News
Batal
KATEGORI
link has been copied
185
Lapor Hansip
01-04-2020 12:56

Corona Bisa Kelar Akhir Mei Bila Negara Tegas, Begini Hitung-hitungannya

Corona Bisa Kelar Akhir Mei Bila Negara Tegas, Begini Hitung-hitungannya


Jakarta - Virus Corona (COVID-19) masih terus mewabah di Indonesia. Ikatan Alumni Departemen Matematika Universitas Indonesia (ILUNI Matematika UI) membuat permodelan yang memprediksi akhir wabah ini. Bagaimana hasilnya?

Pemodelan COVID-19 ini menggunakan sebuah model sederhana yang dikembangkan dengan model SIRU, Infected dan Unreported Case. Tim pembuatnya adalah Barry Mikhael Cavin, Rahmat Ali Kafi, Yoshua Yonatan H dan Imanuel M Rustijono.

Data yang digunakan untuk simulasi merupakan data kasus kumulatif dari tanggal 2 Maret hingga 29 Maret yang dipublikasikan oleh kawalcovid19.id. Data ini kemudian dihampiri dengan kurva eksponensial dan diestimasi dengan parameter X1, X2, X3. Asumsinya banyak orang yang terjangkit namun tak bergejala.

"Kita meyakini bahwa sebenarnya banyak orang yang terinfeksi namun tidak menunjukkan gejala, seperti yang terjadi di negara lain," tulis Tim ILUNI Matematika UI dalam penjelasannya.



Selain itu, mereka menyebut 1 orang bisa menginfeksi 2 hingga 3 orang baru. Jumlah yang terinfeksi diprediksi bisa mencapai ribuan jika physical distancing tidak dijalankan dengan disiplin.

"Berdasarkan data, 1 orang positif COVID-19 bisa menularkan penyakit ini pada 2-3 orang baru. Dengan jumlah penduduk terinfeksi yang mencapai ribuan orang, jika implementasi physical distancing tidak dilaksanakan secara disiplin, maka akan banyak orang tertular dan menjadi reporterd case," paparnya.

Berangkat dari kemungkinan orang yang terinfeksi dan kaitannya dengan physical distancing, mereka lantas membuat tiga jenis skenario berdasarkan laju interaksi antarmanusia tadi. Tiga skenario ini juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan kedisiplinan masyarakat Indonesia. Begini skenarionya:

Skenario 1: Per 1 April 2020, tidak ada kebijakan signifikan dan tegas dalam mengurangi interaksi antarmanusia (kegiatan berjalan seperti biasa tanpa ada langkah pencegahan)

Skenario 2: Per 1 April, kebijakan sudah ada namun kurang tegas dan kurang strategis dalam mengurangi interaksi antarmanusia, masyarakat tidak disiplin mengimplementasikan physical distancing.

Skenario 3: Per 1 April, diberlakukan kebijakan yang tegas dan strategis dalam mengurangi interaksi antarmanusia, masyarakat disiplin mengimplementasikan physical distancing.

Berikut ini hasil yang diperoleh dari tiga skenario ini. Dengan tetap melanjutkan kondisi sekarang, maka skenario yang paling mungkin ialah skenario 2.

Skenario 1: Puncak pandemi terjadi tanggal 4 Juni dengan 11.318 kasus baru dan akumulasi kasus positif mencapai ratusan ribu kasus. Pandemi berakhir pada akhir Agustus-awal September.

Skenario 2: Puncak pandemi terjadi tanggal 2 Mei dengan 1.490 kasus baru dengan akumulasi kasus positif mencapai 60.000 kasus. Pandemi berakhir pada akhir Juni - awal Juli. Skenario 2 yang paling mungkin terjadi jika kondisi saat ini dilanjutkan (kebijakan kurang tegas dan masyarakat tidak disiplin).

Skenario 3: Puncak pandemi terjadi tanggal 16 April dengan 546 kasus baru dan akumulasi kasus positif 17.000 kasus. Pandemi berakhir pada akhir Mei- awal Juni.

Baca juga:
Ini Daftar Daerah yang Isolasi Mandiri untuk Hadapi Pandemi

Kendati demikian, mereka mengingatkan bahwa pemodelan ini masih sangat dinamis. Semuanya tergantung dari kebijakan pemerintah dan kedisiplinan masyarakat.

"Model ini masih sangat dinamis sehingga bergantung juga pada kebijakan-kebijakan pemerintah kedepannya dan keseriusan masyarakat dalam menjalankan kebijakan yang diberlakukan," jelas Tim ILUNI Matematika UI ini.

Untuk diketahui, berdasarkan data per Selasa (31/3) pukul 12.00 WIB sudah ada 1.528 kasus COVID-19, 136 orang meninggal dunia dan 81 orang sembuh. Artinya, tingkat kematian (case fatality rate) Corona di Indonesia 8,9%.

Sumur: https://m.detik.com/news/berita/d-4960954/corona-bisa-kelar-akhir-mei-bila-negara-tegas-begini-hitung-hitungannya?single=1

Corona Bisa Kelar Akhir Mei Bila Negara Tegas, Begini Hitung-hitungannya
Diubah oleh uratkumbang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sebelahblog dan 31 lainnya memberi reputasi
32
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Corona Bisa Kelar Akhir Mei Bila Negara Tegas, Begini Hitung-hitungannya
01-04-2020 13:02
Yang pertama harus diakui oleh pemerintah dan dipahami oleh rakyatnya, Indonesia itu kere.

Itu aja dulu, tanpa perlu ngomongin lokdon, isolasi, karantina, semua harus pada tau diri.

Saling bantu dalam kekurangan ini, jangan tiba2 semuanya jadi ahli virologi, pandemik, tata negara, ekonomi, dll. Bacot kalian ngga bisa menghentikan korona.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
InaSendry dan 90 lainnya memberi reputasi
90 1
89
profile picture
kaskus maniac
01-04-2020 13:08
Setuju,saling bantu..emoticon-Shakehand2
3
profile picture
kaskus addict
01-04-2020 14:34
Daftar 50 orang terkaya di Indonesia

emoticon-Angkat Beer

1. R Budi dan Michael Hartono

Jumlah kekayaan: USD 37,3 miliar ( Rp 526,11 triliun)

Sumber: Konglomerasi

Umur: -



2. Widjaja Family

Jumlah kekayaan: USD 9,6 miliar (Rp 135,4 triliun)

Sumber: divesifikasi

Umur: -



3.Prajogo Pangestu

Jumlah kekayaan: USD 7,6 miliar (Rp 107,2 triliun)

Sumber: Petrokimia

Umur: 75 tahun



4. Susilo Wonowidjojo

Jumlah kekayaan: USD 6,6 miliar (Rp 93,1 triliun)

Sumber: Tembakau

Umur: 63 tahun



5. Sri Prakash Lohia

Jumlah kekayaan: USD 5,6 miliar (Rp 78,9 triliun)

Sumber: Petrokimia

Umur: 67 tahun



6. Anthoni Salim

Jumlah kekayaan: USD 5,5 miliar (Rp 77,5 triliun)

Sumber: Diversifikasi

Umur:70 tahun



7. Tahir

Jumlah kekayaan: USD 4,8 miliar (Rp 67,7 triliun)

Sumber: Diversifikasi

Umur: 67 tahun



8. Boenjamin Setiawan

Jumlah kekayaan: USD 4,35 miliar (Rp 61,3 triliun)

Sumber: Farmasi

Umur: 86 tahun



9. Chairul Tanjung

Jumlah kekayaan: USD 3,6 miliar (Rp 50,7 triliun)

Sumber: Diversifikasi

Umur: 57 tahun



10. Jogi Hendra Atmadja

Jumlah kekayaan: USD 3 miliar (Rp 42,3 triliun)

Sumber: Barang konsumsi

Umur: 73 tahun



11. Bachtiar Karim

Jumlah kekayaan: USD 2,6 miliar (Rp 36,6 triliun)

Sumber: Sawit

Umur: 62 tahun



12. Mochtar Riady

Jumlah kekayaan: USD 2,1 miliar (Rp 29,6 triliun)

Sumber: Diversifikasi

Umur: 90 tahun



13. Martua Sitorus

Jumlah kekayaan: USD 2 miliar (Rp 28,2 triliun)

Sumber: Sawit

Umur: 59 tahun



14. Putera Sampoerna

Jumlah kekayaan: USD 1,8 miliar (Rp 25,3 triliun)

Sumber: Investasi

Umur: 72 tahun



15. Kuncoro Wibowo

Jumlah kekayaan: USD 1,7 miliar (Rp 23,9 triliun)

Sumber: Retail

Umur: 63 tahun




2 dari 4 halaman
16. Peter Sondakh
Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk, Garibaldi Thohir. (Liputan6.com/Fiki Ariyanti)
Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk, Garibaldi Thohir. (Liputan6.com/Fiki Ariyanti)

Jumlah kekayaan: USD 1,65 miliar

Sumber: Investasi

Umur: 69 tahun



17. Garibaldi Tohir

Jumlah kekayaan: USD 1,6 miliar

Sumber: Batubara

Umur: 54 tahun



18. Theodora Rachmat

Jumlah kekayaan: USD 1,55 miliar

Sumber: Diversifikasi

Umur: 75 tahun



19. Husain Djojonegoro

Jumlah kekayaan: USD 1,53 miliar

Sumber: Barang konsumsi

Umur:70 tahun



20. Djoko Susanto

Jumlah kekayaan: USD 1,5 miliar

Sumber: Supermarket

Umur: 69 tahun



21.Alexander Tedja

Jumlah kekayaan: USD 1,45 miliar

Sumber: Real Estate

Umur: 74 tahun



22. Sukanto Tanoto

Jumlah kekayaan: USD 1,4 miliar

Sumber: Diversifikasi

Umur: 69 tahun



23. Ciliandra Fangiono

Jumlah kekayaan: USD 1,37 miliar

Sumber: Sawit

Umur: 43 tahun



24. Husodo Angkosubroto

Jumlah kekayaan: USD 1,35 miliar

Sumber: Perkebunan, properti, asuransi

Umur: 64 tahun



25. Keluarga Ciputra

Jumlah kekayaan: USD 1,3 miliar

Sumber: Real Estate

Umur: - tahun



26. Eddy Katuari

Jumlah kekayaan: USD 1,25 miliar

Sumber: Barang konsumsi

Umur: 68 tahun



27.Winarko Sulistyo

Jumlah kekayaan: USD 1,2 miliar

Sumber: Pulp dan Kertas

Umur: 73 tahun



28. Low Tuck Kwong

Jumlah kekayaan: USD 1,17 miliar

Sumber: Batubara

Umur: 71 tahun



29. Murdaya Poo

Jumlah kekayaan: USD 1,15 miliar

Sumber: Diversifikasi

Umur: 78 tahun



30. Irwan Hidayat

Jumlah kekayaan: USD 1,1 miliar

Sumber: Obat Herbal

Umur: 72 tahun




3 dari 4 halaman
Orang Terkaya Lainnya
Hary Tanoe
Pengusaha Hary Tanoesoedibjo. (Istimewa)

31. Kardja Raharjo

Jumlah kekayaan: USD 1,02 miliar

Sumber: Pengiriman

Umur: 58 tahun



32. Hary Tanoesoedibjo

Jumlah kekayaan: USD 1 miliar

Sumber: Media

Umur: 54 tahun



33. Sjamsul Nursalim

Jumlah kekayaan: USD 990 juta

Sumber: Retail, ban

Umur: 77 tahun



34. Donald Sihombing

Jumlah kekayaan: USD 970 juta

Sumber: Konstruksi

Umur: 62 tahun



35. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

Jumlah kekayaan: USD 960 juta

Sumber: sawit, tambang nikel

Umur: 91 tahun



36. Sabana Prawirawijaya

Jumlah kekayaan: USD 915 juta

Sumber: Minuman

Umur: 79 tahun



37. Osbert Lyman

Jumlah kekayaan: USD 865 juta

Sumber: Real estate

Umur: 69 tahun



38. Kusnan dan Rusdi Kirana

Jumlah kekayaan: USD 835 juta

Sumber: Maskapai Penerbangan

Umur: - tahun



39. Harjo Susanto

Jumlah kekayaan: USD 810 juta

Sumber: Barang Konsumsi

Umur: 93 tahun




4 dari 4 halaman
40. Hashim Djojohadikusumo

Jumlah kekayaan: USD 800 juta

Sumber: Diversifikasi

Umur: 65 tahun



41. Eddy Kusnadi Sariaatmadja

Jumlah kekayaan: USD 780 juta

Sumber: Media dan teknologi

Umur: 66 tahun



42. Sudhamek

Jumlah kekayaan: USD 745 juta

Sumber: Makanan ringan dan minuman

Umur: 63 tahun



43. Soegiarto Adikoesoemo

Jumlah kekayaan: USD 730 juta

Sumber: Kimia

Umur: 81 tahun



44. Aksa Mahmud

Jumlah kekayaan: USD 710 juta

Sumber: Semen

Umur: 74 tahun



45. Arifin Panigoro

Jumlah kekayaan: USD 670 juta

Sumber: Minyak

Umur: 74 tahun



46. Hamami

Jumlah kekayaan: USD 660 juta

Sumber: Alat Berat

Umur: - tahun



47. Edwin Soeryadjaya

Jumlah kekayaan: USD 635 juta

Sumber: Batubara, investasi

Umur: 70 tahun



48. Kartini Muljadi

Jumlah kekayaan: USD 630 juta

Sumber: Farmasi

Umur: 81 tahun



49. Arini Subianto

Jumlah kekayaan: USD 600 juta

Sumber: Batubara, sawit

Umur: 48 tahun



50. Iwan Lukminto

Jumlah kekayaan: USD 585 juta

Sumber: Tekstil

Umur: 44 tahun

0
profile picture
kaskus addict
01-04-2020 14:41
Kwkwkw setuju gw
Kalo indo lockdown.gw tuker smua duit ke USD
anggeplah oemerintah bisa bayarin lockdown
Tra itu org2 yg usaha libur 2 bln krn lockdown.bayar bunga nya pake apa emoticon-Ngakak
Aubaidi oemerintah lagi ?
2019 aj defisit 300T emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus addict
01-04-2020 14:43
@4nt1.sup3r jgn halu malah ngitung kekayaan org mas
yg lo itung itu keuangan negara dr 2015 - 2019
wong defisit 🤣🤣 malah ngitungin duit org
emang mreka mau bantu ? yg ada kabur jadi WN US
0
profile picture
kaskuser
01-04-2020 14:45
Keren gue suka gaya loe bro emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus addict
01-04-2020 15:08
Agan luar biasa emoticon-Ngakak
0
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
profile picture
kaskus holic
01-04-2020 15:21
@.noisszcat. Menunda bukan mencegah, gan.
0
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
profile picture
kaskus addict
01-04-2020 15:29
lockdrun!
lockdrun! jangan ngeyel...





udah kaya Tompi belum??
0
profile picture
kaskus addict
01-04-2020 15:31
@carlito256gmail Nyatanya indo ga miskin, buktinya orang kaya di Indonesia masih banyak tuh

emoticon-Angkat Beer
0
profile picture
KASKUS Plus
01-04-2020 16:33
Coba cek kitabisa.com
Nah keliatan tuh kere atau engga nya
0
profile picture
aktivis kaskus
01-04-2020 16:50
Tjakeeeppp nih brayy
0
profile picture
kaskuser
01-04-2020 17:06
Bajigur.....makjleb.terpaksa ane sepakat.
0
profile picture
kaskus addict
01-04-2020 17:18
@4nt1.sup3r liat bukan jumlah uangnya bre
tapi d liat dr penerimaan negara
krn emang lgi minus

klo d liat dr jumlah duit mah.negara kita jg lebih kaya dr SG
0
profile picture
kaskus addict
01-04-2020 18:42
Indonesia sudah bukan negara berkembang bro. Mana mau kita disebut kere, terlalu gengsi. Kita paling mirip sama Vietnam atau Filipina
0
profile picture
01-04-2020 19:13
Nah gitu dong.. nge gas emoticon-Ngakak
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia