News
Batal
KATEGORI
link has been copied
53
Lapor Hansip
14-03-2020 09:29

WHO Minta Jokowi Deklarasikan Indonesia Darurat Nasional Covid-19

Sabtu, 14 Maret 2020 – 08:19 WIB
Quote:WHO Minta Jokowi Deklarasikan Indonesia Darurat Nasional Covid-19Joko Widodo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta Presiden Joko Widodo meningkatkan kewaspadaan menghadapi pandemi COVID-19 dengan meningkatkan status di Indonesia menjadi darurat nasional.
Dalam sepucuk surat yang ditandatangani oleh Dirjen WHO dan ditujukan pada Presiden Joko Widodo tertanggal 10 Maret 2020 tersebut, WHO merekomendasikan beberapa langkah mendesak yang harus dilakukan oleh Indonesia dalam upaya menahan laju dan mengendalikan penyebaran virus.

Tedros menyampaikan bahwa cara untuk mengalahkan virus COVID-19 adalah setiap negara perlu mengambil langkah-langkah kuat yang dirancang untuk memperlambat penularan dan menahan penyebarannya.

Tedros menyebut bahwa WHO telah melihat kasus yang tidak terdeteksi atau terdeteksi pada tahap awal wabah yang mengakibatkan peningkatan signifikan dalam kasus dan kematian di beberapa negara.

Untuk tujuan ini, lanjut dia, WHO terus mendesak negara-negara untuk fokus pada deteksi kasus dan kapasitas pengujian laboratorium, terutama di negara-negara dengan populasi besar dan dengan kapasitas sistem kesehatan yang bervariasi di negara tersebut.

WHO dalam surat tersebut sangat merekomendasikan bagi negara di mana ada transmisi lokal yang sedang berlangsung, tidak terdeteksi, atau kurang terdeteksi, untuk melakukan tindakan mendesak guna mengurangi penularan dan mencegah penyebaran lebih lanjut. 

"Meningkatkan mekanisme tanggap darurat termasuk deklarasi darurat nasional. Mengedukasi dan mengkomunikasikan secara aktif kepada publik melalui komunikasi risiko yang sesuai dan keterlibatan masyarakat," kata Tedros.

Selain itu mengintensifkan penemuan kasus. pelacakan riwayat kontak, pemantauan, karantina kontak, dan isolasi kasus. WHO juga merekomendasikan untuk memperluas pengawasan COVID-19 dengan menggunakan sistem pengawasan penyakit pernapasan yang sudah ada dan pengawasan berbasis rumah sakit.

Juga menguji kasus yang dicurigai per definisi kasus WHO, riwayat kontak kasus yang terkonfirmasi, melakukan uji laboratorium untuk pasien yang teridentifikasi melalui sistem pengawasan penyakit pernapasan.

Selanjutnya rekomendasi untuk membangun kapasitas laboratorium yang memadai dan terdesentralisasi agar memungkinkan tim mengidentifikasi kelompok-kelompok penularan supaya dapat mengambil tindakan segera.

WHO merekomendasikan agar pemerintah tidak hanya memeriksa kasus-kasus dengan riwayat kontak langsung terhadap kasus positif, tetapi juga memeriksa semua pasien yang menderita penyakit seperti influenza dan penyakit pernapasan akut berat.

Selain itu juga mengintensifkan langkah-langkah promosi kesehatan kepada masyarakat termasuk kebersihan tangan, etika batuk, dan mempraktikkan jarak sosial.

Tedros berharap pemerintah Indonesia bisa menerapkan langkah-langkah rekomendasi WHO tersebut karena merupakan intervensi kesehatan yang krusial dan sangat dibutuhkan untuk bisa mengatasi virus tersebut.

WHO juga meminta kepada pemerintah Indonesia untuk bisa menyediakan informasi yang detail kepada WHO terkait pendekatan pengawasan yang dilakukan, identifikasi kontak, pelacakan riwayat kontak, atau rangkuman apa pun tentang COVID-19 di Indonesia.

Menurut Tedros, informasi tersebut penting agar WHO bisa memfasilitasi penilaian risiko yang lebih komprehensif secara global dan untuk berkolaborasi dan berkoordinasi secara efektif dengan kementerian kesehatan dan otoritas nasional terkait dari semua negara yang terdampak.

Tedros mengatakan WHO melalui WHO Regional Asia Tenggara maupun kantor perwakilan WHO di Indonesia siap mendukung pemerintah Indonesia dalam menangani pandemi COVID-19 dengan bekerja sama melalui kementerian terkait.

Menanggapi surat tersebut, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah menelepon langsung Dirjen WHO pada Jumat sore untuk menanggapi surat yang dikirimkannya tersebut. Presiden mengatakan sebagian besar rekomendasi WHO telah dilakukan. (antara/jpnn)

SUMBER

Saya harap pemerintah tidak perlu sungkan untuk mengikuti dan meminta bantuan WHO apabila diperlukan,karena wabah corona dapat membahayakan seluruh aspek dinegara ini.
Diubah oleh tokoalshop
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
WHO Minta Jokowi Deklarasikan Indonesia Darurat Nasional Covid-19
14-03-2020 09:51
Isolasi per pulau? Nunggu waktu aja rusuh di berbagai daerah krn panik stok makanan habis.

Belum lagi stigma orang Indonesia itu jelek terhadap pengidap penyakit tertentu, ini makin menggila skrg, apalagi media ikut2an vangsat.

Stigma negatif akhirnya justru buat tracing suspect lbh sulit, kasus di batam yg kabur ampe "buron" bak DPO.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hwarakadah23 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
profile picture
kaskus addict
14-03-2020 10:03


nah ini yg dinyatakan sembuh aja ketika kembali ke masyarakat pasti dicurigai dan mungkin dibenci.
udah berita yg positif kabur kaburan jadi sinetron india meme banget bisa gitu
kayak menghitung hari mau outbreak... mudah mudahan jgn sampai sih.
1
Memuat data ...
1 - 1 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia