News
Batal
KATEGORI
link has been copied
56
Lapor Hansip
14-02-2020 16:11

Mirisnya Sumatera Barat, Ibu Hamil Kadang Melahirkan di Jalan

Mirisnya Sumatera Barat, Ibu Hamil Kadang Melahirkan di Jalan

Padang - Tidak sedikit warga Jorong Galugua, Nagari Galugua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, melahirkan dalam perjalanan saat menuju puskesmas atau rumah sakit. Sebab, jalan rusak dan penuh lumpur.
"Jalan dari sini ke lokasi puskesmas sangat sulit. Hanya bisa dilewati mobil berpenggerak 4×4. Ketika hujan deras sangat susah untuk dilalui," kata salah seorang bidan di Puskesmas Pembantu Nagari Galugua, Yunita Sari, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (14/2/2020).

Jalan yang rusak dan medan yang sulit membuat ibu-ibu melahirkan di tengah perjalanan yang di sisi kiri dan kanan jalan hanya terlihat perbukitan dengan pepohonan rimbun dan tebing tinggi.

"Saya sendiri pada tiga tahun lalu juga menjalani ini, ketika saya harus melahirkan anak pertama. Karena memang waktu tempuh ke puskesmas itu lama dan jalan yang sangat susah dilewati saya harus melahirkan anak di jalan," ujar perempuan yang telah mengabdi semenjak 2016.

Bahkan, kalau pun sampai ke puskesmas induk yang berada di Nagari Sialang, tidak jarang harus dirujuk ke rumah sakit yang lama tempuhnya lebih lima jam dari puskesmas induk tersebut.

"Dari tempat kami ke puskesmas induk sekitar dua sampai tiga jam. Kalau tidak bisa ditangani di puskesmas induk kami harus merujuk ke rumah sakit umum yang berada di Kota Payakumbuh. Bisa saja, kami pergi pagi, sampainya sudah sore atau senja," katanya.

Puskesmas induk tersebut juga belum melayani rawat inap. Ia berharap agar puskesmas dan puskesmas pembantu bisa dilengkapi dengan peralatan yang lebih baik.

Harga sembako

Sementara Wali Nagari Galugua Zulfahmi mengatakan banyak masalah sosial yang muncul akibat sulitnya akses jalan ke nagari yang jumlah penduduk 3.500-an jiwa.

"Harga seluruh sembako di sini naik dua sampai tiga kali lipat dari harga biasa. Pupuk juga seperti itu, harganya kalau sudah sampai di sini tinggi sekali," katanya.

Tidak hanya itu, tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di Nagari Galugua jauh dari kata cukup. Khusus untuk tenaga kesehatan hanya ada satu bidan PNS yang menangani empat jorong yang ada di Nagari Galugua.

Sehingga untuk menangani masyarakat bidan tersebut harus menginap berhari-hari di setiap jorong dan pergi ke jorong lainnya setelah itu.

"Bahkan banyak terjadi, PNS yang diangkat tidak bertahan lama disini. Hanya beberapa bulan atau beberapa tahun mereka pergi. Memang hanya untuk mencari status PNS saja. Untuk itu kami meminta untuk pengangkatan diutamakan anak nagari Galugua," katanya.

Jangankan untuk akses jalan, di Nagari Galugua sampai saat ini masih belum memiliki jaringan telepon seluler. Sehingga untuk berkomunikasi saja, masyarakat harus pergi ke titik yang memakan waktu satu jam.

"Itu pun hanya untuk bertelepon, kalau internet masyarakat harus menempuh waktu dua sampai tiga jam. Ini salah satu kendala bagi masyarakat daerah sini," ujarnya.


Dia berharap Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan Pemerintah pusat untuk memberikan perhatian lebih ke Nagari Galugua.

Mulai pertengahan tahun

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan menyebutkan pembangunan jalan ke Galugua kemungkinan akan dimulai pertengahan tahun 2020.

"Insya Allah, tahun 2020 ini akan ada lagi pembangunan akses jalan lagi di Nagari Galugua. Dananya sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sekitar Rp3 miliar lebih. Kita tunggu dulu prosedurnya. Mulai dari pembukaan lelang oleh Pemprov hingga selesai," kata dia didampingi Asisten I Pemkab Limapuluh Kota.

Untuk itu, ia meminta masyarakat Galugua untuk ikut mengawasi dan mendukung pembangunan ini.

Selain itu, tahun 2020 ini provider swasta juga akan membangun fasilitas jaringan seluler dan internet. Dari 19 titik lokasi jaringan baru yang diberikan Kementerian Kominfo di Limapuluh Kota, beberapa titik akan dipasang di Galugua.

https://m.detik.com/news/berita/d-48...rom=wpm_nhl_24

Ini provinsi yang kata warganya ga makan infrastruktur.. emoticon-Malu (S)

Quote:Original Posted By kentutwangi22
Mirisnya Sumatera Barat, Ibu Hamil Kadang Melahirkan di Jalan



emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh valkyr7
profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Mirisnya Sumatera Barat, Ibu Hamil Kadang Melahirkan di Jalan
14-02-2020 16:20
mau gimana , mereka kan yang teriak gak makan infrastruktur emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia