- Beranda
- Stories from the Heart
Penghalang Cinta
...
TS
lastrimarr
Penghalang Cinta

Hallo agan and sista se-Indonesia



Selamat malam menjelang tengah malam🌛
Di malam kamis yang gelap ini🌃aku bakal menuangkan isi pikiran aku melalui sebuah tulisan yang dibuat secara dadakan. Tiba-tiba rasanya pengen buat cerpen aja gitu😆 biasanya kalo dadakan otaknya suka jalan dan cerita yang dibuat pun nyambung. Dan baru kali ini aku bikin thread lagi. Kebetulan bertepatan dengan libur panjang menjelang tahun baru, jadi banyak waktu kosong daripada terbuang sia", aku sempetin buat bikin cerpen lagi nih gan and sist😀 ini bukan kisah nyata namun ada sebagian nama yang diambil dari nama yang ada dikehidupan aku tapi dismarkan ya👧 dan bergenre komedi romantis tapi ada nyeseknya juga😰 bisa dibilang komedi tapi gak terlalu lucu sih tapi semoga bisa menghibur waktu luang gan and sist ya
Semoga gan and sist suka dengan cerpennya dan jangan lupa kasih cendol
dan share ya




Selamat malam menjelang tengah malam🌛
Di malam kamis yang gelap ini🌃aku bakal menuangkan isi pikiran aku melalui sebuah tulisan yang dibuat secara dadakan. Tiba-tiba rasanya pengen buat cerpen aja gitu😆 biasanya kalo dadakan otaknya suka jalan dan cerita yang dibuat pun nyambung. Dan baru kali ini aku bikin thread lagi. Kebetulan bertepatan dengan libur panjang menjelang tahun baru, jadi banyak waktu kosong daripada terbuang sia", aku sempetin buat bikin cerpen lagi nih gan and sist😀 ini bukan kisah nyata namun ada sebagian nama yang diambil dari nama yang ada dikehidupan aku tapi dismarkan ya👧 dan bergenre komedi romantis tapi ada nyeseknya juga😰 bisa dibilang komedi tapi gak terlalu lucu sih tapi semoga bisa menghibur waktu luang gan and sist ya

Semoga gan and sist suka dengan cerpennya dan jangan lupa kasih cendol
dan share ya

Cinta, impian, dan harapan yang kita inginkan terkadang di luar dugaan yang kita kira. Kita yang hanya seorang hamba hanya bisa berdoa dan berusaha lalu menyerahkan semuanya kepada Allah. Kita yang setiap bari membayangkan hidup kita kelak di masa depan indah, belum tentu jalan untuk menujunya mulus, banyak sekali tanjakan, belokan, batu besar, kerikil kecil, polisi tidur, dan masih banyak lagi cobaan lain. Bahkan sebaliknya jika kita membayangkan keburukan kelak di masa depan (mana ada orang yang ngelamun kaya gitu) tidak menutup kemungkinan masa depannya indah, cerah, bersinar seperti cahaya matahari, dan tak lupa jalan untuk menujunya pun mulus seperti cerita di bawah ini
Spoiler for :
Selamat membaca

part 1 perkenalan
part 2 rutinitas
part 3 pertemuan 1
part 4 pertemuan 2
Diubah oleh lastrimarr 15-05-2020 17:45
nona212 dan 7 lainnya memberi reputasi
8
1K
18
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
lastrimarr
#1
Part 1 perkenalan
Senandung musik selalu terdengar di telinga gue setiap detik, setiap menit silih berganti. Internet gak bisa lepas dari diri gue, data handphone on selalu, hingga suatu saat pemandangan indah tertangkap mata gue. Baru kali ini petama dalam hidup, gue ngerasain gejolak cinta yang tak tertahan. Ya walaupun itu hanya sebatas gambaran dalam layar kaca (hp), tapi rasanya ini berbeda, beda banget guys mantap jiwa.
Tapi setelah gue liat profil instagramnya followersnya gila, berjuta-juta dong. Apalah dayaku yang hanya memiliki ratusan followers. Tapi apakah mungkin gue bisa ketemu sama dia? Mungkin aja, karena di dunia ini gak ada yang mustahil segala keinginan yang dibarengi dengan niat dan usaha pasti bisa.
Ohh ya lupa, nama gue Tiani Pratiwi, gue salah satu mahasiswi di salah satu universitas terbaik di negeri ini, dan gue ngambil jurusan kimia murni. Selama 20 tahun perjalanan hidup, gue belum pernah ngerasain yang namanya pacaran. Bukannya gak mau atau sok jual mahal, tapi pada kenyataannya belum ada orang yang bersedia bersanding dengan gue.
"Tiani kapan lo punya pacar? Diem-diem bae, cari dong gak punya keinginan banget si lo buat pacaran."
Hah itu kata-kata yang sering banget gue denger dari temen kampus gue, rasanya nih kuping pengen banget gue copot. Mana ada orang yang mau sama cewe biasa aja kaya gue, pake skincare semaunya (itu juga kalo inget dan mau), kulit kering (maklum jarang pake body lotion), rambut jarang disisir (kusut amat deh hidup lo), pake baju juga seadanya (cuma itu yang gue punya). Itulah gue, anak kos yang hanya bisa bertahan dengan uang seadanya.
"Selamat pagi dunia, pagi yang cerah semoga geu dapet jodoh hari ini." Ucap gue sambil duduk di atas kasur.
Tiba-tiba bantal melayang ke depan muka gue, brukk.
"Berisik lo pagi-pagi dah ngomong yang aneh-aneh ngaca dong muka lo." Ucap temen sekamar gue Rani.
"Biarin mulut-mulut gue, emangnya lo punya pacar sebentar, eh malah ditinggal terus pas lagi sayang-sayangnya hah." Nada nyinyir.
"Udah ah gue mau mandi." Rani bangun sambil membawa handuk ke kamar mandi.
"Dih gitu kalo kalah ngomong pergi, dasar cewe aneh." Akhirnya gue kembali rebahan.
Setelah 30 menit berlalu sia-sia, karena rebahan dan bablas tidur lagi gue malah dapet hujan air ke muka gue. Basah lah baju sama selimut gak lupa sama muka gue juga. Rani menyiramkan air karena gue malah tidur bukannya siap-siap ke kampus. Akhirnya gue kepaksa bangun dengan mata panda.
"Bangun tidur mulu katanya mau dapet jodoh." Ucap Rani.
"Iya gue bangun gak usah nyiram juga kali, basah nih nanti siang lo cuci ya!" Nada membentak.
"Ogah."
"Huft."
Senandung musik selalu terdengar di telinga gue setiap detik, setiap menit silih berganti. Internet gak bisa lepas dari diri gue, data handphone on selalu, hingga suatu saat pemandangan indah tertangkap mata gue. Baru kali ini petama dalam hidup, gue ngerasain gejolak cinta yang tak tertahan. Ya walaupun itu hanya sebatas gambaran dalam layar kaca (hp), tapi rasanya ini berbeda, beda banget guys mantap jiwa.
Tapi setelah gue liat profil instagramnya followersnya gila, berjuta-juta dong. Apalah dayaku yang hanya memiliki ratusan followers. Tapi apakah mungkin gue bisa ketemu sama dia? Mungkin aja, karena di dunia ini gak ada yang mustahil segala keinginan yang dibarengi dengan niat dan usaha pasti bisa.
Ohh ya lupa, nama gue Tiani Pratiwi, gue salah satu mahasiswi di salah satu universitas terbaik di negeri ini, dan gue ngambil jurusan kimia murni. Selama 20 tahun perjalanan hidup, gue belum pernah ngerasain yang namanya pacaran. Bukannya gak mau atau sok jual mahal, tapi pada kenyataannya belum ada orang yang bersedia bersanding dengan gue.
"Tiani kapan lo punya pacar? Diem-diem bae, cari dong gak punya keinginan banget si lo buat pacaran."
Hah itu kata-kata yang sering banget gue denger dari temen kampus gue, rasanya nih kuping pengen banget gue copot. Mana ada orang yang mau sama cewe biasa aja kaya gue, pake skincare semaunya (itu juga kalo inget dan mau), kulit kering (maklum jarang pake body lotion), rambut jarang disisir (kusut amat deh hidup lo), pake baju juga seadanya (cuma itu yang gue punya). Itulah gue, anak kos yang hanya bisa bertahan dengan uang seadanya.
"Selamat pagi dunia, pagi yang cerah semoga geu dapet jodoh hari ini." Ucap gue sambil duduk di atas kasur.
Tiba-tiba bantal melayang ke depan muka gue, brukk.
"Berisik lo pagi-pagi dah ngomong yang aneh-aneh ngaca dong muka lo." Ucap temen sekamar gue Rani.
"Biarin mulut-mulut gue, emangnya lo punya pacar sebentar, eh malah ditinggal terus pas lagi sayang-sayangnya hah." Nada nyinyir.
"Udah ah gue mau mandi." Rani bangun sambil membawa handuk ke kamar mandi.
"Dih gitu kalo kalah ngomong pergi, dasar cewe aneh." Akhirnya gue kembali rebahan.
Setelah 30 menit berlalu sia-sia, karena rebahan dan bablas tidur lagi gue malah dapet hujan air ke muka gue. Basah lah baju sama selimut gak lupa sama muka gue juga. Rani menyiramkan air karena gue malah tidur bukannya siap-siap ke kampus. Akhirnya gue kepaksa bangun dengan mata panda.
"Bangun tidur mulu katanya mau dapet jodoh." Ucap Rani.
"Iya gue bangun gak usah nyiram juga kali, basah nih nanti siang lo cuci ya!" Nada membentak.
"Ogah."
"Huft."
Diubah oleh lastrimarr 25-12-2019 21:54
ginanisa7 memberi reputasi
1