News
Batal
KATEGORI
link has been copied
86
Lapor Hansip
17-02-2020 14:40

Pedagang Tradisional vs Perda Kawasan Tanpa Rokok Kota Bogor

Sebenarnya Kota Bogor tuh selalu meninggalkan banyak cerita menarik. Mulai dari banyaknya cewek-cewek berparas cantik yang berseliweran di Bogor Botanical Gardens, sampai kisah menggairahkan yang seringkali terjadi di kawasan puncak. Pokoknya Bogor tuh selalu ada sisi spesialnya deh. emoticon-Genit

Akan tetapi gak selamanya Bogor memuat cerita yang menyenangkan Gan. Contohnya seperti yang baru terjadi belakangan ini, yaitu polemik tentang larangan memajang rokok bagi pedagang. Larangan tersebut secara gamblang tercantum pada Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kota Bogor Nomor 10 Tahun 2018. Sebenarnya sih Perda KTR ini udah lama terbit, tapi baru-baru ini viral lagi. Mungkin karena sangat mengurangi omset pedagang kali ya karena gak bisa nge-display dagangan rokoknya tersebut.

Kalau gw coba telaah lagi, sebenarnya terdapat beberapa hal yang rancu dari Perda KTR Bogor. Misalnya seperti larangan pemajangan produk rokok di toko ritel hingga kelontong, padahal Pemerintah Pusat aja mengizinkan pedagang memajang produk rokok loh. emoticon-Embarrassment

Pedagang Tradisional vs Perda Kawasan Tanpa Rokok Kota Bogor



Selain itu kalau melihat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor dari industri hasil tembakau bisa dibilang tinggi juga Gan. Tercatat di sepanjang tahun 2019 aja Kota Bogor menerima pendapatan sebesar 43,6 miliar rupiah dari industri tembakau.

Walaupun pendapatan Kota Bogor dari industri hasil tembakau terbilang besar, bukan berarti pemerintah Kota Bogor memberikan akses yang mudah bagi perokok. Malahan di Kota Bogor tuh sekarang ini sulit banget untuk mendapatkan ruang bagi perokok. Hampir semua tempat di Kota Bogor ditetapkan menjadi Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Pedagang Tradisional vs Perda Kawasan Tanpa Rokok Kota Bogor



Sontak, pedagang kecil yang juga berjualan rokok gak terima dengan kondisi ini. Pedagang tradisional di Bogor bahkan mengajukan gugatan Perda KTR Kota Bogor Nomor 10 Tahun 2018 ke Mahkamah Agung. Dan, movement dari pedagang ini menarik simpati banyak orang.

Sekadar saran untuk pemerintah Kota Bogor, seharusnya dalam membuat kebijakan KTR harus mempertimbangkan banyak aspek. Paling minimal harus mementingkan aspek keadilan, transparansi, dan partisipasi publik. Setelah aspek-aspek tersebut terpenuhi barulah suatu kebijakan—seperti KTR—bisa disahkan.

Nah, kalau melihat realita yang ada seperti sekarang sih jelas banget ada aspek yang belum terpenuhi. Dengan adanya gugatan dari masyarakat saja sudah terlihat kalau Perda KTR Kota Bogor belum memenuhi aspek partisipasi publik.

Masa iya pedagang di Bogor jualan rokok sampai harus ditutup pake gorden karena peraturan ini. Padahal harusnya kebijakan dari pemerintah tuh memudahkan masyarakat kecil. Bukan malah merugikannya. emoticon-Amazed

Pedagang Tradisional vs Perda Kawasan Tanpa Rokok Kota Bogor



Quote:Referensi:
1. Pedagang Gugat Perda KTR di Kota Bogor (Bisnis.com)

2. Pengamat: Perda KTR Bogor harusnya penuhi aspek partisipasi publik (Kontan.co.id)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anasabila dan 12 lainnya memberi reputasi
11
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Pedagang Tradisional vs Perda Kawasan Tanpa Rokok Kota Bogor
17-02-2020 15:17
Kawasan tanpa rokok tuh seharusnya melarang orang merokok di kawasan itu, bukan melarang orang menjualnya juga. Skrg rokok kan bukan barang/zat terlarang, kenapa ngak boleh menjualnya selama punya izin? Orang mau beli rokok dimana saja ya terserah asalkan tidak merokok di kawasan terlarang.

emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rastareno18 dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
profile picture
kaskus maniac
17-02-2020 17:56
tapi kalo tabiatnya di Indonesia, jual rokok disitu ya boleh ngerokok di situ. Oke lah ada orang-orang macam agan yang bisa memproses informasi dengan baik dalam otakknya. tapi mayoritas banyak yang gak berotak ngerokok sembarangan walau ada tanda ga boleh ngerokok.

di Yogya juga ada satu kampung yang tanpa rokok, mungkin bukan kampung sih, satu dusun tanpa rokok. disitu engga ada yg ngerokok dan juga ga ada yang jual rokok.
0
profile picture
kaskus addict
17-02-2020 18:51
Logikanya "dilarang berak disini".
Tapi yg jualan makanan juga kaga boleh jualan disitu.

emoticon-Big Grin
0
profile picture
kaskus maniac
17-02-2020 19:11
@arr101 teori sama praktek beda gan. emang teorinya gitu, tapi prakteknya engga seperti itu kalau soal rokok. punya treatment yang agak keras emang buat bilangin para perokok ini.
0
profile picture
kaskus maniac
17-02-2020 22:23
Mungkin maksudnya mau mengurangi jumlah perokok juga, tapi kalo ane sih malah kurang setuju karena semakin dilarang kan semakin jadi, mending dikasih ruang ruang tersendiri
0
profile picture
kaskus addict
18-02-2020 10:36
@orgbekasi67 ane lebih setuju sm pendapat yang ini sih
0
profile picture
kaskus maniac
18-02-2020 20:19
@kohgreen Iya gan, makanya ane bilang harusnya dikasih ruangan khusus merokok sendiri emoticon-Big Grin tapi sayangnya nggak banyak dilakukan
0
profile picture
kaskus addict
19-02-2020 12:09
@orgbekasi67 iya, sedihnya di Indonesia masih jarang terdapat ruangan khusus merokok gan, jd orang2 lbh cuek dan cenderung ngerokok di sembarang tempat
0
profile picture
kaskus maniac
19-02-2020 20:59
@kohgreen Iya gan, ane juga cuma tau di beberapa tempat doang, udah gitu sekarang ngga pernah lihat lagi
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia