Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
413
Lapor Hansip
04-04-2020 01:47

Cinta. Haruskah Baik-Baik, Sayang?

Cinta. Haruskah Baik-Baik, Sayang?

Jatuh cinta berjuta rasa. Ada suka dan duka, ada tawa dan tangis, ada rindu dan benci. Sepertinya nggak akan ada habisnya ketika membahas tentang cinta. Sebuah rasa yang selalu membuat kita bisa melakukan apa aja. Bahkan sesuatu hal yang kadang di luar logika kita.
Cinta. Haruskah Baik-Baik, Sayang?

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Holla, apa kabar warga kaskus? Masih betah beraktifitas di dalam rumah 24jam kan?
Semoga banyak hal positif dan menghasilkan yang bisa kita lakukan, meski harus tetap di dalam rumah ya. Aamiin Allahumma Aamiin.

Cinta. Haruskah Baik-Baik, Sayang?
Btw, pasti kita semua pernah merasakan bagaimana mencintai dan dicintai oleh seseorang kan? Terlepas kapan dan dengan siapa. Rasa yang hadir dengan tiba-tiba dan bisa memutarbalikkan dunia kita. Saat kita mencintai seseorang, tentu ada rasa ingin memiliki orang yang kita cintai. Syukur-syukur kalau orang yang kita cintai berstatus single. Kalau udah memiliki pasangan, gimana donk? Ya cuma dua pilihan, bunuh rasa cinta tersebut atau menghilang dari orang yang kita cintai. Berat nggak? Cobain aja sendiri hehehe

Cinta. Haruskah Baik-Baik, Sayang?

Pada fitrahnya, atau hakikatnya, rasa cinta seharusnya bisa membuat diri menjadi lebih baik. baik diri kita sendiri atau diri orang yang kita cintai. Simpelnya, saat kita melakukan kesalahan, baik sengaja atau tidak, orang yang mencintai kita tak akan segan menegur atau mengingatkan kita. Tentunya menegur dengan cara yang elegan.

Cinta. Haruskah Baik-Baik, Sayang?

Dengan cinta, idealnya dua insan yang berbeda bisa saling menjaga perasaan dan kehormatan pasangannya serta tak lupa untuk saling memuliakan. Ribet ya? Nggak kok, kalau kita mau mencoba. Secara teori, mungkin terdengar nggak mungkin, mengingat kita adalah manusia yang hidup bersosialisasi. Tapi, selama ada komunikasi, pasti bisa saling memahami. Diam tak selamanya menjadi emas, kadang adakalanya ‘cerewet’ harus dilakukan tanpa diminta terlebih dahulu.

Cinta. Haruskah Baik-Baik, Sayang?

Cinta tak melulu tentang seks atau materi. Namun, dengan seks dan materi, rasa cinta bisa lebih kuat. Gunakan seks dan materi setelah semuanya halal di mata Tuhan. Memang ada beberapa orang yang mengatasnamakan cinta untuk menghalalkan seks dan materi, tapi lagi-lagi kembali kepada rasa cinta itu sendiri dan kewarasan logika. Ketika akal pikiran kita masih berpegang teguh pada aturan Tuhan, maka yakinlah, bahwa semua akan baik-baik, Sayang.

Quote:
Youtube

Baik-Baik Sayang

Lirik:
Aku 'tak ingin kau menangis bersedih
Sudahi air mata darimu
Yang aku ingin arti hadir diriku
'Kan menghapus dukamu, sayang

Karena bagiku kau kehormatanku
Dengarkan, dengarkan aku

Hanya satu pintaku, untukmu dan hidupmu
Baik-baik, sayang, ada aku untukmu
Hanya satu pintaku, di siang dan malammu
Baik-baik, sayang, karena aku untukmu

Semua keinginan akan aku lakukan
Sekuat semampuku, sayang
Karena bagiku kau kehormatanku
Dengarkan, dengarkan aku

Hanya satu pintaku, untukmu dan hidupmu
Baik-baik, sayang, ada aku untukmu
Hanya satu pintaku, di siang dan malammu
Baik-baik, sayang, karena aku untukmu

Hanya satu pintaku, untukmu dan hidupmu
Baik-baik, sayang, ada aku untukmu
Hanya satu pintaku, di siang dan malammu
Baik-baik, sayang, karena aku untukmu

Hanya satu pintaku, untukmu dan hidupmu
Baik-baik, sayang, ada aku untukmu
Hanya satu pintaku, di siang dan malammu
Baik-baik, sayang, karena aku untukmu


Hargai dan jagalah rasa cinta saat kita diberi kesempatan untuk merasakannya. Terlepas rasa cinta yang kita rasakan datang di waktu dan dengan orang yang salah. Perbaiki! Komunikasikan dengan baik dan jelas, jangan terlalu percaya diri saat harus mengambil kesimpulan dan keputusan. Kalau pada akhirnya harus melepas rasa cinta tersebut, maka jangan menghindar, akhiri semua tanpa harus saling menyakiti. Karena perbedaan rasa cinta dan benci, lebih tipis dari sehelai rambut kita. 

Cinta. Haruskah Baik-Baik, Sayang?

Sulit? Pasti! tapi tak ada yang tak mungkin selama kita mau mencoba dan memiliki keyakinan bahwa rasa tersebut memang ada. Saat seseorang tak lagi percaya dengan rasa cinta, sesungguhnya ia hanya sedang membohongi dirinya sendiri. Dan dampak dari suatu kebohongan adalah rasa kehilangan. Entah kehilangan rasa cinta itu sendiri atau bisa juga kehilangan sosoknya.

Buat kamu yang masih memiliki cinta, belajarlah untuk bersyukur meski sulit. Untuk yang tak lagi memiliki cinta, bersabarlah. Karena selain dengan akal, Tuhan juga menciptakan manusia dengan hati. Artinya, rasa cinta akan segera menyapa. Cukup persiapkan diri dengan sebaik mungkin.

Tetap jaga kesehatan dan daya imun ya meski kita masih stay di dalam rumah. Tetap semangat menjalani hari dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan jangan lupa terus berkarya ya!


Minangkabau, 04April2020
Sumber : Opini Pribadi 

Diubah oleh fitrijunita
profile-picture
profile-picture
profile-picture
infinitesoul dan 21 lainnya memberi reputasi
22
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Cinta. Haruskah Baik-Baik, Sayang?
Lapor Hansip
04-04-2020 06:07
Balasan post kicquck
Quote:Original Posted By kicquck
Haha katamu bagaimana ??
Kalau dah toxic namanya dah bukan cinta emoticon-Ngakak (S) tapi suka sepihak


Andai sama nularin toxic itu gak masalah bu guru, sama2 menikmati manisnya racun cinta, asal racunnua semanis madu sih.
Kalo sepahit getah mengkudu ogah aah, ntar malah kena alergi emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
actandprove dan lenitan memberi reputasi
2 0
2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia