Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
113
Lapor Hansip
21-01-2020 21:37

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime?

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime
Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime

Kembali lagi di trit #SeiyuuCorner yang kedua, kalau kalian kelewatan yang sebelumnya bisa langsung cek di sini. Pengennya sih ane jelasin industri seiyuu secara total, tapi ternyata udah ada yang bikin emoticon-Ngakak (S)kalau mau cek bisa cek di sini. Langsung saja deh, berapa sih gajinya?

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime

Lonjakan permintaan anime yang sangat besar belakangan ini tentu saja berimbas pada peningkatan permintaan akan seiyuu atau pengisi suara. Selain karena permintaan yang besar, gaji yang ditawarkan di industri ini terbilang cukup besar. Tidak heran banyak orang yang berkeinginan untuk menjadi seorang seiyuu meskipun hanya 1 dari 1000 orang yang nantinya bakal menjadi profesional.

Seorang seiyuu di Jepang dibedakan berdasarkan tingkatan, mulai dari paling bawah F (Pemula) hingga A (Profesional), dan untuk kasus tertentu ada beberapa seiyuu yang tidak memiliki tingkatan atau biasa disebut “No Rank”. Tingkatan ini ditentukan oleh Japan Actor Union (Nippairen) yang didasarkan pada pengalaman dan kepopuleran seorang seiyuu.

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime

Seorang seiyuu pemula biasanya mendapat bayaran sebesar ¥ 15.000 atau sekitar Rp. 1,8 juta* per episode tidak peduli banyaknya dialog yang dia suarakan. Sedangkan seiyuu tingkat A dibayar ¥ 45.000 atau sekitar Rp. 5,5 juta per episodenya. Untuk kasus seiyuu “No Rank”, agensi dari seiyuu tersebut akan mematok sendiri harga untuk setiap episodenya.

Bayaran tersebut juga tidak berpengaruh meskipun seiyuu tersebut mendapat peran utama ataupun peran pendukung. Jadi anggap saja seiyuu tingkat F mendapatkan peran utama, sedangkan seiyuu tingkat A mendapatkan peran pendukung. Bayaran yang akan diterima seiyuu tingkat F tetaplah ¥ 15.000 per episode, sedangkan seiyuu tingkat A tetaplah ¥ 45.000 per episode. Meskipun si seiyuu kelas F mendapat ratusan dialog sedangkan si seiyuu kelas A hanya mendapat 3-4 dialog. Namun seiyuu yang mendapatkan peran utama memiliki keuntungan tersendiri, yaitu mendapat banyak tawaran event, acara TV, radio, dan live streaming sehingga mampu menaikkan popularitasnya dan penghasilan tambahan.

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime

Sebut saja Ai Kayano, seorang seiyuu yang memulai debutnya di tahun 2010. Hanya berselang setahun semenjak debutnya, ia memenangkan audisi untuk memerankan tokoh utama perempuan Meiko Honma (Menma) di anime AnoHana. Semenjak itu kepopuleran Kayano meroket walau saat itu ia masih berada ditingkat F (Pemula). Tidak lama setelah tampil di AnoHana, Kayano pun langsung mendapatkan penghargaan di Seiyuu Award ke-6 sebagai Best New Actress. Tidak hanya itu, dia juga mendapatkan penghargaan MIP New Seiyuu dalam Nikkan Anime Grand Prix pertama. Hingga saat ini Kayano sudah mengisi setidaknya 155 karakter di berbagai anime.

Selain menyuarakan karakter anime, seorang seiyuu juga bisa menambah penghasilan mereka dengan mengisi suara karakter game, pachinko, dan film barat.

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime

Mengisi suara karakter game memiliki bayaran lebih tinggi karena agensi seiyuu bisa mematok harga sendiri per kata yang disuarakan. Meski memiliki bayaran yang lebih tinggi, mengisi suara karakter game dan pachinko tetap tidak dapat dijadikan target utama, sebab game dan pachinko tidak sewaktu-waktu ada dan jumlahnya tidak sebanyak anime.

Tidak berhenti sampai di situ, seorang seiyuu juga bisa menambah penghasilan mereka lewat media lain, mulai dari model majalah sampai masuk ke dunia tarik suara.

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime

Sora Amamiya contohnya, pengisi suara yang beberapa tahun lalu sukses menyuarakan Dewi Sableng Aqua ini selain menjadi pengisi suara ternyata dia juga sukses di dunia tarik suara. Sudah 2 album solo dan 10 single telah ia luncurkan semenjak dia debut pada 2012 silam.

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime

Selain solo, Sora juga tergabung dalam grup TrySail yang beranggotakan 3 orang pengisi suara termasuk dirinya. TrySail sendiri sudah merilis 3 album dan 12 single, sejak dibentuk pada akhir 2014. Kebanyakan lagu yang ia nyanyikan sering dijadikan lagu pembuka atau penutup suatu anime yang biasanya ia bintangi sendiri seperti singlenya yang berjudul Regeneration yang dijadikan lagu penutup anime Nanatsu no Taizai: Kamigami no Gekirin, di mana Sora menyuarakan Elizabeth Liones pada anime tersebut.

Berikut ini terdapat gambaran kasar penghasilan di industri anime yang diproyeksikan oleh karakter pada anime Shirobako.

Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime
Dalam Dollar Amerika per tahun

Perlu digaris bawahi bahwa grafik ini belum dikonfirmasi secara resmi, namun bisa menjadi patokan kasar seberapa jauh perbedaan penghasilan seorang animator dan seiyuu tingkat A.

Sampai di sini dulu trit #SeiyuuCorner kali ini, sampai juga di trit #SeiyuuCorner yang akan datang. Kalau ada kesalahan ataupun kekurangan silakan tulis di kolom komentar.

Catatan


Referensi:
1. Seiyuuplus
2. Zakitakubu
3. Animeproductionblog
4. Reddit


Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime
#SeiyuuCorner #NoTipes
Diubah oleh MasUzzan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
beens dan 26 lainnya memberi reputasi
25
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Seberapa Besar sih Gaji Seorang Pengisi Suara Anime
24-01-2020 17:56
Quote:Original Posted By MasUzzan
Sistem tier itu tetap berlaku dengan atau tanpa agensi sih. Kecuali seiyuu tsb udah ngerasa kepopularitas dan pengalamannya tinggi. Di situ doi udah masuk tier "no rank" di mana doi pasang tarif sendiri, yang biasanya ngelebihi tier A.
Nggak dikit juga seiyuu2 yang keluar dari agensi untuk bikin agensi sendiri, pindah agensi atau menjadi freelance, mungkin karena nggak mau terkekang manajemen agensinya yang lama. Untuk kasus bikin agensi sendiri atau freelance imbasnya balik ke dia sendiri, seperti tawaran audisi jadi sedikit. Karena jaringan koneksi dengan produser2 anime yang dia miliki nggak mungkin sekuat agensi yang lama.
Yang sampai sekarang sukses freelance masih ada cuman jarang, contohnya: Arai Satomi, Kobayashi Yumiko, Takagi Wataru, dll.
Sumber: otacouncil.com

Ane juga prihatin sama animator, ane pernah nonton video di youtube/niconico, lupa ane. Yang jelas videonya tentang daily lives of animator. Nah di sana si animator bener2 kerad bagai kuda dan yang lebih ngenesnya lagi doi cuman dibayar ¥450 per jamnya. emoticon-Berduka (S)


Nggak ada SSS gan emoticon-Ngakak (S)
Palingan "no rank" dengan tarif di atas tier A
Tapi Rieri deserves sih. Popularitasnya lagi nanjak soalnya. emoticon-Wowcantik
Apalagi doi nyuarain Megumin. emoticon-heart


Kalo dalam negeri kurang tau ane gan.
Industri kek gini nggak sepopuler di Jepang soalnya.


Kalo Saori Hayami (Nishimiya) keknya doi kalo nggak di tier A ya "no rank", anggep aja kisaran ¥45k. Tapi kalo di movie itu itungannya per 30 menit kalo nggak salah. Jadi kalo movienya 1j30m ya dapat 3x lipat.
Kalo Akari Kitou (Nezuko), berhubung doi masih baru 2014 kemarin debut dan popularitasnya belum terlalu tinggi. Ane kira sih masih di tier C atau B (murni pendapat ane). Nezuko juga jarang tampil tiap episodenya meskipun dapat label peran utama.


Ada sekolahnya gan, kurikulumnya aja kebanyakan akting semua. Jadi wajar, mereka bisa impresi tiap karakter gitu.


Yoi gan, makin terkenal pasti makin mahal. Dan tentu saja makin dikit dapet jatah peran. emoticon-Shutup


oh iya jg deng ya pantesan mereka berbakat jg. Keren emg karna gak terbawa ke karakter anime2 sblmnya, jd mereka bisa ngebentuk karakter sendiri. Dan bisa menyesuaikan gt, pdhl modalnya dr suara yg bakalan sama dr waktu ke waktu. Klo.akting kan beda ya gerak gerik nya yg menentukan karakternya. Salut
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia