyebaran virus Corona tersebut. Menurutnya, pemerintah juga sudah membuat imbauan agar tidak mudik.

"Kita juga sudah teriak-teriak untuk tidak mudik, tidak mudik. Bahkan pemerintah mengatakan pemerintah DKI, nanti dapat bantuan sosial nanti yang tidak mudik," sebutnya.


Namun Yuri mengatakan memang masih banyak masyarakat yang kembali ke kampung halamannya. Menurut Yuri, hal itu karena banyak masyarakat di Jakarta kini tidak lagi memiliki pekerjaan akibat wabah virus Corona.

"Apa orang di Jakarta harus diikat kakinya satu-satu? Apa perlu pusat yang ikat kakinya satu-satu? Kalau kemudian dia nggak punya pekerjaan di sini, nggak bisa makan dan pingin pulang makan di rumahnya, gimana?" kata Yuri.

"Banyak yang sudah pulang, banyak. Kalau sudah tidak ada kerjaan di sini, ya pulang. Dia kos di Jakarta, rumahnya di Cianjur, Sukabumi, belum lagi kita bicara Surabaya. Mereka pulang ke Lamongan karena kerjaan nggak ada, ya pulang," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, keluarga asal Jakarta yang terindikasi positif Corona itu berada di Kecamatan Karangtengah, Cianjur. Keluarga asal Jakarta yang diduga terpapar virus Corona itu terdiri atas ibu dan dua anaknya.


Juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Cianjur Yusman Faisal menjelaskan keluarga tersebut datang ke Cianjur sepekan lalu setelah kepala keluarganya meninggal lantaran mengidap penyakit kronis.

Beberapa hari berada di Cianjur, tepatnya di salah satu kompleks perumahan di Kecamatan Karangtengah, sang ibu mulai menunjukkan gejala batuk.

Setelah dicek, ternyata sang ibu didapati positif COVID-19 berdasarkan hasil rapid test. Dari hasil itu, enam anggota keluarga lainnya, tiga di antaranya merupakan anaknya, juga menjalani rapid test.

"Hasilnya, dari total tujuh orang yang diperiksa, termasuk dari ibunya itu, tiga di antaranya positif berdasarkan hasil rapid test," jelas Yusman Faisal.

sumber
********
nggak kaget tp nggak di antisipasi jg
emoticon-Hammer2
Diubah oleh yasue.dik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sebelahblog dan 23 lainnya memberi reputasi
22
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Pemudik Asal Jakarta di Cianjur Positif Corona, Pemerintah: Ya Nggak Kaget
04-04-2020 18:27
Kenapa DKI ga screening tuh orang sampe nyebarin virus kemana2 , kenapa Pemerintah lamban screening penduduknya, nyawa bosss ini nyawaaa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sggbsk dan 6 lainnya memberi reputasi
6 1
5
profile picture
kaskus addict
04-04-2020 18:31
udah nggak peduli dg nyawa rakyat..
yg penting tetep cuaaan... ekonomi tetep jalaaan..
udah buta dan tuli
2
profile picture
kaskuser
04-04-2020 18:34
Lah pemerintah pusat nya sendiri ngelarang lockdown daerah & malah membolehkan mudik. emoticon-Gila
4
profile picture
kaskus maniac
04-04-2020 19:07
DKI tadinya udah antisipasi melarang perusahaan bus AKAP mengangkut penumpang dari Jajarta ke daerah. Agar yg dr Jakarta ga menular ke daerah2.

Tp apa yg terjadi?

Keputusan itu di anulir pemerintah pusat. Bus AKAP ttp boleh angkut penumoang.


Pemda2 juga udah pada bikin isolasi/karantina wilayah. Supaya meminimalisir pendatang dari Jakarta.

Tapi apa yg terjadi?

Keputusan itu juga di anulir pemerintah. Blokade2 kota harus dibuka.

Sekarang tinggal kampung2 yg memakai "kearifan lokal" memblokade wilayah kampungnya.

Kita lihat aja gmn ke depan




5
profile picture
kaskus maniac
04-04-2020 19:19
ane eneq ama dki yg lemot screening, ama pemerintah yg ga mau beli alat test massal, negara kita sabang ampe.merauke. ga abud ga wiwi beli rapid test, tapi ga gercep ngetest warganya.. suruh social distancing , sekalian ngapa tambahin pake masker kain ,stiap kluar rumah, atleast rakyatnya ga nyepelein . au ah emosi ane ama wiwi en abus
-3
profile picture
kaskus addict
04-04-2020 20:54
@liee
12 Maret DKI dan Jabar minta ke pusat supaya bisa tes covid sendiri, ga perlu harus kirim spesimen ke litbangkes kementerian kesehatan. Tapi ditolak, setelah kasus mulai nambah baru akhirnya di ijinkan ...... Aneh kalau nyalahin daerah, sementara pusat aja ga jelas arah penanganan nya
2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia