News
Batal
KATEGORI
link has been copied
110
Lapor Hansip
14-02-2020 13:37

Kontroversi Klaim Rekomendasi TACB, Anies Pilih Serahkan ke Bawahan

Kontroversi Klaim Rekomendasi TACB, Anies Pilih Serahkan ke BawahanFoto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Wilda Nufus/detikcom)

Jakarta - 
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tak mau menjelaskan soal adanya polemik -telah mendapat rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI Jakarta- dalam suratnya kepada Menteri Sekretaris (Mensesneg) Pratikno. Anies mengatakan keengganan menjelaskan polemik itu, karena Dinas Kebudayaan DKI Jakarta telah menjelaskan lebih dulu.

"Kan sudah (dijelaskan) dari Kepala Dinas (Kebudayaan)," ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/2/2020).


Enggan menjelaskan soal klaim rekomendasi TACB, Anies memilih berterima kasih kepada Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka yang diketuai Pratikno.

"Saya ingin sampaikan apresiasi pada Komisi Pengarah yang telah berikan persetujuan sehingga Formula E bisa dilaksanakan di Monas. Pihak DKI komunikasi intensif dengan pihak pengelola Formula E. sekaligus juga dengan FIA (Federasi Otomatis Internasional)," kata Anies.

Anies menyampaikan, hanya memiliki waktu singkat untuk pengerjaan pembangunan untuk Formula E pada 6 Juni 2020. Dia pun menegaskan tidak ada perubahan perencanaan.

"Waktu relatif terbatas, kami akan kerahkan semua sumber daya tapi dengan tetap gunakan kawasan Monas. Maka tidak ada perubahan perencanaan yang harus dilakukan, baik dari ukuran jalan, konstruksinya, itu semua siapkan berbulan-bulan bisa terlaksana," ucap Anies.


Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan mengirimkan surat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno soal tindak lanjut persetujuan Formula E diselenggarakan di kawasan Monas. Dalam surat itu, Anies menyertakan rute lintasan yang masuk ke kawasan Monas.

Dari surat yang diterima detikcom, Selasa (11/2), surat nomor 61/-1.857.23 tersebut ditandatangani oleh Anies pada 11 Februari 2020. Dalam surat itu, Anies mengatakan telah mendapat rekomendasi dari TACB Provinsi DKI Jakarta.

"Dalam rangka menjaga fungsi, kelestarian lingkungan dan cagar budaya di Kawasan Medan Merdeka dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperoleh rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi DKI Jakarta yang dituangkan dalam surat Kepala Dinas Kebudayaan tanggal 20 Januari 2020 nomor 93/-1.853.15 tentang penyelenggaraan Formula E 2020," tulis Anies dalam suratnya.

Namun, Ketua TACB Provinsi DKI Jakarta Mundardjito mengaku tak merekomendasikan pegelaran Formula E di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Hal ini, berbeda dengan surat dari Gubernur Anies Baswedan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Pratikno.


"Saya nggak tahu, kita nggak bikin, saya ketuanya kan," ucap Mundardjito, saat dihubungi, Rabu (12/2).

Dinas Kebudayaan DKI Jakarta mengakui tak melibatkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi DKI Jakarta untuk penyelenggaraan Formula E di Kawasan Monas, Jakarta Pusat. Tindakan itu berbeda dengan isi dalam surat Gubernur Anies Baswedan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Pratikno.

"Eh Pak Mundarjito (Ketua TACB DKI Jakarta) itu memang tidak berwenang mengeluarkan rekomendasi. Yang berwenang itu TSP (Tim Sidang Pemugaran). Jadi blast saja ke TSP. Pak Mundarjito ya emang nggak tahu," ucap Kepala Dinas Kebudayaan, Iwan Henry Wardhana, kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/2).



source : https://news.detik.com/berita/d-4898...n-ke-bawahan/2

hayoooooooooooo........ emoticon-Wowemoticon-Wow
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 19 lainnya memberi reputasi
20
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Kontroversi Klaim Rekomendasi TACB, Anies Pilih Serahkan ke Bawahan
14-02-2020 14:41
Quote:Original Posted By phander
Formula E ini pertaruhan anies,,

Semua dosa dan ketidakbecusan selama ini bisa terobati dengan suksesnya formula E di monas. Makanya dia mati2an

Dulu saja menang pakai berbohong, apalagi sekarang.
Mudah begitu tuh bagi org yg halalkan segala cara model anies ini..

Secara seluruh indonesia dah rusak nama anies ini, dia sadar tiap minggu jakarta banjir,, tiap minggu juga nambahin minus popularitas dia di mata warga negara dari sabang sampe merauke.

Makanya doi butuh event skala "internasional" macam formula E ini..
Bisa "ketinggalan" pamor kalo sirkuit motoGP indonesia mandalika keburu rampung duluan emoticon-Big Grin

Mau aja digoblokin anies dan kroco2nya
emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin


Kontroversi Klaim Rekomendasi TACB, Anies Pilih Serahkan ke Bawahan
kanada aja udah ogah jd tuan rumah gegara cm bawa rugi, si abud ngotot mati2an demi muasin dahaga pencitraan gak peduli kotanya makin ancur, apbd defisit, monas berantakan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
otak.100cc dan 24 lainnya memberi reputasi
25 0
25
profile picture
kaskus addict
14-02-2020 14:45
Rugi itu kan duit apbd..
Bukan duit dari kantong pribadi dia..

Duit rakyat bro, mumpung jadu pejabat..
Pejabat internasional "mikir" pake otak ngejaga duit rakyat..

Lha,, anies..??
Klo bisa jual agama aja dia jual..
Apalagi duit yg bukan duit dia
emoticon-Ngakak

Cukuplah jakarta saja yg nikmati gubernur terbodoh bro..
Janganlah seluruh indonesia
emoticon-Jempol
20
profile picture
kaskus addict
14-02-2020 14:49
@phander
kita sebagai bangsa indonesia kalo senang senang bersama, kalo susah ya juga harus susah bersama bro
jiwa korsa gitu
memang gak mau membagi berkat ini ke seluruh Indonesia emoticon-Angel
2
profile picture
Auto Banned
14-02-2020 22:11
Buat pencitraan lumayan gan emoticon-Jempol
1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia