News
Batal
KATEGORI
link has been copied
128
Lapor Hansip
19-12-2019 21:26

Bos Jasa Marga Tanggapi 'Hujan' Kritik Netizen Soal Tol Japek II

Bos Jasa Marga Tanggapi 'Hujan' Kritik Netizen Soal Tol Japek II

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Jasa Marga (JSMR) Desi Arryani menanggapi kritikan soal layanan jalan Tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II atau elevated. Jalan tol yang baru dibuka 15 Desember 2019 lalu itu dikritik karena jalur yang bergelombang. 

Menurut Desi, keamanan menjadi bagian yang terpenting dibanding kenyamanan pengguna kendara. "Secara fisik dan keamanan sudah tidak perlu sangat diragukan. Sangat pasti aman. Memang kenyamanan ini, memang harus disempurnakan," kata Desi kepada CNBC Indonesia di Kementerian PUPR, Rabu (18/12/2019)

Apalagi saat momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dimana lonjakan kendaraan diperkirakan bakal meningkat, maka perbaikan yang dilakukan demi kenyamanan akan sedikit dikesampingkan.

"Tapi kita kan menghadapi Nataru. Kenyamanan itu minor ya dibanding kepentingan Nataru yang sangat major. Tapi kenyamanan ini akan terus ditingkatkan," ungkap Desi.

Ia bilang pada hari pertama dibuka untuk umum 15 Desember 2019, Desi mengklaim lonjakan penumpang sudah mulai terasa di Japek II. Sehingga berdampak pada berkurangnya volume kendaraan di jalur bawah tol Jakarta-Cikampek.

"Sejak 15 September animo masyarakat ke tol Japek sesuai estimasi kita. Hari minggu (15/12) 33% naiknya (Tol) elevated. Di bawah jadi lancar. Senen (16/12) juga berkisar 30-an%. Jadi memang sesuai analisa kita kami," sebut Desi.

Menghadapi momen Nataru ini, Desi mengingatkan fungsi tol Japek II atau Elevated. Dimana untuk mengurangi volume kendaraan yang dinilai sudah sangat padat di jalur bawah.

"Jarak jauh harus naik. Jarak dekat jangan naik. Elevated itu untuk pengguna jarak jauh," sebut Desi.

Pimpinan Proyek Area 1 PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Prajudi sempat mengatakan, tol ini dibuat naik turun karena mengikuti struktur yang ada di bawahnya.

Dia menerangkan, pembangunan Tol Layang sebenarnya diupayakan tidak terlalu tinggi dibanding dengan jalan yang sudah ada (eksisting). Namun, karena mesti melewati jembatan lain maka mau tak mau Tol Layang juga ditinggikan.

"Sebenarnya kita sedapat mungkin tidak terlalu tinggi dari badan jalan eksisting, cuma pada saat melewati overpass bagaimanapun harus meninggikan jalur, jadi memang kelihatan naik turun menyesuaikan struktur di bawah, yaitu overpass dan jembatan-jembatan, tapi kalau dijajaki sebetulnya tidak bergelombang seekstrim seperti foto tangkapan dari drone," ujarnya di Simpang Susun Cikunir, Bekasi, Minggu lalu (15/12/2019) seperti dikutip dari detikcom.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi di Jakarta, Rabu (18/12/2019) mengatakan tentang ramainya kritik konstruksi Jalan Tol Layang Japek II ini.

"Yang bilang Tol Layang Jakarta-Cikampek II begitu bergelombang coba saja cek sendiri. Itu di media sosial, enggak ada. Itu ekstrem aja masyarakat hanya melihat foto dari atas," kata Budi Setiyadi.

Baca Juga: Waktu Tempuh Lewat Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Elevated Dilibas Dalam 27 Menit!

Menurutnya, salah satu yang belum sempurna di Jalan Tol Layang itu adalah expansion joint yang belum mulus.

"Kemarin saya sudah melakukan evaluasi memang dari pengamatan saya masih ada beberapa yang kita harapkan ada perbaikan dari Jasa Marga. Yang pertama, menyangkut masalah water barrier dan concrete barrier yang harus segera dibenahi kembali karena memang yang terpasang kemarin terkesan agak mempersempit," sambung dia.

Menurut Budi, saat ini jumlah sambungan yang belum mulus itu tidak sebanyak sebelumnya.

"Awal mencoba memang saya terasa sekali, tapi kemarin saya lewat tidak semuanya seperti itu, sudah enak. Di Kilometer 10 juga saya sudah minta dievaluasi," tuturnya.

Bos Jasa Marga Tanggapi 'Hujan' Kritik Netizen Soal Tol Japek II
Bos Jasa Marga Tanggapi 'Hujan' Kritik Netizen Soal Tol Japek II


https://www.cnbcindonesia.com/news/2...k-tol-japek-ii
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 18 lainnya memberi reputasi
19
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Bos Jasa Marga Tanggapi 'Hujan' Kritik Netizen Soal Tol Japek II
19-12-2019 22:35
Ane sih mikirnya gini,
Itu jalan dibuat tidak lurus tak lain krn lengkungan justru lebih kuat ketimbang lurus,
Intinya lebih kuat dan hemat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hantumasam dan 11 lainnya memberi reputasi
12 0
12
profile picture
kaskuser
20-12-2019 10:02
lebih kuat atas alasan apa ?
0
profile picture
kaskus geek
20-12-2019 12:05
@robotbebek ente prn liat jembatan yg tidak lurus namun melengkung donk, yg jls bkn hanya faktor estetika
2
profile picture
kaskuser
20-12-2019 13:48
Itu klo konsep nya Hogging antara support nya .. yah klo Sagging justru nambah beban ke strukturnya … lo dah mastiin belom itu melengkungnya kemana ?
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia