News
Batal
KATEGORI
link has been copied
111
Lapor Hansip
07-12-2019 08:14

Semua Semut yang Ada di Koloninya Ikut Mati Setelah Ratunya Mati

Semua Semut yang Ada di Koloninya Ikut Mati Setelah Ratunya Mati

Halo agan dan sista, sudah tau belum bahwa semut-semut yang dipimpin sang ratunya akan mati setelah ratunya mati. Hal tersebut merupakan suatu kebenaran yang dibuktikan oleh sains mengenai serangga khususnya mengenai semu. Saat ratu semutnya mati, kemudian koloninya akan ikut mati juga.

Gansis sudah mengetahui apa alasannya? Yah, semua semut yang ada di koloninya mati sesudah ratu semutnya mati.

Mungkin diantara gansis tidak sedikit yang baru baru mengetahui jika ratu semutnya mati niscaya semua semut yang ada di koloninya ikut mati juga. Jika dianalogikan ke dalam sebuah kerajaan, persis seperti saat raja suatu kerajaan gugur kemudian para serdadu dan rakyatnya beserta kerajaannya niscaya ikut runtuh.

Sebetulnya alasannya tidak sebersahaja itu lho gansis. Jika jawabannya demikian, sebutannya ilmu yang pantas digunakan untuk meneliti adalah cocoklogi. Tapi fakta ratu semut mati maka koloninya ikut mati adalah sebuat fakta sains atau kebenaran yang dibuktikan oleh sains.

Inilah Alasan Mengapa Setelah Ratu Semut Mati Maka Koloninya Ikut Mati

Serangga jenis semut tergolong ordo hymenoptera yang mana koloninya tidak bisa hidup jika tidak adanya ratu. Pernyataan tersebut berlaku juga di seluruh ordo hymenoptera, contohnya lebah atau tawon.

Dalam koloni semut, mempunyai struktur kasta atau golongan. Yang mana terdiri dari tiga yakni golongan pekerja, pejantan, dan ratu. Nah, ratu semut tersebutlah yang memiliki posisi atau fungsi yang paling utama atas berkelanjutan hidup semut-semut yang lain pada koloninya.

Peran atau fungsi ratu semut cuma berfungsi untuk reproduksi. Kemudian, dia akan mereproduksi ratusan sampai jutaan telur yang bakal menghasilkan semut-semut pekerja yang baru di koloninya. Akan tetapi, kalau ratu semut tersebut mati kemudian dengan lambat laun semua anggota yang ada di koloni semut tersebut akan turut mati juga.


Mungkin gansis bertanya seberapa penting peran sang ratu semut buat koloninya? Lalu, mengapa koloni semutnya turut mati juga ketika sang ratunya mati?

Sebetulnya semua anggota pada koloni semut tak dapat melangsungkan hidup kalau tidak adanya larva di sarang mereka. Apa alasannya? Bukannya ratunya yang memiliki fungsi penting. Memang, si ratu semutlah yang berfungsi terpenting buat koloninya. Namun, larva yang ada di sarangnyalah yang memiliki fungsi penting buat kesinambungan hidup koloni semut tersebut. Oke, untuk menanggapi pertanyaan tersebut. Coba kita amati dulu struktur tubuh semut.


Semua Semut yang Ada di Koloninya Ikut Mati Setelah Ratunya Mati

Keterangan gambar: anatomi tubuh semut.

Kita amati tampilan bagian pinggangnya seperti yang terlihat di atas. Tampilan pinggang (waist) semut berdimensi sangat minimalis, alhasil makanan yang dikonsumsi mesti melalui pinggang. Maksudnya, semut tidak bisa mengkonsumsi makanan keras maupun padat.

Namun, bukankah semut memiliki taring di sekitar mulutnya?

Betul sekali, semut memiliki taring yang fungsinya adalah untuk memotong, menggigit dan menjepit makanan yang dikonsumsinya. Walaupun begitu, taring tersebut tak dapat digunakan untuk mengunyah makanan keras maupun padat agar makanan yang dikonsumsinya bisa lebih halus agar semut bisa menelan makanan melalui pinggang lambungnya yang sempit.


Saat ini, mari kita analogikan dengan pinggang larva semut seperti yang terlihat di gambar dibawah ini.

Semua Semut yang Ada di Koloninya Ikut Mati Setelah Ratunya Mati

Keterangan gambar: Struktur pinggang larva semut


Coba perhatikan, larva semut tersebut, pinggangnya tidak sempit, berarti larva semut dapat mengkonsumsi makanan padat atau keras. Oke, si larva semut adalah hasil dari reproduksi sang ratunya. Antara semut-semut pekerja di suatu koloni dan sang ratunya bekerja sama satu sama lain pada sarang mereka demi mengurus telur-telur yang nantinya bakalan menjadi larva.

Semut pekerja mencari makanan keluar sarang dan memboyongnya ke masuk ke sarang, kemudian menempatkannnya di atas larva semut mereka. Makanan inilah yang bakalan dilahap dan diproses oleh larva ke dalam perutnya. Kemudian, larva ini akan menghasilkan cairan bernutrisi tinggi buat para semut-semut yang lain. Nutrisi yang dikeluarkan oleh larva semut mengandung asam amino dan asam lemak.

Kemudian, coba kita balikkan pertanyaannya. Bagaimana jika semut tanpa larva?


Oke, larva semut merupakan hasil dari reproduksi sang ratunya. Kalau ratunya mati, berarti tak satupun larva bisa diproduksi pada koloni semut tersebut. Kalau tak satupun ada larva di sarang semut, kemudian semut-semut yang lain tidak mendapat asupan gizi yang layak untuk hidup. Kemudian setelah itu, dalam beberapa hari, semua semut-semu yang ada di koloni tersebut akan mati karna tidak mendapat asupan makanan dari larva.

Maka, hal tersebutlah yang membuat semut-semut lain di sebuah koloni semut ikut mati sesudah sang ratu semutnya mati sesudah ratu semutlah yang mereproduksi larva perperan sebagai penyedia asupan makanan yang layak bagi para semut-semut yang lain.

Kiranya informasi sederhana ini ada manfaatnya buat agan dan sista yang suka mengikuti ilmu pengetahuan alam khususnya serangga. Terimakasih sudah mampir dan membacanya.


Referensi:
- https://id.m.wikipedia.org/wiki/Semut
- https://sciencing.com/happens-queen-...s-6162758.html
- https://www.forbes.com/sites/quora/2.../#79061c653889
- Sumber gambar sampul: Hans / Pixabay
Diubah oleh juraganrecehan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Erie Sting dan 50 lainnya memberi reputasi
51
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Semua Semut yang Ada di Koloninya Ikut Mati Setelah Ratunya Mati
14-12-2019 08:52
ingin ku musnahkan semua semut2 yg ada di dunia, jadi makananku aman dari serangan semut2 jahanam
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Berita dan Politik
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia