Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
59
Lapor Hansip
22-01-2020 19:54

Melipat Rindu

Melipat Rindu

Pict: By Google


Melipat Rindu
Oleh: Novi Yanti


Bola mata ini seolah akan melompat, saat melihat wajah perempuan yang pernah memikat hati ini di masa silam. Sudah terjeda belasan tahun tidak jumpa. Rupa itu masih sama, senyumnya pun tetap menawan. Ah, sungguh membuat jantung ini berdegup tidak karuan.

Ku geser kursor di layar monitor, memindai foto-fotonya yang terposting di sosial media. Sungguh tidak ada yang berubah, hanya kecantikannya saja yang semakin parah. Kulit kelam itu kini berubah langsat, pipinya pun terlihat lebih merona. Pandai sekali merawat diri, terlihat semakin dewasa dan menawan.

Melipat Rindu

Pict: By Google


Lagi, aku menggeser kursor mematut-matut foto dirinya kembali. Memusnahkan rasa penasaran. Benar, ya ... itu dirinya, sepenggal kisah yang sudah kubuat musnah, meski belum benar-benar punah. Kenapa kini harus melihatnya kembali? Setelah penantian yang tidak pasti.

Takdir! Ingin rasanya marah atas nama takdir. Tapi entah mengapa aku malah tersenyum, tidak tahu untuk apa? Mungkin mentertawan kebodohanku yang teramat parah. Rasa bahagia, begitu saja melesat dalam dada. Tolol! Tapi, ketololan ini sangat indah. Rasa rinduku kembali menderu. Desir aneh pun begitu saja merajai, sialan! Aku benci rasa ini! Mengapa tiba-tiba hati ini kembali tertawan?

Secercah harapan hadir, akan sebuah kesempatan untuk menjalin ikatan. Atau sekadar ungkapkan rasa yang tidak pernah terucap. Buatku tidak mengapa, asalkan dirinya tahu betapa hati ini pernah begitu berharap atas hati yang tidak pernah tahu. Bodoh memang, aku mencintainya dalam diam. Bukan tidak ada keberanian, tapi karena aku adalah sahabat kekasihnya.

Rasa rindu ini menyeret tanganku semakin lincah mengeser-geser kursor dilayar monitor. Melihat-lihat foto dirinya, melepas rindu yang sempat pupus. Namun, kini ada perih mengiris. Tangan ini berhenti bergerak. Foto keluarga kecil yang memamerkan kebahagiaan, bagai mata anak panah menusuk-nusuk kalbu ini semakin parah. Pupus semua asa yang tadi sempat ada. Sial! Sial! Ingin sekali aku meludahi wajah dirinya yang semakin rupawan.

Melipat Rindu

Pict: By Google


Perempuan itu telah bahagia, untuk apa hati ini kembali berbunga? Demi harapan semu yang semuanya hanyalah serupa abu. Dosa diri ini jika tetap menyimpan rasa, pada hati yang salah. Salah jika hati ini tetap berharap, pada cinta yang hampa. Cukup sekali saja menjadi manusia bodoh, membuang waktu percuma demi sesuatu yang belum tentu.

Bibir ini melengkung mengukir senyum menatap layar monitor, menikmati lembar-lembar kebahagian dirinya. Merayakan kedunguan diri yang teramat sangat dan mengusap wajah ini agar segera tobat.

Aku matikan layar monitor. Menarik napas panjang membuang penat. Ya ... aku rasa cukup seperti ini saja sudah membuat hati ini bahagia. Bertemu dan berteman dalam maya, tanpa perlu saling menyapa.

Bandung, 22 01 2020
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 25 lainnya memberi reputasi
26
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Melipat Rindu
28-01-2020 12:24
Quote:Original Posted By kakeksegalatahu
"apa ini oci?!!! kamu masih berteman dengan lelaki bermuka kentang itu?!!!" bentak rio saat melihat instagram oci terpampang foto pria yg sedang menanam kentang satu hektar emoticon-Wakaka


Issh galak😂
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
egality
Stories from the Heart
bully-crime---thriller
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Stories from the Heart
my-angel--dream-me
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia