alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
104
Lapor Hansip
14-10-2019 21:33

Jangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan Stres

Jangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan StresJangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan Stres
Selamat pagi, siang, sore, petang, dan malam kawan - kawan kaskuser semua yang baik hati. Bertemu kembali di thread sederhana ane.
emoticon-Nyepi


Jangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan Stres


Bukan rahasia lagi jika program sinetron hingga kini masih menjadi primadona bagi sebagian besar penikmat program televisi tanah air. Buktinya, hampir setiap hari pemuncak klasemen perolehan rating selalu diduduki oleh sinetron - sinetron stripping yang tayang saban hari. Bukan hanya pada posisi puncak, lima besar rating juga selalu ditempati oleh sinetron.

Jangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan StresJangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan Stres

Bukan tanpa alasan kenapa hal itu terjadi. Seperti yang kita ketahui, pemasukan stasiun televisi utamanya dari iklan. Dan iklan hanya akan masuk jika rating programnya tinggi. Program dengan rating tinggi hanya akan didapat dari acara semacam sinetron. Sehingga, secara tidak langsung, pemirsa sendirilah yang memang membuat sinetron menjamur. Padahal nih ya, hampir semua sinetron tak ada yang mendidik sama sekali. Banyak adegan kekerasan, kata - kata kasar, maupun jalan cerita yang tak logis. Pertanyaannya adalah kenapa sinetron tetap disukai?

Dari paparan pengamat sosial budaya Universitas Indonesia, Devie Rahmawati berikut ini mungkin kita bisa menemukan jawabannya. Menurut Devie, salah satu alasan kenapa orang Indonesia begitu menggemari drama dengan narasi rendah serta dibumbui dengan balutan komedi adalah karena mereka ingin melepaskan emosi serta stres yang dirasakan oleh masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari - hari. Melalui sinetron yang penuh dengan adegan kekerasan, kata - kata kasar, serta adegan dramatis yang kadang hingga menguras air mata, membuat pemirsa dapat menyalurkan emosi terpendam yang selama ini dirasakannya.

Jangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan StresJangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan Stres

Seperti yang kita ketahui, kebanyakan masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang terlalu sungkan mengungkapkan sesuatu, sehingga terkadang berbagai emosi, seperti marah, sedih, kesal dan sebagainya sering dipendam demi menjaga keharmonisan. Melalui sinetron inilah mereka melampiaskannya. Rasa dendam, marah, bahkan sedih terkadang lebih terasa saat pemirsa melihat situasi di sinetron yang mirip dengan kondisi yang ia pernah alami. Kedekatan emosi antara apa yang dialami sendiri dengan yang dilihat di sinetron menjadi trigger pelampiasan emosi tersebut.

Sehingga tak jarang banyak orang yang ikut - ikutan marah saat ada pemeran protagonis di sinetron yang disakiti. Bahkan, ikut - ikutan ngomel karena gemas dengan tingkah laku pemain yang selalu mengalah. Atau bisa juga saat melihat drama yang ceritanya menyedihkan terkadang kita ikut - ikutan menangis. Tayangan sinetron yang ceritanya dekat dengan kehidupan sehari - hari seolah membuat pemirsanya memiliki kedekatan secara emosi.




Jangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan Stres

Jangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan Stres

Disclaimer : Asli tulisan TS
Referensi : Ini
Sumur Gambar : Om Google




Jangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan Stres

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sianasena12 dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Jangan Salahkan Penyuka Sinetron, Mereka Hanya Ingin Menyalurkan Emosi dan Stres
15-10-2019 02:04
Salahin KPI : KOMISI PEMBODOHAN INDONESIA
emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
vasbungaku1985 memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.