News
Batal
KATEGORI
link has been copied
78
Lapor Hansip
05-12-2019 21:38

FPI Laporkan Gus Muwafiq ke Bareskrim Atas Dugaan Penistaan Agama

FPI Laporkan Gus Muwafiq ke Bareskrim Atas Dugaan Penistaan Agama

Pengurus Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Salman Al Farisi, kembali melaporkan Gus Muwafiq ke Bareskrim Polri terkait dugaan penistaan agama. Laporan itu merupakan yang kedua kalinya setelah laporan yang pertama tidak diterima.

Salman mengatakan, Gus Muwafiq dalam ceramahnya menyebut Nabi Muhammad SAW tidak terurus semasa kecil. Meski Gus Muwafiq telah meminta maaf, mereka menilai permohonan maaf itu tidak serius.

“Kemudian Nabi Muhammad direndahkan martabatnya. Kalau dia bilang Nabi Muhammad itu dekil tak terurus, ya itu penistaan,” kata Salman di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).


Menurut Salman, Gus Muwafiq justru menuding kaum milenial yang mengubah video ceramahnya. Hal itu dianggap sebagai bukti tidak seriusnya Gus Muwafiq saat minta maaf.

“Permintaannya tak substansi, dan menyalahkan kaum milenial. Kalau dia mau bertaubat, maka itu selesai. Dia enggak merasa bersalah,” ujar Salman.

Laporan terhadap Gus Muwafiq diterima SPKT Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/1022/XII/2019/Bareskrim tertanggal 5 Desember 2019. Gus Muwafiq dijerat Pasal 156 A KUHP tentang Penistaan Agama.


Dalam ceramahnya di Purwodadi belum lama ini, Muwafiq bercerita soal masa kecil Rasulullah. Dia tidak sependapat bila Muhammad digambarkan sebagai sosok yang berlebih-lebihan ketika kecil.

"Sekarang ini digambarkan nabi lahir itu seperti ini, seperti ini. Nabi lahir biasa saja, enggak usah tiba-tiba dibuat bersinar. Kalau bersinar ketahuan, dipotong sama temannya Abrahah. Ada yang menceritakan, nabi lahir bersinar sampai langit. Kalau begitu ya dicari orang Yahudi, dibunuh. Biasa saja, lahir. Masa kecilnya rembes, ikut mbah. Anak kecil itu kalau ikut mbah pasti tidak terlalu terurus, di mana-mana. Mbah itu di mana saja kalau mengurusi anak kecil itu tidak bisa," kata Gus Muwafiq dalam ceramahnya yang beredar di Youtube.

Setelah ramai isu itu, Gus Muwafiq menyampaikan ucapan permintaan maaf. Gus Muwafiq melalui akun instagramnya mengunggah video permintaan maaf atas pemakaian kata 'merembes' untuk menggambarkan Nabi Muhammad semasa kecil. 

Sumur

FPI Laporkan Gus Muwafiq ke Bareskrim Atas Dugaan Penistaan Agama

Insya Allah kami akan tetap selalu bersama K.H. Ahmad Muwafiq. 
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riezazura dan 11 lainnya memberi reputasi
12
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
FPI Laporkan Gus Muwafiq ke Bareskrim Atas Dugaan Penistaan Agama
05-12-2019 21:55
Mohon maaf yg NU...

diawal kalimat permohonan maafnya, si gus menggunakan kata kurang lebih "jika saya membuat gaduh..."

Nah itu saja sudah salah, artinya kalau gak membuat gaduh gak perlu minta maaf. Kalimat tsb terkesan tidak ikhlas, samar2, dan tidak tegas.

Ulama2 terdahulu tidak segan2 mengucapkan tidak tahu jika ada suatu pertanyaan yg memang benar2 tidak tahu jawabannya
Diubah oleh banghindar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
suryazecklin dan 13 lainnya memberi reputasi
0 14
-14
profile picture
kaskus geek
06-12-2019 02:06


Klo gus bilang ' jika sya " itu ungkapan yg paling tepat. Selama ini yg dikit2 gaduh kan cm kelompok sebelah doang tp seolah2 d generalisasikan kesemua umat islam....seolah klo kata FPI itu penistaan menurut FPI dan kelompoknya berarti itu penistaan buat umat islam... Sementara saat gerung bilang kitab agama itu fiksi tafsirannya jd lain lg


Intinya gus muwafiq itu dan tepat beda sm somad yg lngsng ngeles sana sini d balik ketek MUI
3
profile picture
kaskuser
06-12-2019 05:31
Gus ngga ada niat membuat gaduh ..
Bahkan dia bersedia minta maaf ..
Ane pernah liat ustadz menistakan Agama lain, suka bilang kofar kafir tapi tuh ustadz malah ngga merasa bersalah sama sekali emoticon-Traveller
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia