News
Batal
KATEGORI
link has been copied
131
Lapor Hansip
06-12-2019 17:27

Sama-sama Ditunjuk Jokowi, Beda Sikap Rini dan Erick Thohir terhadap Garuda

Sama-sama Ditunjuk Jokowi, Beda Sikap Rini dan Erick Thohir terhadap Garuda



Quote:KOMPAS.com — Maskapai Garuda Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Kali ini terjadi setelah petugas Bea dan Cukai menemukan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal di pesawat baru milik Garuda Indonesia berjenis Airbus A3330-900 NEO.

Pesawat tersebut telah melakukan perjalanan perdana dari Perancis ke Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, kasus tersebut juga menyeret Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Pasalnya, dirut yang menjabat selama dua tahun tersebut diduga telah melakukan penyelundupan onderdil Harley Davidson keluaran tahun 1972 serta dua sepeda Brompton.

Mendapati hal itu, Menteri BUMN Erick Thohir bertindak cepat dan melakukan investigasi.

Tak butuh waktu lama, setelah mendapat bukti kuat siapa pemilik barang mewah itu, Erick Thohir langsung memberhentikan Dirut Garuda I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara satu hari kemudian.


"Dengan itu, saya akan memberhentikan Saudara Direktur Utama Garuda dan tentu proses ini kami, karena Garuda adalah perusahaan publik, akan ada prosedur lainnya," kata Erick Thohir, dikutip dari pemberitaan Kompas.com (5/12/2019).

Akibat penyelundupan itu, negara mengalami kerugian sebesar Rp 1,5 miliar.

Ketegasan Erick Thohir dalam menangani kasus Garuda Indonesia ini pun mendapat pujian dari banyak kalangan.

Tak sedikit yang membandingkan kinerjanya dengan Menteri BUMN sebelumnya, Rini Soemarno.

Lantas, bagaimana sikap Rini terhadap Garuda?


Bukan kali pertama Garuda menyita perhatian publik.

Baca juga: Soal Penyelundupan Harley dan Brompton di Garuda, Mengapa Orang Malas Bayar Pajak?

Kasus yang paling banyak mendapat sorotan adalah ketika Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menemukan adanya pelanggaran laporan keuangan tahun buku 2018.

Temuan tersebut diketahui setelah Kemenkeu memeriksa Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanubrata Sutanto, Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO Internasional) selaku pengaudit laporan keuangan Garuda Indonesia.

Sekretaris Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hadiyanto mengatakan, KAP belum melakukan pengendalian mutu terhadap laporan keuangan Garuda.

Meski telah melakukan pelanggaran laporan keuangan, Menteri BUMN Rini Soemarno tidak mencopot Dirut Garuda.


Menurut Rini, Garuda tidak punya niat untuk memalsukan laporan keuangan.

"Tidak ada urusan pemalsuan, tidak ada urusannya pembohongan, kami tidak mungkin sebagai pemegang saham memperbolehkan perusahaan BUMN itu diaudit oleh kantor akuntansi yang tidak bersertifikasi. Ya enggak perlulah dirut dicopot, buat apa?" kata Rini, dikutip dari pemberitaan Tribunnews (9/7/2019).

Kementerian BUMN hanya meminta pihak Garuda Indonesia untuk mengganti auditor.

"Kami meminta agar audit interim tersebut dilakukan dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berbeda untuk mengetahui kinerja dan subsequent event," kata Deputi Jasa Keuangan, Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo, dikutip dari pemberitaan Kompas.com (29/6/2019).

Garuda Indonesia juga dikenai denda sebesar Rp 100 juta oleh Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) karena pelanggaran itu.

Tak hanya maskapainya, dewan direksi dan komisaris pun tak luput dari denda serupa.

Denda tersebut sesuai dengan Peraturan Bapepam Nomor VIII.G.11 tentang Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan.


Source : https://www.kompas.com/tren/read/201...aruda?page=all

Beda jauh ya.

emoticon-Angkat Beer

Bonus :
Quote:
Sertijab Menteri BUMN ke Erick Thohir, Rini Teteskan Air Mata
https://www.vivanews.com/bisnis/ekon...-air-mata-nbsp


emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kawakibi dan 27 lainnya memberi reputasi
28
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Sama-sama Ditunjuk Jokowi, Beda Sikap Rini dan Erick Thohir terhadap Garuda
06-12-2019 18:25
Quote:Original Posted By 4nt1.sup3r
Kalau direksi ya semua kena.

Tapi ga semua dewan komisaris

Dewan Komisaris waktu itu ada yang nolak laporan keuangan garud4 kok

Dua Komisaris Garuda Indonesia Tolak Laporan Keuangan
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi...poran-keuangan

Dari Grup CT, sama satu orang komisaris lagi

Dan akhirnya muncul ke publik, karena Garud4 kan perusahaan publik, harus segera munculin laporan keuangan ke publik.

Dari situ Garud4 di sanksi, tapi anehnya, Direksinya aman aman aja, tapi malah perusahaannya doang yang ganti rugi

emoticon-Ngakak

Makanya pas Harley ini keluar, kok sama ya, direksinya diem diem aja, malah juru bicara garud4 kemarin yang bilangnya garud4 yang bakal ganti

Koplak

emoticon-Ngakak

Dulu mungkin aman, tapi sekarang Erick Thohir njabat, ga lagi lagi yaw!

emoticon-Angkat Beer


Ya kalo ada yg nolak tinggal yg nerima laporan keuangan bermasalah itu aja yg kudu di copot.. fungsi pengawasan ngak jalan..

Kalau sampe garuda yg nanggung denda ulah pembelian personal direksinya udh jelas ada pencampur aduk an mana urusan pribadi mana urusan perusahaan..
Dr managerial macam gini tinggal di bongkar kasus korupsi n gratifikasi nya aja..
Pasti banyak kasus korupsi..
1. pemakaian fasilitas perusahaan untuk urusan pribadi direksi.
2. Pemakaian uang perusahaan untuk pribadi
3. Entertain lobi2
4. Lobi2 pengalihan jalur2
Dsb
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bstepanus dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia