Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
208
Lapor Hansip
05-11-2019 17:58

Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?

Tidak perlu menjadi perdebatan lagi bahwa seks di luar pernikahan adalah kesalahan besar karena terutama itu adalah hal yang dilarang dalam agama. Maka dari itu, mari kita bahas mengenai hal-hal prinsip lainnya yang bisa menggambarkan akan bagaimana kehidupan pernikahanmu nanti jika masih masa berpacaran saja dia sudah menuntutmu melakukan hal-hal ini.

Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?

1. Menuntut untuk mengubah hal besar dalam hidupmu

Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?
Membuatmu kehilangan ciri kepribadian

Mengomentari potongan rambutmu atau meminta dengan khusus pakaian yang dia ingin kaukenakan saat mendampingi acaranya adalah wajar. Namun, jika dia meminta untuk mengubah hal-hal besar seperti ​​kariermu, agamamu, rencana pendidikanmu, atau hal-hal lain yang merupakan bagian inti dari kepribadianmu, itu adalah hal yang serius. Alih-alih mencoba mengubahmu, pasangan yang baik akan mendukung dalam perjalanan menuju tujuanmu. Dan jika mereka tidak setuju dengan sesuatu yang serius? Pasangan yang sehat akan membicarakannya, secara pribadi atau meminta pendapat keluarga, sampai kalian mencapai kesepakatan. Fran Walfish, PhD, psikoterapis hubungan, mengatakan, "Bagian penting dari hubungan yang sukses adalah menyerah untuk berusaha mengendalikan orang lain, terutama pasangan.”

Baca juga: Jangan Ada Dusta! Ini 7 Petunjuk Dia Sedang Berbohong!

2. Meminta password ponsel atau akun pribadimu

Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?
Selalu memonitormu berarti dia tak memercayaimu

Saling berahasia antarpasangan memang dapat menjadi pencetus masalah dalam hubungan. Namun, itu tidak berarti kamu tidak lagi berhak atas privasimu. Terutama ketika menyangkut hal-hal seperti ponsel dan akun media sosialmu, meminta kata sandi adalah pelanggaran hak. Jika dia merasa perlu untuk memeriksa ponsel atau e-mail-mu terus-menerus, maka masalah sebenarnya adalah bahwa dia tidak memercayaimu—dan itulah masalah yang perlu diatasi, bukan mencari solusi dari kata sandi. Kepercayaan dan saling menghormati adalah dasar dari hubungan yang sehat. Jika kamu tidak mendapatkan kepercayaannya, maka kamu mungkin sedang bersama orang yang salah.

3 Menuntutmu berbohong untuk menutupi rahasia buruknya

Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?
Kauharus menanggung beban rahasia ilegalnya

Seharusnya kamu tidak pernah merasa harus menyimpan rahasia dari perbuatan ilegal pasanganmu atau berbohong atas namanya. Kerahasiaan dan kebohongan adalah dua hal saling berhubungan yang dapat merusak hubungan. Tidak adil bagimu jika dia menempatkanmu pada posisi di mana kamu merasa harus memilih antara cinta atau melakukan apa yang benar. Jika pasanganmu memiliki suatu perbuatan rahasia yang disembunyikan, biarkan dia berurusan dengan konsekuensi dari tindakannya sendiri.

4. Menuntutmu mengabaikan kecurangannya

Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?
Kau tak boleh mempermasalahkan kesalahannya

Pasangan yang berselingkuh, bahkan "sekali saja," sudah telanjur mempunyai potensi untuk kembali mengulanginya. Memang ada terapi yang bisa dijalani untuk pasangan yang bersedia bekerja sama untuk menyembuhkan. Namun, jika penipu meminta "izin" atau mengharapkanmu untuk mengabaikan dan menganggap hal ini selesai karena dia sudah mengatakan maaf, itu adalah tanda bahaya bagi hubunganmu. Dan akan lebih merusak jika dia memiliki riwayat selingkuh. Memaafkan dan melupakan perselingkuhan adalah sesuatu yang serius.

5. Melarangmu mengungkapkan perasaanmu

Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?
Kau harus penurut dan tak berhak mengemukakan perasaanmu

Setiap orang mempunyai topik-topik yang mereka hindari untuk dibicarakan. Namun, menghindari pembicaraan tentang hal-hal yang menyangkut dua orang dalam sebuah hubungan bisa sangat merusak, terutama jika dia tak memberikan hak untuk mengungkapkan perasaanmu. Pasangan seharusnya tidak pernah memintamu untuk tidak membicarakan perasaanmu. Memendam perasaan bisa menjadi racun, sementara membicarakannya memungkinkan kalian untuk sampai ke akar masalah. Mendengar pasangan mengomel memang berat dan lama untuk mendapatkan penyelesaian, tetapi bukan berarti percakapan tidak boleh terjadi. Ini adalah cara melepaskan tekanan, hanya mungkin perlu mempelajari cara berkomunikasi yang baik sehingga pesan tersampaikan. Dia juga seharusnya tidak boleh memintamu untuk "berhenti menangis" atau mengatakan hal-hal seperti "kamu tidak bisa marah karena ini." Apa yang kaurasakan, itulah perasaanmu.

Quote:Baca juga: Perhatikan 9 Bahasa Tubuh Pertanda Dia Menyukaimu

6. Memintamu menurunkan potensimu

Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?
Menghalangimu untuk maju dan berkembang

Beberapa pria mendefinisikan maskulinitas mereka dengan kemampuannya untuk menjadi pencari nafkah. Walaupun tentu saja itu berlaku umumnya dalam sebuah pernikahan, tetapi itu bisa tidak adil dan melukai jika dipandang dari sisi lain, terutama jika dia menuntutmu mengurangi bakat, kemampuan, atau prospek kariermu untuk menghormati egonya. Adalah lebih baik jika kita secara penuh menyadari bahwa tidak ada cara untuk mendapatkan hubungan yang sempurna, sehingga kalian dapat membuka diri menuju kebahagiaan yang mungkin menanti. Para pakar hubungan dan psikoterapis telah mengamati pasangan yang membangun, memelihara, dan menciptakan hubungan yang sukses di mana pria menghasilkan pendapatan angka yang jauh lebih kecil dibanding wanitanya, dan pria mengimbangi perbedaan itu dengan mengambil tanggung jawab dalam biaya rumah tangga, mengantar-jemput anak-anak, memasak, dan tugas-tugas rumah tangga lainnya.

7. Menuntutmu putus dengan teman baikmu

Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?
Melarangmu mempunyai teman

Dia mungkin tidak menyukai teman akrabmu, tetapi dia tetap harus menghargai hubunganmu dengan mereka. Pasanganmu seharusnya tidak pernah memintamu untuk memilih antara teman dengan orang yang kamu cintai atau menuntut agar kamu memutuskan hubungan dengan sahabat atau keluarga hanya karena dia tidak menyukai orang-orang tertentu. Tentu saja baik baginya untuk memberi tahumu tentang perasaannya, dan memberikan pandangan tentang penilaiannya terhadap orang-orang yang menurutnya memberi pengaruh negatif padamu, tetapi pada akhirnya keputusan tentang siapa yang kautetapkan ada dalam hidupmu terserah padamu.

Dan jika kau merasa telah membuat kesalahan, jangan menghukum diri, lakukan ini!

Referensi: opini, 1, 2
Ilustrasi: Pixabay
Diubah oleh elvici
profile-picture
profile-picture
profile-picture
YenieSue0101 dan 16 lainnya memberi reputasi
17
Masih Pacaran Saja Sudah Menuntut 7 Hal Ini, Masih Berpikir untuk Menikah Dengannya?
Lapor Hansip
08-11-2019 18:02
Balasan post elvici
Quote:Original Posted By elvici


Udah banyak pengakuan bahwa waktu jadi bucin bener2 hilang akal sehat 😊


Iya gan, ane juga pernah punya temen yang jadi bucin pacarnya, sering kali juga dinasihatin temen-temennya cuma yaitu rasa cinta mengalahkan segalanya, tapi lama-lama diapun capek dan nyerah.. trus pas udah putus baru dia ngerasa bodoh kenapa dulu seperti itu.heheh...
profile-picture
elvici memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia