News
Batal
KATEGORI
link has been copied
60
Lapor Hansip
27-03-2020 01:19

Pakar Prediksi Indonesia Jadi Episentrum Baru Virus Corona, Setelah Wuhan

Hitekno.com - Selama ini Wuhan, China dikenal sebagai episentrum virus corona COVID-19. Namun kini, kota tersebut sudah mulai membaik dengan banyaknya pasien sembuh.

Pakar Kesehatan Masyarakat, Ascobat Gani memprediksi Indonesia bakal menjadi episentrum baru virus corona Covid-19, setelah Kota Wuhan, China.
Klaim tersebut berdasarkan pada temuan kasus virus corona yang meningkat tajam dari hari ke hari di Indonesia.
Ascobat Gani  mengatakan, Indonesia telah kehilangan kendali untuk menekan penularan virus corona yang telah menyebar luas.

"Mungkin kita akan mengikuti Wuhan atau Italia. Saya pikir, kita berada kita berada dalam kisaran tersebut," ucap pakar kesehatan masyarakat tersebut seperti disadur Suara.com dari Reuters, Rabu (25/3/2020).

Pakar mengklaim, lonjakan drastis kasus virus corona di Indonesia disebabkan oleh respons lambat dari pemerintah yang berupaya menutupi jumlah korban sebenarnya. Selain itu, fasilitas kesehatan yang kurang mumpuni dan minimnya tenaga medis juga berdampak pada penanganan pasien virus corona, sehingga Indonesia berisiko menjadi episentrum Covid-19.

Mengalihabhasakan Free Malaysia Today, sebuah studi Pemodelan Matematika untuk Penyakit Menular yang berbasis di London pada hari Senin (24/2) merilis laporan yang menyebutkan bahwa Indonesia hanya melaporkan 2 persen dari jumlah keseluruhan kasus positif virus corona. Sebanyak 686 kasus yang dilaporkan pada hari itu dianggap sebagai pengecilan skala karena tingkat pengujian yang rendah dan angkat kematian tinggi mencapai 55 orang, tertinggi di Asia Tenggara.

"Sebenarnya jumlah kasus virus corona mencapai 34.300, lebih banyak dari Iran," demikian bunyi laporan tersebut.

Sementara dalam studi pemodelan lainnya, menurut skenario terburuk, kasus virus corona dapat meningkat hingga mencapai 5 juta di Jakarta pada akhir April.
Maka dari itu, Ascobat Gani mengklaim Indonesia telah kehilangan kendali untuk menekan penularan virus corona ini.

Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengatakan Indonesia tak akan berdampak parah seperti Italia atau China setelah membadingkan kasus di dua negara tersebut. Terlebih setelah pemerintah mengeluarkan tindakan preventif dengan mengimbau warga menerapkan social distancing atau melakukan banyak aktivitas di dalam rumah.

"Kita tidak akan seperti itu. Terpenting, kita mengimbau banyak orang untuk tetap menjaga jarak," kata Achmad Yurianto.

Itulah ungkap Ascobat Gani, pakar kesehatan masyarakat yang memprediksi Indonesia bisa jadi episentrum baru virus corona setelah Wuhan. (Suara.com).

Sumber: https://www.hitekno.com/sains/2020/0...-setelah-wuhan


Pemerintah lamban, terlalu mengganggap remeh, seperti Menkes yang bilang kalau Corona tidak lebih berbahaya dari flu, pemerintah juga terkesan menutup-nutupi angka sebenarnya, fasilitas kesehatan tidak mumpuni, tenaga medis minim, namun  yang paling parah adalah masyarakatnya tidak peduli karena mereka selalu berkata, "JANGAN TAKUT CORONA YANG HARUS DITAKUTI ITU ALLAH." Mereka memasrahkan semuanya kepada yang di atas tanpa ada usaha pencegahan sama sekali. Mereka tidak takut Corona, mereka lebih takut kena flu atau masuk angin, buktinya kalau hujan masih pake payung, cuaca dingin masih pake jaket. Tapi Corona, dianggap cuma virus kecil secuil yang ga ada artinya karena mereka belum pernah kena. Mereka cuma orang bodoh yang tidak tahu betapa berbahayanya virus ini!

Kalau gini terus Indonesia bisa menjadi top global di dunia soal penyebaran virus Corona. Please lebih sadar soal bahayanya virus ini!
Diubah oleh maaf.istriku
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Pakar Prediksi Indonesia Jadi Episentrum Baru Virus Corona, Setelah Wuhan
27-03-2020 10:33
Halo agan agan memang kayaknya sumber daya di indonesia ini bener bener perlu di benahi. Its the worst thing at all
gw sekalian mau cerita gan, posisi sekarang orang tua gw udah demam 2 minggu dan gw lariin ke RS Moewardi Solo, waktu itu langsung gw rujuk ke posko penanganan covid 19 karena biar langsung ditangani kalo emang harua dilakuin.
Tapi apa yg terjadi, disana cuma di scan suhu tubuh trus kita diarahin ke petugas macem diwawancarai
Sebelumnya gw ngisi form, disitu gw centang gejala gejala yg dialamin emak gw.
Demam, batuk,
Eh tau nya disitu, sama petugasnya ceklis demam emak gw dicoret di ganti tidak demam dan kita disuruh pulang.
Dan gw nggak aware sama petugasnya nglakuin itu, gw sadar waktu udah dirumah.
Yaa just wait and see, moga aja emak gw ga kenapa napa.
Dan bayangin udah berapa pasien yg di gituin sama petugas.
Dan wajar aja covid di indo terus naik.
Maaf ya, no offense.
Tp kejadian diatas emang bener bener saya alami.
profile-picture
gunman78 memberi reputasi
1 0
1
profile picture
kaskuser
27-03-2020 10:41
Ini mendingan loe laporin ke pemerintah Solo gan. Biar diperbaiki itu RS cara menangani pasien-nya. Bahaya banget ini. Sama kaya waktu itu yang ibu-ibu lagi demam malah disuruh ke RS lain sendirian tanpa pengawasan.
0
Memuat data ...
1 - 1 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia