Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
28
Lapor Hansip
16-02-2020 02:23

Menahan Kentut Itu Berbahaya, Lho! Kok Bisa?


Menahan Kentut Itu Berbahaya, Lho! Kok Bisa?
diolah dari Halodoc



Menahan kentut itu berbahaya?
Seriusan, nih?
Ah, nggak percaya!

Pernah dengar nggak, istilah Divertikulitis?

Belum?

Nah, ini masalahnya.
Yuk, buka wawasan bersama! Lebih baik terlambat daripada celaka kemudian!


*

Tapi, sebelum kita kupas dan kulik lebih dalam selamat datang dan berkenalan dengan maskot Ki Jagat Alit :


Menahan Kentut Itu Berbahaya, Lho! Kok Bisa?


Semula aku hanya bisa tertawa mendengar kalimat ini.

" Kentut itu nikmat. Kalo ndak bisa kentut itu kiamat "


Karena, kalimat itu muncul, ketika aku mendengar ceramah agama.

Aku pikir, itu hanya candaan, sekadar pengingat bahwa semua kejadian itu adalah nikmat seperti kentut itu. Kalo tidak bisa kentut, itu bahaya. Bisa, habis jutaan rupiah jika tidak bisa kentut, karena ia harus masuk rumah sakit.

Kenyataan yang membuat muncul tertawaan saat mendengar tausyiah seperti ini.

Eits, ternyata omongan itu bukan hanya candaan kosong belakang. Ternyata nahan kentut itu, memang BERBAHAYA!


*

Masalah kentut, memang masih masuk ranah " tabu atau tidak sopan " jika dilihat dari sisi etika pergaulan.

Akibat kentut ini, orang bahkan bisa berlaku negatif seperti berbohong, memfitnah, akibatnya hal buruk dalam pergaulan bisa terjadi. Saling tuduh, melempar kesalahan ke orang lain, malu, atau bahkan rendah diri.

Seriusan itu? Lha, iya khan! Memang begitu!


emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka itu kenyataan bukan!

emoticon-2 Jempolemoticon-2 Jempolemoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2 percaya dan pernah mengalami, bukan? Paham yang aku maksudkan? Sip, monggo dilanjut!


Menahan Kentut Itu Berbahaya, Lho! Kok Bisa?
diolah dari Halodoc


Woke, itu jika dilihat dari sisi etika pergaulan, maka kadang ada orang yang " mati-matian " menahan jangan sampai knalpot belakangnya kelepasan:

" Tuuuuuttt "
" Tuuuuiiittt "
" Duuuttt "
" Brooottt"

Atau yang parah, TIDAK ADA BUNYINYA, ampun deh BAUNYA.

Itulah fenomena KENTUT yang luar biasaaahhh


Ditahan, malah lebih BERBAAAHHAAAYAA karena salah satunya bisa menyebabkan DIVERTIKULITIS. Penyakit yang muncul akibat sering menahan kentut itu.

Pilih mana, dianggap TIDAK SOPAN atau malah kena penyakit, serius ini!


*

Kentut itu muncul karena munculnya gas dalam lambung karena akibat keasaman lambung yang dipicu oleh bakteri atau proses fermentasi di lambung. ( Dr Ganjhu, ahli Osteopati, NY, di Women's Health )

Gas itu akan terdorong ke arah lambung sehingga menimbulkan kembung atau rasa tidak nyaman jika tidak dikeluarkan akan menumpuk di usus besar ini.

Kentut sebenarnya adalah indikasi bahwa kesehatan usus besar Anda dalam keadaan sehat atau baik-baik saja.
( India Times )

*

Divertikulitis atau kondisi pencernaan yang mempengaruhi usus besar. Terjadi ketika Divertikula mengalami peradangan atau infeksi.

Sedang divertikula adalah tonjolan kecil atau kantung yang bisa membesar seiring bertambahnya usia.

1. Penyebabnya:

a. Usia

Usia di atas 40 tahun, bertambah rentan terkena penyakit ini, karena dinding usus besar semakin lemah. Sehingga akibat tinja yang keras akan memberikan tekanan yang kuat pada vertikula ini, akibatnya terjadi peradangan atau infeksi.

b. Pola makan dan gaya hidup

Pola makan atau gaya hidup rendah serat, akan membuat tinja menjadi keras dan akibatnya sama terhadap vertikula.

c. Merokok dan Obesitas.

Pokoknya dua sebab ini, sumber banyak penyakit muncul.

Sure, percaya ya. Aku adalah buktinya.


1. Gejala-gejala

Ada pun gejala awal yang dapat diindikasikan adalah:

Nyeri perut, demam, mual, muntah dan perubahan kebiasaan buang air besar.

Sering kembung, sembelit, diare, ada darah di tinja, bagian bawah perut kram, panas dingin, juga kehilangan selera makan.


Namun untuk memastikan harus dilakukan diagnosa medis, uji klinis dan laboratorium oleh tenaga medis profesional.




Menahan Kentut Itu Berbahaya, Lho! Kok Bisa?
diolah dari Halodoc


3. Pengobatan

a. Pasien bisa sembuh jika dirawat jalan 7-10 hari. Dalam masa itu pasien dapat terapi antimikroba, untuk menangani mikroorganisma anaerobik.

Setelah itu pasien, mempertahankan pola makan tinggi serat, asupan cairan yang cukup, melakukan puasa untuk mengistirahatkan kerja usus.

b. Jika rawat jalan gagal, pasien disarankan untuk dirawat inap dengan diberikan terapi menggunakan ampisilin, gentamisin dan metronidazol. Pemberian antibiotik piperacillin atau taxobactam yang terbukti efektif.

c. Kalau gagal juga, disarankan untuk operasi mengangkat vertikula yang terinfeksi.

Kalau tidak, tidak.menutup kemungkinan kena Kanker Usus Besar. Amsong, dah!


Huidih, serem bukan emoticon-Takutemoticon-Takutemoticon-Takut.

Akibat nahan kentut, ngeri deh ujungnya.

Mending, enjoy saja kita kentut, donk.


Tapi, ingat. Sebelumnya minta ijin dan minta maaf, sebelum kentut!


" Mohon maaf. Saya ijin mau kentut."

" Broooootttt."

Dan kaaaaboooorrrtemoticon-Ngacir2emoticon-Ngacir2emoticon-Ngacir2emoticon-Ngacir2

Udah, ah. Serius banget. Nanti, orang kira Ki Jagat Alit adalah dokter, kan gazwaat.

Bisa-bisa malpraktek. Maaf!

Silakan yang mo urun rembug atau mo berbagi pengalaman. Terima kasih sebelumnya.


Selamat pagi

Tetap Jaga Kesehatan

Jagat Alit


Sumber : Opini pribadi, Halosehat, Tirto.id dlll'
Diubah oleh ndutsetiawan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lina.wh dan 6 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Menahan Kentut Itu Berbahaya, Lho! Kok Bisa?
16-02-2020 21:53
Menahan Kentut Itu Berbahaya, Lho! Kok Bisa?

Menahan Kentut Itu Berbahaya, Lho! Kok Bisa?
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia