News
Batal
KATEGORI
link has been copied
128
Lapor Hansip
29-03-2020 09:51

Hasil Rapid Test di Jakarta, 121 Positif dan 10 Ribu Negatif

Rapid test Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama empat hari pada sekitar 10 ribu orang menemukan 121 orang dinyatakan positif. Tes yang diprioritaskan buat orang-orang paling berisiko menularkan Covid-19 itu dilakukan sejak 24 Maret.

"Hingga tanggal 27 Maret 2020, telah dilakukan 10.459 rapid test, dengan hasil 121 orang dinyatakan positif dan 10.338 orang negatif. Persentase total orang positif COVID-19 hingga 27 Maret 2020 sebesar 1,1 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti melalui siaran resminya, Sabtu (28/3).

Hingga 28 Maret jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta sejumlah 603 orang, 62 orang di antaranya meninggal dunia, dan 43 orang sembuh. Sebanyak 364 pasien masih dalam perawatan dan 134 orang melakukan isolasi mandiri.

Menurut data yang dirilis 61 orang pasien positif Covid-19 merupakan tenaga medis yang tersebar di 26 rumah sakit di Jakarta. Satu orang di antaranya telah meninggal dunia dan dua orang sedang hamil. Terdapat dua orang lain yang meninggal, berdomisili di Jakarta, namun disebut dari 2 rumah sakit di luar Jakarta.

Rapid test yang dilakukan di Jakarta diprioritaskan buat tenaga medis dan orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mendistribusikan sekitar 164 ribu rapid test ke lebih 100 rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Alat itu telah diterima dari pemerintah pusat sejak pekan lalu.

https://m.cnnindonesia.com/nasional/...0-ribu-negatif


frekuensi yg sama di jatim..dan mngkn seluruh jawa

Hasil Rapid Test di Jakarta, 121 Positif dan 10 Ribu Negatif


Diubah oleh dispenserr
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Hasil Rapid Test di Jakarta, 121 Positif dan 10 Ribu Negatif
29-03-2020 13:42
yg pada bilang lockdown gw bilang percuma
seharunya kalo lockdown pas posisi baru dibawah 100 kasus
kalo lockdown sekarang hasilnya gak jauh beda
kek italia situ yg lockdown pas udah ribuan kasus
malah hasilnya sama aja ditambah ekonomi pangan dah mulai kritis

beda situasi dengan negara nguyen
begitu kasus baru berapa biji langsung cepat tanggap tutup akses luar negeri dari bandara

intinya kita udah telat
gw jga curiga aja kalo corona di indonesia udah dari bulan januari - februari

Diubah oleh ueki19
0 0
0
profile picture
kaskuser
29-03-2020 15:33
kalau dilihat dari data penerbangan dari wuhan, kemungkinan udah dari desember emoticon-Smilie
0
Memuat data ...
1 - 1 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia