News
Batal
KATEGORI
link has been copied
227
Lapor Hansip
24-03-2020 11:43

Ngeri! 'Ramalan' Jokowi soal Provinsi Paling Parah Terdampak Corona

Ngeri! 'Ramalan' Jokowi soal Provinsi Paling Parah Terdampak Corona

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menggelar rapat dengan para gubernur, wali kota dan, bupati se-Indonesia. Jokowi memberikan arahan mengenai penanganan penyebaran COVID-19 atau virus corona termasuk dampak yang ditimbulkan.

Tak hanya memberikan arahan, Jokowi juga menyampaikan skenario yang telah dihitung oleh pemerintah mengenai dampak dari COVID-19. Terutama dampak yang timbul dari kebijakan antisipasi penyebaran seperti physical distancing.

"Beberapa skenario juga telah kita hitung, telah kita kalkulasi mengenai prediksi COVID-19 di Indonesia. Bulan April seperti apa, Mei seperti apa, skenario buruk, sedang, ringan seperti apa dan saya kira kita ingin kita berada di skenario yang ringan. Kalau betul-betul sulit dibendung ya paling tidak kita masuk ke skenario sedang, jangan sampai masuk ke skenario yang paling buruk," tuturnya melalui video conference, Selasa (24/3/2020).

Selain itu pemerintah juga menghitung penurunan beberapa faktor ekonomi di provinsi, mulai dari daya tahan hingga penurunan pendapatan. Jokowi menjabarkan provinsi-provinsi dengan penurunan paling dalam berdasarkan kategori profesi.

"Saya berbicara skenario sedang saja. Misalnya untuk buruh NTB kalau skenario sedang akan ada penurunan pendapatan kurang lebih 25%. Karena hitungan kita, kita mampu bertahan Juni-September," terangnya.

Sementara untuk kalangan petani dalam skenario sedang, Jokowi memprediksi paling parah terjadi di Kalimantan Barat. Diperkirakan penurunan pendapatan mencapai 34% dengan daya tahan hingga November 2020.

Untuk sektor UMKM dalam skenario sedang yang paling parah diperkirakan terjadi di Kalimantan Utara. Dengan penurunan pendapatan sampai 36% dan kemampuan bertahannya sampai Agustus-Oktober 2020.

"Untuk sopir angkot dan ojek yang paling berat di Sumatera Utara turunnya sampai 44%, angka-angka seperti ini mohon dikalkulasi secara detail di daerah juga persiapan bantuan sosial (bansos) provinsi kabupaten lewat yang saya sampaikan tadi, realokasi dan refocusing," tutupnya.


https://m.detik.com/finance/berita-e...from=wpm_nhl_2


lah skrg dia bisa ngeramal emoticon-Big Grin



sektor pariwisata pasti gak kena imbas kan pak?? soalnya turis udah dikasih diskon emoticon-Stick Out Tongue




Ngeri! 'Ramalan' Jokowi soal Provinsi Paling Parah Terdampak Corona



GIF

Diubah oleh kaskus.infoforum
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 59 lainnya memberi reputasi
36
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Ngeri! 'Ramalan' Jokowi soal Provinsi Paling Parah Terdampak Corona
25-03-2020 10:58
Quote:Original Posted By bualanmalam
Kan ada lembaga BPS, presiden bisa minta data statistik seluruh indonesia, proyeksi ke depan bagaimana, lalu dibuatlah beberapa skenario dari yang terbaik sampai terburuk, intinya juga untuk keselamatan bangsa


Justru ane juga kadang bingung. Kalo yg keliput media, pernyataan Pa Jok ini kaya bukan pernyataan yg "bagus" "terukur" "faktual", masih mending dikasih naskah suruh bacain aja. Kalo tanpa teks banyak perulangan kata sama "mhh mhh, eeee, eeee"

Mungkin memang bener kali presiden yg ini ma ga sesuperior esbeye dimasanya yg jadi ketua partai..

Tp ya mungkin itu gaya presiden jok.
Ngurus negara pasti ga semudah yg ane pikir. Mahaha
0 0
0
profile picture
kaskus holic
25-03-2020 11:31
Iya sih mungkin itu karakter beliau yang kurang ahli dalam bicara langsung tanpa naskah, jangan dibandingkan sama esbeye yang seorang jendral, yang sudah terlatih puluhan tahun memimpin pasti berbeda karakternya
0
profile picture
KASKUS Plus
25-03-2020 15:16
SBY tentara tong gk sekalian lu nyamain jokowi dgn bj habibie kok gk nyiptain pesawat analogi lu trlalu mandek dan gk masuk akal, dari pd kebanyakan ngmg mending take action ajah bantu tuh daerah lu biar gk makin banyak jgn bacot doang
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia