News
Batal
KATEGORI
link has been copied
167
Lapor Hansip
24-01-2020 14:19

Hujan Guyur Jakarta, Netizen Singgung Banjir dan Monas

Hujan Guyur Jakarta, Netizen Singgung Banjir dan Monas
Ilustrasi banjir yang dialami warga


Netizen menyinggung banjir yang menggenangi sejumlah kawasan Jakarta dengan revitalisasi Monas. Banjir muncul setelah hujan guyur Jakarta sejak Jumat (24/1) pagi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan ada sekitar 17 titik genangan yang terjadi hingga pukul 10.00 WIB.

"Di kawasan Jakarta Utara ada 13 titik dan dilaporkan mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.30 dengan rata-rata ketinggian air 10 cm hingga 30 cm," kata Subejo dalam keterangannya, Jumat (24/1).

Netizen pun ramai melaporkan daerah yang tergenang banjir, sehingga tagar banjir ramai di linimasa Twitter. Sebagian netizen mengaitkan banjir dan penebangan pohon di Monas.




Beberapa netizen pun melaporkan lokasi-lokasi yang tergenang banjir pagi ini. Laporan datang dari berbagai lokasi di Jakarta, mulai dari Jakarta Utara, Barat, Timur, Selatan, dan Jakarta Pusat.

Akun rony_chaniag02 melaporkan genangan yang cukup tinggi di kawasan Kalibata Pulo.



Netizen lain melaporkan banjir di Tegal Alur, Jakarta Barat.



Kawasan Jakarta Selatan pun tak luput terkena banjir.



Begitu juga dengan kawasan Jakarta Utara, seperti terjadi di Pacenongan dan Gunung Sahari.




Kawasan jalan Pedati hingga Cawang UKI, pun kembali terkena banjir.



Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), diperkirakan hujan masih akan berlangsung hingga pkl.13:00 WIB.

Berdasarkan peringatan dini BMKG, potensi hujan sedang-lebat disertai dan angin kencang akan melanda sejumlah wilayah Jabodetabek hingga besok (25/1). (eks)

SUMBER:
https://www.cnnindonesia.com/teknolo...njir-dan-monas

KOMEN TS:
Dan terjadi lagi, kisah lama yang terulang kembali emoticon-Kaskus Radio

Dalam sebulan ini sudah ada tiga momentum banjir yang gw alami sebagai warga negara yang setiap hari beraktivitas di ibukota. Awal tahun lalu banjir besar, minggu lalu juga banjir, dan hari ini (24 Januari 2020) gw terpaksa kembali lagi berseteru dengan banjir di ibukota.

Capek? Pasti.

Tapi kayaknya tragedi banjir kayak gini gak akan pernah hilang dari wajah ibukota kalau kinerja dari pemerintah masih belum ekstra. Eits, bukan bermaksud untuk menyalahkan Pemprov DKI ataupun Pemerintah Pusat, gw sebagai warga negara cuma mau menyampaikan pendapat aja kok atas banjir yang gw alami barusan.

Gw cukup heran aja sih dengan bagaimana cara bekerja dari Pemprov DKI, khususnya dalam penanganan banjir yang selalu menimpa kita di awal tahun ini. Awal tahun banjir, dan mirisnya banyak berjatuhan korban jiwa. Untungnya waktu itu ada evaluasi dari Pemprov DKI kalau pompa air gak bekerja secara maksimal. Eh, tapi gak lama kemudian banjir lagi, dan kita diberikan narasi yang menyebut kalau Pemprov bakal menyediakan toa untuk memberikan peringatan ke warga jikalau ada potensi banjir. Sungguh menyelesaikan masalah banget solusi tersebut emoticon-Smilie

Oke, Pemprov DKI waktu tanggal 12 Januari 2020 lalu emang bilang sudah menyiapkan 478 pompa air untuk antisipasi banjir. Dan, katanya 99% berfungsi dengan baik. Emang Gubernur Anies gak menjanjikan kalau semua upaya pencegahan tersebut sempurna. Tapi doi yakin banget kalau 99% pompa tersebut berfungsi. Tentunya ini membuat gw gak parno lagi untuk beraktivitas di ibukota.

Tapi kok ya omongan dari Pemprov DKI tersebut kok gak sesuai realita yang ada di lapangan ya? Hampir dua minggu setelah omongan manis tersebut, banjir menggenang di berbagai daerah di ibukota. Mirisnya lagi Monas aja ikut terendam. Katanya udah evaluasi, kok masih gini-gini aja sih Pak? emoticon-Wink

Makanya, anggaran banjir tuh jangan diturunin. Udah tahu masalah ibukota itu tiap tahunnya selalu berkutat sama banjir, eh ini dengan pedenya anggaran tersebut diturunin tiap tahunnya.

Tadinya anggaran penanganan banjir yang berada di dalam pos anggaran Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI pada tahun 2018 dialokasikan sebesar Rp 2 triliun. Terus tahun 2019 turun jadi Rp 1,75 triliun. Eh, tahun 2020 turun lagi jadi 1,48 triliun. Hadehhh..

Segala pake revitalisasi monas lah, ngadain Formula E lah, mending tuh budget buat penanganan dan pecegahan banjir aja kali Pak. Kan kite-kite bosen banjir mulu.

Kalo banjir tuh jadi gak bisa pacaran Pak, sayang motor gede gw ntar karatan kena air banjir! emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh VolkswagenPutih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mulivw dan 46 lainnya memberi reputasi
45
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Hujan Guyur Jakarta, Netizen Singgung Banjir dan Monas
24-01-2020 14:53
pendukung wan jembut semuanya orang orang goblok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
himawan2000 dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
profile picture
kaskus maniac
24-01-2020 16:50


Jumlah pendukung yang ente anggep goblok gak tanggung-tanggung loh.
Banyak banget
58% warga DKI.
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia